Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Twitter Uji Coba Fitur Pengatur Kecepatan Pemutaran Audio & Video

Indri Penulis

Twitter sedang menguji coba fitur pengatur kecepatan untuk pemutaran video & audio. Diharapkan fitur ini bisa bikin Twitter lebih fleksibel.

Sebagai salah satu raksasa media sosial di dunia, sudah sepantasnya Twitter terus meng-update dan menambahkan fitur-fitur baru supaya penggunanya tetap setia. Apalagi persaingan antar media sosial saat ini makin memanas. Kalau nggak gercep, bisa-bisa pengguna Twitter berkurang dan hijrah ke media sosial lain.

Namun sepertinya Twitter lumayan bisa diandalkan. Pasalnya raksasa media yang satu ini bisa dibilang cukup rajin mengutak-atik platform-nya.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di mana Twitter kabarnya tengah mengembangkan fitur Flock (seperti Teman Dekat di Instagram) dan Twitter Artikel, lalu Twitter kini juga sudah mulai menggulirkan fitur Downvote ke pengguna global.

Nggak berselang lama setelah peluncuran fitur Downvote, sekarang ada kabar terbaru lagi dari Twitter. Berdasarkan cuitan dari akun Twitter Support, Twitter kini tengah menguji coba fitur pengatur kecepatan untuk pemutaran video dan audio.

Uji coba fitur tersebut dilakukan dalam aplikasi Twitter Android dan web. Fitur tersebut diklaim memungkinkan pengguna untuk mengatur kecepatan pemutaran video dan audio di Twitter.

Seperti yang bisa kamu lihat dalam cuitan di atas, ada beberapa opsi kecepatan pemutaran yang bisa dipilih mulai dari 0,25x sampai 2,0x.

Dengan adanya opsi kecepatan yang lebih beragam, pengguna Twitter tentu bisa mengatur kecepatan sesuai selera mereka. Buat yang nggak mau nonton video lama-lama, mereka bisa pilih opsi pemutaran di atas 1,0x. Sementara buat pengguna yang ingin menonton video lebih lambat, mereka bisa memilih opsi pemutaran di bawah 1,0x.

Baca Juga:  Akun Twitter Terverifikasi Dibanderol dengan Harga Rp 125.000/bulan, Minat?

Sementara itu, Twitter sebenarnya telah mengerjakan fitur ini sejak beberapa bulan terakhir. Kabar tersebut pertama kali dibeberkan oleh analis media sosial, Jane Manchun Wong, pada bulan September 2022.

Pengumuman Twitter pada tanggal 9 Februari 2022 menandai dimulainya fase uji coba yang pertama. Walau uji coba kali ini tidak dilakukan di aplikasi iOS, tapi kemungkinan Twitter akan segera memperluas fungsionalitasnya.