Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Inilah 5 Alasan Steam Sale Tidak Lagi Menarik

Indri Penulis

Steam Sale tentu menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh PC Gamer. Mengapa begitu? Sebab selama ini banyak game incaran tidak bisa didapatkan, karena terhalang harga yang mahal.

Dengan hadirnya Steam Sale, game incaran yang mahal bisa didapatkan dengan potongan harga. Steam sendiri memahami keinginan pelanggan mereka, yaitu dengan memberi Sale sesuai tema maupun momen yang diangkat oleh Steam.

popculture.id

Namun seiring berjalannya waktu, tidak sedikit PC Gamer yang merasa Steam Sale tidak menarik lagi, serta tidak membuat mereka begitu semangat menyambutnya.

Berikut beberapa alasan yang menjadikan Steam Sale tidak menarik lagi:

Sumber Gambar : Ars Technica

Diskon yang Diberikan Hanya Itu-itu Saja

Ada beberapa PC Gamer yang menyadari diskon yang diberikan oleh Steam selalu tetap. Inilah yang membuat mereka berpikir ulang, apakah akan mengambil game saat itu juga atau di Sale berikutnya saja.

Tidak jarang PC Gamer lebih memilih menunda pembelian, dan memilih menunggu Steam memberikan diskon yang lebih murah.

Apalagi jika ditambah dengan event diskon mingguan yang diberikan oleh Steam, yaitu Midweek Madness serta Weeklong Deals.

Diskon mingguan tersebut terkadang justru lebih menjanjikan dari pada Sale utama. Inilah yang membuat Steam Sale tidak lagi menarik seperti dulu.

Wishlist yang Sedang Kosong

Salah satu fitur yang disediakan Steam untuk memfasilitasi keinginan para gamer adalah Wishlist. Dengan fitur tersebut, gamer bisa memasukkan game yang belum dapat dimainkan.

Selain itu kalian bisa membuat daftar keinginan sesuai prioritas. Dengan begitu, ketika Steam Sale datang dan kalian bingung untuk membeli game apa, kalian sudah mempunyai daftar game yang harus dibeli.

Namun ada suatu waktu, dimana game yang diinginkan justru sudah terbeli semua, dan kalian tidak lagi mempunyai game incaran apapun dalam Wishlist.

Saat itulah kalian akan merasa kehilangan arah ditengah pesta diskon game di Steam Store. Dimana saat itu kebanyakan gamer tidak tertarik lagi untuk mencari game, dan menunggu mereka menemukan game yang benar-benar bagus.

[irp posts=”57096″ name=”[NSFW] Negligee: Love Stories Game R18+ Pertama yang Rilis di Steam!”]

Game Lama Masih Belum Dimainkan

Diskon tidak hanya menjadi godaan nomor satu bagi perempuan saat berbelanja. Sebab godaan diskon rupanya tidak bisa ditahan oleh banyak gamer.

Disisi lain tidak sedikit gamer yang tetap mencari game dengan diskon menggiurkan, serta mengandalkan motto ‘mending beli dulu, daripada menyesal karena nggak beli.’

Suatu saat akan sadar bahwa mereka banyak mempunyai koleksi game di perpustakaan Steam. Namun game lama miliknya justru belum pernah dimainkan sama sekali.

Beberapa gamer yang sudah sadar akan hal tersebut, kemudian memilih untuk memainkan game lama mereka. Hingga akhirnya Steam Sale mereka lewatkan begitu saja.

Banyak Game Bagus yang Tidak Ada di Steam

Pada masa kejayaan, Steam memang selalu mendominasi pasar game PC, dan menjadi satu-satunya marketplace game digital PC.

Sehingga hampir semua publisher serta developer memasarkan game mereka melalui Steam. Namun seiring berjalannya waktu, game AAA bagus di Steam justru semakin berkurang.

Hal tersebut tentu akan mempengaruhi minat gamer saat Steam Sale datang. Ditambah dengan keberadaan game bagus yang kini didominasi oleh game ekslusif konsol.

Bisa dilihat pada game dengan rating tinggi yang masih dikuasai oleh Playstation 4. Seperti Uncharted Series, The Last of US, God of War, hingga Marvel Spiderman dirilis ekslusif dalam Playstation 4.

Sistem Diskon Tidak Memuaskan

Steam hanya menawarkan satu sistem diskon untuk setiap Sale. Yaitu diskon statis yang akan terus fix mulai hari pertama sampai akhir.

Padahal dulu Steam mempunyai banyak sistem diskon tambahan lain seperti flash deal, daily deal, community coice, hingga encore sale. Tentu dengan banyaknya pilihan diskon, gamer akan merasa lebih tertarik dengan Steam Sale.

    %d blogger menyukai ini: