Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner

Sony Kembangkan Pengalaman Cloud Gaming Baru Via Browser

Indri Penulis

Sony baru-baru ini ajukan paten yang menawarkan pengalaman cloud gaming baru via browser. Seperti apa cara kerja layanan tersebut?

Sony diperkirakan tengah bersiap untuk memperluas kerajaan game cloud PlayStation-nya ke dunia browser internet, menggunakan teknologi eksklusif baru yang mereka uraikan dalam pengajuan paten baru-baru ini.

popculture.id

Seperti yang dilansir GameRant, pengajuan paten yang dilakukan Sony baru-baru ini mengungkapkan sistem cloud gaming berbasis browser yang diberi nama “Browser-Based Cloud Gaming.”

Pengajuan tersebut tampaknya tidak menampilkan teknologi revolusioner apapun untuk membedakan dirinya dari penawaran cloud berbasis browser lainnya seperti Google Stadia. Tapi setidaknya, itu menunjukkan kalau Sony benar-benar tertarik untuk memperlebar sayapnya.

Sementara itu, Sony juga bukan satu-satunya perusahaan yang sekarang ingin melangkah lebih jauh ke dunia cloud gaming dan streaming game. Teknologi tersebut (yang pada dasarnya terdiri dari streaming game dari komputer lebih kuat ke mesin yang kurang kuat ‘di tempat lain’) selama ini telah diadopsi oleh Google lewat layanan Google Stadia, lalu ada juga Amazon lewat layanan Amazon Luna.

Bahkan pesaing Sony yang paling menonjol di industri game, Microsoft, juga ikut membuat dorongan besar di lapangan dengan layanan xCloud-nya. Microsoft diprediksi akan merilis stik streaming yang fokus pada xCloud sebagai alternatif ‘ramah kantong’ untuk konsol Xbox.

Di sisi lain kalau bicara soal pengalaman streaming, Sony memang masih memiliki sedikit pengalaman dengan streaming game. Tapi faktanya, Sony lah yang menjadi perintis layanan cloud gaming berbasis langganan PlayStation Now untuk pemilik PlayStation (dirilis tahun 2014 silam). Sayangnya layanan tersebut kini perlahan dihilangkan supaya Sony bisa lebih fokus pada layanan PlayStation Plus berbasis tingkat studio yang baru diluncurkan kembali.

Sementara itu perbedaan terbesar antara opsi streaming Sony sebelumnya dengan yang baru dipatenkan terletak pada aksesibilitasnya. Keduanya adalah inkarnasi dari pengalaman streaming berbasis cloud, dan keduanya dibangun di atas fondasi yang sama. Hanya saja, penawaran berbasis cloud PlayStation Now dan PlayStation Plus hanya bisa diakses lewat aplikasi terpisah.

Sedangkan “Browser-Based Cloud Gaming” memungkinkan pemain meluncurkan game PlayStation dari browser yang sudah terpasang di komputer. Karena bisa diakses lewat browser, jelas layanan ini akan lebih enteng nantinya. Tapi ya.. Semua tergantung koneksi internet. Kalau koneksinya ‘ngadat’ seperti di Indonesia, mungkin itu bisa menjadi kendala tersendiri buat pengalaman gaming.

    %d blogger menyukai ini: