Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Tips Foto Light Trail Menggunakan Lumia

SECTION03(4)

Nokia Lumia memiliki kelebihan di sektor kameranya, akan sangat disayangkan jika kita hanya menggunakan kameranya untuk asal melakukan foto-foto biasa. Nah, kenapa kita tidak mencoba melakukan berbagai teknik fotografi yang biasa digunakan dengan kamera DSLR / Mirrorless menggunakan kamera Smartphone Lumia kita? Apa bisa? Tentu saja!

popculture.id

Pada smartphone Lumia kita telah disematkan software kamera yang cukup mumpuni, pengaturan manual untuk Iso, Shuuter speed, Exposure, White Balance dan Auto Focus pun dapat kita gunakan menggunakan Lumia. Jadi tidak perlu ragu untuk bereksperimen menggunakan fitur-fitur tersebut.

Bagi kalian yang memang seorang Fotografer tentunya sudah paham teknik-teknik fotografi atau bahkan mungkin sudah banyak diterapkan menggunakan Smartphone Lumia. Nah, bagaimana kalau masih pemula? Tenang saja, disini kita akan belajar bersama-sama dalam mengeksplor kecanggihan kamera Lumia.

Disini kita tidak akan membahas pengertian-pengertian dari Iso, Shutter speed dan lainnya. Jika ingin mengetahui secara lebih mendalam tentang pengaturan-pengaturan tersebut kalian bisa mencarinya di website-website fotografi. Yang akan kita coba pelajari disini adalah melakukan foto Light Trail menggunakan Lumia.

Apa tuh Light Trail? Light Trail kalau diartikan dalam Bahasa Indonesia artinya ‘Jejak Cahaya’, merupakan salah satu teknik fotografi yang digemari karena dengan teknik tersebut kita dapat memfoto jejak-jejak cahaya dari kendaraan-kendaraan yang lewat sehingga tampak indah. Penasaran? Nah, di bawah ini contoh-contoh foto Light Trail yang diambil menggunakan kamera DSLR.

Gimana, keren kan? Emang bisa foto kayak gitu pake smartphone? Oh, tentu saja bisa. Inilah tips foto light trail:

  1. Pastikan anda memiliki Nokia Lumia, tipe apapun bisa. Mulai dari Lumia 520 sampai Lumia 1020.
  2. Persiapkan Tripod. Belum punya tripod? Anda dapat membeli tripod mini yang flexible seharga 80rb atau tripod standar dengan tinggi 1,5m seharga 150rb – 200rb, bisa dicari di toko ataupun online.
  3. Pastikan baterai Lumia anda cukup penuh atau bawa powerbank karena kita tidak hanya memotret 1 kali melainkan berulang terus kadang hingga berjam – jam untukmendapatkan hasil foto – foto yang bagus.
  4. Cari lokasi pengambilan foto. Kalian bisa mengambil foto di perempatan jalan, atau di tempat-tempat yang ramai kendaraan lewat.

Oke, dari langkah 1 sampai 4 sudah siap semua? Kalau sudah siap sekarang kita bahas cara pengambilan fotonya.

  1. Dirikan atau posisikan tripod dan pastikan tripod berada di tempat yang stabil tanpa guncangan. Pasang Lumia kalian ke tripod.
  2. Gunakan Nokia Camera atau aplikasi ProShot. Atur Iso serendah mungkin, Turunkan E.V., gunakan Auto Focus atau patikan manual focus-nya ke ‘Infinity’.
  3. Setel shutter kalian ke slow shutter, nah disini letak perbedaannya Antara Lumia Pureview dan yang bukan. Untuk Lumia yang menggunakan Pureview kalian dapat mengatur shutter speed hingga 4s, sedangkan yang bukan pureview hanya bisa 1s. Untuk yang PureView mainkan shutter kalian dari 1s hingga 4s untuk membandingkan hasil sesuai selera kalian, sedangkan yang bukan PureView atur Shutter speed kalian tetap di 1s.
  4. Matikan Flash Light dan Auto Focus Assist Lamp.

Perlengkapan sudah siap, lokasi sudah ada dan pengaturan kamera sudah mantap. Sekarang bagaimana cara mengambil fotonya biar bagus?

  1. Cobalah untuk menghindari cahaya lain secara langsung selain cahaya lampu kendaraan. Misalnya cahaya dari lampu penerangan jalan. Karena nantinya malah akan terlalu terang bahkan hasil fotonya putih semua, terlebih jika menggunkan shutter 4s.
  2. Foto kendaraan yang melewati kalian dari arah belakang. Lho emangnya kalau dari depan gak boleh? Tentu boleh saja, namun seperti yang kita tahu kebayakan lampu depan kendaraan berwarna putih kekuningan sehingga nanti hasil fotonya terlihat agak monoton dengan satu warna cahaya saja. Sedangkan kalau kita foto dari arah belakang hasilnya akan lebih menarik karena lampu belakan kendaraan hamper semuanya berwarna merah ditambah sisa cahaya dari lampu depan sehingga akan tercipta kombinasi warna yang cukup menarik.
  3. Ingat komposisi!! Kalian sudah lihai sekarang membuat fot light trail, tapi ingat jangan lupa komposisi fot kalian, jangan hanya isinya jejak cahaya mobil doing, cobalah taruh objek yang tidak bergerak di dalam foto sehingga light trail hanya akan jadi background, tentunya akan jadi lebih menarik.
  4. Tips yang terakhir dan paling penting!!! Fotonya harus malam hari!! 😀

Nah ini hasil percobaan Light Trail kami.

Yang dibawah ini hasil foto kami yang menggunakan Light Trail sebagai background

Bagaimana? Mudah bukan? Sekarang lakukanlah, foto sebanyak – banykanya untuk mendapatkan hasil paling bagus, edit dan kemudian upload di Instagram, Facebook, Twitter dan Path.

Jangan hanya terpatok pada tips-tips diatas, kembangkan kreatifitas kalian. Misalnya kalian bosan light trail warna cahayanya hanya merah, putih, kuning. Coba cari cara lain untuk mendapat warna yang lebih menarik, contohnya kami mencoba untuk membuat light trail tapi dengan posisi kami yang bergerak sehingga jejak cahanya tidak hanya dari kendaraan melainkan juga dari toko-took atau cahaya lainnya sepanjang jalan, kami mencoba menggunakan motor, namun sayangnya masih kurang stabil getarannya saat menggunakan motor sehingga hasilnya tidak maksimal. Coba kalau naik mobil lebih mantap pasti.

O iya, Lumia yang digunakan untuk mengambil foto – foto diatas adalah Lumia 720 & Lumia 920. Selamat mencoba!

    %d blogger menyukai ini: