Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

5 Teknologi Super Canggih yang Justru Ditemukan di Zaman Purba

Indri Penulis

Di era modern saat ini, perkembangan teknologi sudah tidak perlu diragukan lagi. Hampir setiap hari manusia bisa menemukan teknologi canggih.

Teknologi canggih yang berhasil ditemukan oleh manusia, dapat digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Dimulai dari bidang kesehatan, sosial, pendidikan, dan lain sebagainya.

Tidak dapat dipungkiri, keberadaan teknologi memang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Walaupun kini sudah banyak teknologi canggih yang ditemukan, seperti kurang puas manusia masih terus mengembangkan teknologi terbaru.

Namun apakah kalian pernah terpikir, bahwa ada teknologi canggih yang ditemukan pada zaman purba?

Seperti yang diketahui, zaman purba merupakan zaman dimana kehidupan masih sangat primitif, terbelakang, dan bahkan belum mengenal teknologi.

Seiring berkembangnya zaman, teknologi canggih mulai dikembangkan oleh para ilmuwan, yang nantinya bisa digunakan demi kemudahan manusia.

Namun terdapat beberapa temuan mengejutkan, yang diperoleh para arkeolog. Mereka menemukan sesuatu yang bisa dikatakan diluar perkiraan manusia zaman sekarang.

Berbagai penemuan arkeolog tersebut, menunjukkan bahwa di zaman purba memang telah ada teknologi.

Pada kesempatan ini, kami telah merangkum beberapa teknologi canggih yang ditemukan pada zaman purba. Beberapa teknologi canggih tersebut antara lain:

Komputer Kuno (Antikthera)

Sumber Gambar : Ark21

Komputer kuno ini ditemukan pada tahun 1901, oleh seorang penyelam asal Yunani di perairan pulau Antikythera.

Komputer tersebut ditemukan dari peninggalan puing-puing bangkai kapal yang karam di dasar laut pada tahun 80 SM.

Benda dengan bentuk menyerupai jam beker tersebut, kemudian dikenal dengan Antikythera Mechanism. Penelitan kemudian dilakukan oleh Derek John De Solla Price.

Peneliti tersebut menjelaskan bahwa benda ini mempunyai mekanisme, seperti yang kini digunakan sebagai komputer (mesin hitung). Alat tersebut juga bisa digunakan untuk mengukur pergerakan bintang-bintang dan planet-planet.

Penemuan Reaktor Nuklir di Gabon

Sumber Gambar : Kompasiana

Beberapa tahun yang lalu, sempat ditemukan tambang reaktor nuklir di daerah Oklo, Rep. Gablon, Afrika. Tambah tersebut diduga telah ada sejak 2 milyar tahun yang lalu.

Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, tambah tersebut ternyata adalah sebuah reaktor nuklir dengan skala besar pada zaman pra sejarah.

Yang mengejutkan lagi, reaktor nuklir ini mempunyai kapasitas sekitar 500 ton bji uranium di enam wilayah. Bahkan reaktor nuklir tersebut bisa menghasilkan tenaga hingga 100 ribu watt.

Robot Purba

Sumber Gambar : YouTube

Pencipta berbakat bernama Ma Daifeng, telah berhasil membuat aplikasi robotik yang dibuat berdasarkan mekanikal pada zaman kekaisaran Mu (976 – 922 SM), di China.

Robot tersebut dibuat untuk dapat bernyanyi dan menari layaknya manusia. Selain itu robot purba ini dapat membawa peralatan kepada tuannya, dan bahkan mempunyai organ tubuh seperti otot, tulang, kulit, rambut, dan sendi.

Jantung Sintetis Purba

Di dalam Piramida Mesir, pada dada kiri mumi anak lelaki, peneliti menemukan sebuah jantung sintetis.

Bahkan di zaman modern saat ini, jantung sintetis baru bisa diciptakan dalam beberapa puluh tahun yang lalu. Namun siapa sangka jika penemuan tersebut telah ada sejak 5.000 tahun yang lalu?

Baterai Baghdad (Baterai Parthia)

Sumber Gambar : SteemKR

Sebenarnya ini adalah pot tanah liat berwarna kuning, mempunyai ukuran 6 inci. Baterai tersebut ditemukan pada waktu pendudukan Parthia antara 248 SM dan 226 SM.

Baterai tersebut terdiri dari sebuah silinder, yang terbuat dari lembaran tembaga yang melekat pada mulut panci. Lembaran tembaga tersebut disegel menggunakan campuran timbal dan timah.

Dengan memasukkan cairan asam ke dalam jambangan, baterai tersebut bisa menghasilkan tegangan listrik sebesar 1,5 – 2 volt.

Baterai Baghdad ditemukan oleh seorang asli arkeolog Austria, Dr Wihem Konig. Baterai tersebut ditemukan dalam desa Khuyut Rabbou’a, dekat Bagdad – Irak pada tahun 1936.