6 Tips Supaya Tidak Salah Memilih Pasangan di Aplikasi Kencan Online

Indri Penulis

Bagaimana tips agar tidak tertipu atau salah memilih pasangan di aplikasi kencan online? Hm, mungkin kamu bisa praktikkan cara berikut ini.

Sudah bukan rahasia lagi kalau populasi jomblo di dunia ini sangat banyak. Apalagi yang mulai menginjak usia dewasa. Bukannya gampang dapat pasangan, justru sebagian orang merasa kesulitan mendapat pasangan.

Selain mencoba peruntungan di dunia nyata, tak sedikit orang yang berusaha mencari pasangan lewat aplikasi kencan online (contohnya Tinder). Aplikasi kencan adalah surganya kaum jomblo. Di sana mereka bisa menemukan lawan jenis dalam berbagai macam bentuk dan kriteria.

Kamu sendiri, mau coba peruntungan di aplikasi kencan online? Kalau iya, mending tahan dulu deh. Setidaknya kamu perlu mengetahui beberapa tips berikut ini supaya tidak salah memilih pasangan di aplikasi kencan online.

Kamu pasti nggak mau salah pilih pasangan nanti kan? Di awal perkenalan dia terlihat perfect, eh tapi pas udah jadian malah kelihatan sifat aslinya. Seperti dia yang nggak bisa menerima karaktermu, hobi unikmu, kondisi finansialmu, dll. Atau yang lebih parah, jangan sampai kamu dapat pasangan tukang tipu. Ngakunya di aplikasi holang kaya, tapi ternyata malah penipu yang ingin menguras uang orang lain. Hiii.. Ngeri!

Oke kalau begitu, mari langsung saja simak beberapa tips aplikasi kencan online berikut yuk!

tips salah pasangan kencan online

Gunakan Aplikasi dengan Fitur yang Tepat

Teknologi yang dipakai aplikasi kencan saat ini sudah semakin canggih. Apalagi beberapa aplikasi kencan sudah memungkinkan penggunanya memilih partner sesuai ciri-ciri tertentu seperti kepribadian, tipe tubuh, dan hal-hal lainnya.

Nggak cuma itu, ada juga aplikasi kencan yang dirancang khusus untuk menemukan pasangan untuk hubungan jangka panjang. Kalau kamu benar-benar ingin menjalin hubungan serius, aplikasi kencan semacam itu bisa banget kamu pertimbangkan.

Pastikan Profilmu ‘Tidak Mengada-ada”

Profil adalah hal pertama yang akan diamati orang saat melihatmu. Maka dari itu kalau kamu ingin menemukan seseorang yang benar-benar bisa menerimamu apa adanya, sebisa mungkin buatlah profil yang ‘apa adanya’ versi kamu.

Oya di bagian dekripsi, kamu juga bisa menuliskan tentang dirimu apa adanya (terlepas dari data pribadi). Jangan ragu untuk menuliskan hal yang kamu suka, walau mungkin hal tersebut terdengar aneh di mata orang lain. Contohnya kamu adalah seorang otaku, gamer sejati, penggila gym, dll.

Dengan menuliskan hal-hal seperti itu, orang yang nanti berani mendekatimu, kemungkinan besar adalah orang yang bisa menerima hobi unikmu itu.

Jangan Bosan Pantengin Profil Doi

‘Pantengin’ yang saya maksud di sini bukan berarti kamu cuma melihat profil dia tanpa melakukan apa pun ya. Maksud saya sebelum kamu memutuskan kenalan dengan orang di aplikasi kencan, amati dulu profil dia.

Kamu bisa mengamati profil orang tersebut dengan lebih teliti. Selain melihat wajahnya, kamu juga bisa menilai bagaimana selera fashion-nya (nyambung sama kriteriamu atau nggak), bahasa tubuhnya pas di foto, dll.

Oya, kamu juga perlu jeli mengamati cara dia memperkenalkan diri di kolom deskripsi. Pastikan bagian ‘profilnya’ sudah benar-benar cocok denganmu, baru setelah itu kamu bisa maju ke tahap perkenalan.

Jangan Gampang ‘Silau’

Kalau kamu sering berkelana di aplikasi kencan online, mungkin sesekali kamu pernah menemukan orang yang terlihat perfect 100%. Dia mungkin terlihat tampan/cantik, punya pekerjaan yang mapan, kehidupan mewah, dll. Ibaratnya dia adalah orang paling bahagia dan berkecukupan sedunia lah.

Jika kamu kebetulan didekati orang yang seperti itu, saya sarankan kamu untuk jangan gampang silau sama penampilan luarnya dan lebih berhati-hati. Jangan sampai kamu dapat kenalan orang seperti Simon Leviev, penipu kelas kakap di Tinder dan kisahnya diangkat jadi film Netflix edisi Februari 2022 “The Tinder Swindler”. Dia adalah pria yang berbohong dan mengaku sebagai milyader untuk menipu banyak wanita, dan menguras harta mereka.

Kalau menurutmu nggak masalah buat kenalan dulu, silakan lakukan saja. Coba jalani pelan-pelan masa perkenalan kalian. Tapi kalau di tengah jalan dia sudah mulai berani menanyakan urusan pribadimu (seperti pekerjaan, gaji, atau hal lain yang berhubungan dengan kondisi finansial), sebaiknya mulailah jaga jarak atau mundur perlahan deh.

Ajukan Pertanyaan yang Berkelas

Poin yang satu ini sebenarnya kembali niat masing-masing orang. Kalau kamu hanya pakai aplikasi kencan online untuk iseng-iseng semata, kamu mungkin bisa skip poin ini. Tapi jika kamu benar-benar ingin serius mendapatkan pasangan dari aplikasi kencan, poin ini nggak boleh kamu lewatkan.

Jadi di awal perkenalan, kamu bisa mengajukan beberapa pertanyaan ke teman kencanmu. Sebisa mungkin ajukan pertanyaan yang memungkinkan kamu untuk mengenal karakternya.

Sebagai contoh, kamu bisa bertanya tentang bagaimana cara pandang dia soal kehidupan, targetnya selama beberapa tahun ke depan, bagaimana cara pandang dia dalam menghadapi sebuah persoalan, dll.

Pertanyaan kencan yang baik akan membantumu mengetahui kepribadiannya secara lebih mendalam. Poin ini juga akan membantumu menilai, apakah kamu dan si dia benar-benar cocok atau tidak.

Pakai Instingmu

Poin terakhir adalah gunakan instingmu. Dilansir dari Dumb Little Man, insting adalah hal yang sering disebutkan oleh pasangan bahagia. Setelah mengaruhi panjangnya proses pendekatan, sebagian orang akhirnya mengambil keputusan akhir berdasarkan insting alias kata hati mereka.

Kalau ada sesuatu yang terasa nggak benar dengan orang tersebut, percayalah pada instingmu. Tapi jika kamu merasakan getaran baik dari orang tersebut, maka lanjutkan hubunganmu dengan dia.

    %d blogger menyukai ini: