4 Tips Jitu Download Aplikasi yang Aman di Play Store

Gimana sih tips download aplikasi yang aman di Google Play Store? Tenang saja, kamu bisa praktikkan beberapa tips berikut ini.

Google Play Store bisa dibilang adalah surganya para pengguna ponsel Android. Bagaimana tidak, di sana kamu bisa menemukan dan mengunduh berbagai aplikasi, game, buku, dll, sesuai selera.

Seiring bertambahnya waktu, Play Store nggak hanya diisi oleh developer dan penerbit aplikasi besar. Sekarang siapa pun bisa menjajakan aplikasi bikinannya di Play Store.

Sayangnya nggak semua aplikasi yang ada di Play Store aman. Sebab nggak sedikit developer dan penerbit nakal yang mengunggah aplikasi Android berbahaya di sana. Ada aplikasi yang penuh dengan malware, aplikasi penipuan, dll.

Nah biar kamu nggak tertipu saat mengunduh aplikasi di Play Store, kali ini saya bakal kasih beberapa tips download aplikasi yang aman di Google Play Store. Yuk, langsung saja simak tipsnya.

Sumber : NextPit

Lihat Ulasan Pada Aplikasi

Peringkat yang diperoleh aplikasi akan sangat mempengaruhi kualitasnya. Penelitian yang dilakukan Statista.com menunjukkan bahwa lebih dari 90% orang mengambil keputusan mereka berdasarkan ulasan.

Sayangnya, developer jahat sering memalsukan ulasan di aplikasi mereka. Oleh karena itu, kamu harus jeli dalam melihat ulasan-ulasan yang diberikan pengguna untuk aplikasi tersebut.

Ada baiknya membaca ulasan orang yang memberi rating buruk. Seringkali mereka justru menyebut kekurangan aplikasi. Misalnya seperti aplikasi tersebut dapat merusak ponsel mereka. Jadi hati-hati. Lebih baik cari aplikasi lain dari pada kamu menyesal.

Lalu bagaimana cara membedakan ulasan positif yang asli dan palsu? Cukup mudah. Biasanya kalau aplikasi tersebut mendapat banyak ulasan positif, biasanya ulasannya terlihat singkat seperti, “Aplikasi yang sangat hebat! Saya sangat menyukainya.” Mereka biasanya nggak menyoroti fitur tertentu.

Memang sih kadang ada beberapa orang yang benar-benar memberikan ulasan seperti itu dengan tulus. Tapi kalau mayoritas ulasan kata-katanya hampir mirip, hati-hati ya.

Baca Deskripsi Aplikasi dengan Hati-Hati

Masalah ejaan atau tata bahasa yang kurang tepat di deskripsi bukan berarti aplikasinya berbahaya. Sebab ini mungkin keterampilan menulis di developer belum sehebat skill pemrograman mereka.

Developer yang jujur biasanya akan memasukkan kata kunci ke dalam kalimat secara alami. Kalau deskripsi seolah-olah hanya mencantumkan istilah pencarian, bukannya menjelaskan fungsi aplikasi tersebut, maka kamu patut waspada.

Kamu juga perlu hati-hati dengan deskripsi yang tampak muluk-muluk tapi nggak spesifik. Aplikasi yang benar-benar terpercaya biasanya akan menyebutkan fitur tertentu, dan menjelaskan bagaimana fitur tersebut akan menambah pengalamanmu.

Kalau misalnya aplikasi menawarkan pembelian atau paket berlangganan, maka harus ada penjelasan detil terkait proses tersebut. Sebaliknya, kalau deskripsi nggak mencantumkan manfaat spesifik yang akan diperoleh dari pembayaranmu, hati-hati ya.

Periksa Jumlah Unduhan

Kamu bisa lihat dari tanggal rilisnya. Kalau aplikasi tersebut baru umur berbulan-bulan tapi dia sudah diunduh berjuta kali, maka waspadalah. Pasalnya ada beberapa developer nakal yang sengaja meningkatkan jumlah unduhan menggunakan bot atau akun palsu (mereka akan mengunduh aplikasi berulang-ulang).

Sebenarnya nggak ada aturan mutlak tentang jumlah unduhan yang terlalu banyak. Tapi rata-rata, sulit buat aplikasi baru (terutama dari penerbit yang nggak terkenal) untuk mencapai 500 unduhan pada akhir bulan pertama.

Makanya kalau ada aplikasi dari penerbit nggak terkenal, dan dia punya tingkat unduhan yang tinggi hanya dalam beberapa bulan, patut untuk dicurigai.

Tinjau Daftar Izin

Kalau aplikasi tersebut meminta izin ke ponselmu untuk hal yang nggak masuk akal, hati-hati ya. Kamu bisa memeriksa izin aplikasi di Play Store.

Buka halaman aplikasi, ketuk “Tentang Aplikasi Ini” dan klik opsi “Lihat Lainnya” yang dilampirkan pada menu “Izin.” Di menu tersebut, kamu akan melihat ringkasan tentang apa saja izin yang akan diminta aplikasi untuk ponsel.

Hati-hati dengan aplikasi yang minta izin berbahaya. Misalnya izin yang memungkinkan aplikasi membaca, menerima atau menulis informasi sensitif seperti lokasimu, file yang kamu simpan, panggilan telepon, pesan teks, audio, dll.

Biasanya developer jahat bakal menjual informasi tersebut, atau bahkan minta tebusan ke si pengunduh aplikasi. Setelah aplikasi berhasil mengantongi data sensitifmu, kamu mungkin akan sulit untuk memulihkan privasimu seperti semula.

%d blogger menyukai ini: