4 Video Game Terkenal dengan Bug yang Tak Pernah Disadari Pemainnya

Ketika sebuah game dengan ekspetasi tinggi dirilis, pasti selalu ada perasaan atau anggapan jika game tersebut diluncurkan tanpa ada cacat sama sekali.

Beberapa contoh game seperti GTA: San Andres, Skyrim atau mungkin The Witcher 3 ini dianggap sebagai mahakarya yang sangat fenomenal sekaligus tanpa adanya kecacatan sedikitpun.

Namun seperti yang kalian ketahui, bukannya di dunia ini tak ada sesuatu yang benar-benar sempurna?

Dari sekian banyak pujian yang diutarakan para kritikus, pastinya tetap ada celah dimana sisi buruk itu berada. Dan beruntungnya sisi buruk tersebut tak disadari para pemainnya dan akhirnya terkesan baik-baik saja.

Dan berikut adalah 4 video game populer dengan kecacatan yang tidak disadari para gamersnya!

Batman: Arkham City – Dunia terbuka yang kosong

Sumber Gambar : indogamers.com

Apa yang telah dilakukan Rocksteady kepada Arkham City sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Yaitu memaksanya untuk berpindah dari pengalaman linear ke open-world yang akhirnya menciptakan kekacauan yang sulit diperhatikan di setiap sudutnya.

Dunia terbuka yang ada pada game Arkham City, lahir dalam kondisi yang hampa dan hanya diwarnai dengan hamparan kegelapan khas Gotham di setiap sisinya.

Tidak ada pejalan kaki maupun tanda-tanda kehidupan didalamnya, yang ada  hanya sebuah anggota geng yang seakan-akan menuntut untuk dibasmi dan beberapa orang-orang penting yang sesekali perlu diselematkan.

Far Cry 3 – Vaas yang tidak digunakan sebaik mungkin

Sumber Gambar : Kotaku

Didalam game Far Cry 3,  Vaas berperan sebagai tokoh antagonis utama, dan harusnya Vaas mendapatkan kesempatan untuk tampil lebih lama, atau setidaknya setara dengan tokoh protagonis utama yaitu Jason Brody.

Namun sayangnya keadilan itu tidak diberikan oleh Ubisaoft selaku developer dari game ini. Vaas ternyata dibuat tewas lebih cepat ditengah-tengah misi campaign.

Dan yang lebih parahnya lagi, setelah kematain Vaas yang terlihat konyol ini, Vaas sebagai salah satu tokoh penting dalam game Far Cry 3, tidak pernah disebutkan lagi.

Pada akhirnya, Vaas harus jatuh ke lubang keegoisan Ubisoft yang sama sekali tidak tahu caranya untuk berterimakasih kepada karakter Vaas.

Deus Ex: Mankind Divided – Microtransaction merusak keseluruhan permainan

Sumber Gambar : pcinvasion.com

Tak banyak orang yang tahu, jika microtransaction pada Deus Ex: Mankind Divided disuntikkan beberapa minggu sebelum proses pengembangannya selesai.

Mungkin ini memang terlihat biasa saja, namun kenyataannya ini justru merusak keseluruhan permainan.

Mengapa bisa sepeti itu? Yang pertama adalah, Mankind Divided dijual di harga penuh, sehingga nampak begitu menjijikan ketika mengetahui permainan ini diharuskan untuk mengeluarkan uang lagi saat memainkannya.

Dan yang kedua adalah Mankind Divided merupakan game single-player yang seharusnya tidak memerlukan microtransaction sama sekali. lalu, apa gunanya microtransaction disini?

Uncharted 4: A Thief’s End – Elena jadi pembunuh terlatih?

Sumber Gambar : wikia.com

Bagi kalian yang sering memainkan Uncharted dari seri pertama hingga keempat ini, mungkin sudah sangat hafal dengan karakter yang bernama Elena.

Didalam game Uncharted 4 ini, cerita dari Elena terlihat cukup aneh dan tak masuk akal.

Elena yang di tiga judul awal merupakan seorang jurnalis dengan keahlian menembak yang minim, tiba-tiba berubah menjadi seorang pembunuh terlatih yang gemar mematahkan leher musuhnya di  A Thief’s End.

Perubahan perilaku ini terjadi  lantaran sistem ‘companion A.I’ pada A Thief’s End, lebih familiar dengan perilaku yang dimiliki oleh Sully dan Sam (dua karakter sentral yang lihai dalam bertempur).

Oleh sebab itu, Elena berakhir meniru perilaku dari kedua karakter tersebut dan mendadak bertransformasi menjadi wanita tangguh tanpa mengenal siapa dia di ketiga judul sebelumnya.

Itu dia beberapa video game dengan bug yang tidak disadari para pemainnya. Apakah kalian juga tak menyadarinya?

%d blogger menyukai ini: