Sony Luncurkan Tali Pintar untuk Jam Tangan Konvensional Mereka

Smartwatch selama ini memang menjadi impian banyak orang. Namun tidak sedikit orang yang enggan membeli smartwatch. Hal ini karena harga smartwatch relatif lebih mahal dibanding jam tangan biasa.

Selain itu ada pula sebagian orang yang ingin membeli smartwatch, namun tidak punya cukup uang. Jangan khawatir dengan hal tersebut, sebab Sony punya solusinya.

Sebagai alternatif, maka kalian bisa menggunakan smart trap atau tali pintar. Pekan lalu di Inggris, perusahaan teknologi asal Jepang tersebut memperkenalkan Wena (Wear Electronics Naturally).

Wena merupakan sebuah smart trap yang dapat menggantikan tali jam tangan biasa. Tidak hanya untuk jam tangan Sony saja, namun Wena bisa digunakan untuk jam tangan apapun.

Dengan menggunakan Wena, maka pengguna dapat tetap tampil stylish dengan jam tangan biasa. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan keunggulan teknologi yang biasanya ada dalam smartwatch.

Wena dibuat dengan lebar 20 mm, dan dilengkapi dengan alat yang dapat menghubungkan dia ke jam tangan, dengan lebar 18 mm, 20 mm, hingga 22 mm.

Smart trap ini mempunyai berat sekitar 85 gram, dan menggunakan Bluetooth agar bisa terhubung dengan smartphone pengguna.

Sony turut memasukkan teknologi yang biasanya ada dalam smartwatch ke Wena. Misal pembayaran digital serta pelacak kebugaran.

Untuk dapat menampilkan informasi, maka Wena biasanya menggunakan sebuah layar OLED. Layar ini bisa menampilkan satu atau dua baris keterangan. Layar OLED itu dipasang pada bagian luar tali.

Terdapat dua jenis tali jam yang disediakan oleh Sony, yaitu Wena Wrist Active dan Wena Wrist Pro. Versi Pro terbuat dari bahan logam, jadi tidak heran apabila mempunyai tampilan lebih klasik.

Wena Wrist Pro dilengkapi pelacak kebugaran (waktu tidur, kalori, hingga langkah), serta pemberitahuan apabila terdapat hal yang perlu dilihat oleh pengguna pada smartphone.

Sementara untuk Wena Wrist Active terlihat lebih sporty. Sebab versi ini dibuat dengan menggunakan bahan silikon.

Versi Active dibekali dengan sensor yang lebih lengkap. Sony sengaja menanamkan teknologi GPS serta monitor detak jantung dalam versi ini. Bahkan Wena Wrist Active dapat diintegrasikan dengan Apple Health serta Google Fit lho.

Untuk Wena Wrist Active bisa digunakan tanpa kepala jam tangan. Hal ini bermanfaat bagi pengguna yang ingin olahraga dan menganggap kepala jam menjadi beban.

Menurut TechRadar, beragam fungsi yang ditawarkan oleh Wena Wrist Active tidak terlalu lengkap, seperti fungsi yang ditawarkan oleh Samsung Galaxy Watch maupun Apple Watch.

Sementara itu, Sony baru akan menjual produk tersebut di Inggris mulai 4 Maret 2019. Harga smart trap tersebut dibanderol 400 poundsterling (Rp 7,3 juta) untuk versi Pro. Sedangkan 350 poundsterling (Rp 6,4 juta) untuk versi Active.

[irp posts=”66278″ name=”Spesifikasi dan Harga Smartwatch Xiaomi Amazfit Stratos”]

Apabila kalian tidak mempunyai jam tangan biasa favorit, maka jangan khawatir. Sebab Sony telah menyediakan jam tangan konvensional model Solar, Chronograph, Mechanical, serta Three Hands. Harga jam tersebut berkisar antara 100 sampai 400 poundsterling.

Hingga kini belum diketahui pasti, apakah Wena akan diperdagangkan pada negara lain atau tidak. Namun berdasarkan jadwal perilisan yang dibeberkan Sony, paling cepat mereka akan merilis Wena secara global pada tahun 2023.

Perlu diketahui bahwa sebenarnya Wena sudah dijual di Jepang sejak tahun 2015. Gawai tersebut adalah ide dari Tippei Tsushima, yang mengikuti Seed Acceleration Program (SAP), saat baru menjadi karyawan Sony pada 2014.

Pembuatan Wena datang karena banyak orang memandang aneh terhadap dirinya, yang saat itu mengenakan jam tangan biasa dan smartwatch disaat bersamaan.

β€œSaya kecewa, jadi saya mencoba menciptakan sebuah produk yang dapat menghilangkan pandangan negatif tersebut,” ujar Tsuhima dalam situs Universitas Osaka.

Pada mulanya, Wena diproduksi melalui penggalangan dana (crownfunding) First Flight yang didirikan oleh Sony. Karena mempunyai banyak peminat, maka Sony putuskan untuk memproduksi Wena dalam jumlah massal, serta menjual Wena di Jepang.

%d blogger menyukai ini: