WhatsApp Akan Tampilkan Iklan, Masihkah Menarik Digunakan?

WhatsApp dikabarkan akan menghadirkan iklan ke dalam aplikasi. Kira-kira apakah iklan akan mengganggu pengguna WhatsApp? Yuk kita bahas.

Facebook telah mengakuisisi WhatsApp bertahun-tahun lalu. Facebook harus menggelontorkan uang sekitar $ 16 miliar untuk bisa mendapatkan WhatsApp.

Namun selama ini Facebook hanya menjalankan WhatsApp seperti biasa. Tidak ada upaya untuk memonetisasi aplikasi tersebut.

Sebelumnya pernah ada wacana pembelian WhatsApp sekali seumur hidup. Kemudian ada yang menyarankan aplikasi ini jadi langganan bulanan.

Sumber Gambar : Gadget Bridge

Akhirnya setelah melalui berbagai perundingan, WhatsApp dibuat gratis. Inilah yang membuat orang berbondong-bondong menggunakan WhatsApp.

WhatsApp menyajikan tampilan bersih dan gratis. Selain itu aplikasi ini juga tidak memiliki iklan yang mengganggu.

Sayangnya tahun lalu terungkap jika Facebook berencana mengenalkan iklan dalam WhatsApp. Kini, WhatsApp telah mengkonfirmasi jika iklan akan ada di aplikasi tahun 2020.

Seperti pengumuman sebelumnya, iklan akan muncul di WhatsApp Statues. Hal ini mirip seperti iklan Instagram yang dimasukkan di antara Stories. Seperti yang terlihat dari tweet Matt Navarra.

Apakah Iklan Dapat Mengganggu Privasi Pengguna?

Sebagian pengguna aplikasi merasa tidak senang dengan iklan. Mereka menganggap iklan hanya mengganggu privasi.

Misal seperti Instagram, saya sendiri kadang merasa agak terganggu dengannya. Sebab saya hampir tidak bisa membedakan mana Stories milik teman dan iklan.

Apalagi jika tahun 2020 WhatsApp sudah resmi memasukkan iklan. Mungkin hal ini dapat mempengaruhi privasi dan kenyamanan pengguna.

Memang berdasarkan kabar yang beredar, iklan hanya tampil di WhatsApp Stories. Namun WhatsApp adalah aplikasi chatting yang bersifat pribadi, berbeda dengan Instagram yang memang media sosial.

Selama ini WhatsApp dikenal sebagai aplikasi yang bersih. Hal ini membuat WhatsApp benar-benar menjadi aplikasi chat tanpa monetisasi.

Bisa kita maklumi bahwa ada biaya operasional agar aplikasi WhatsApp bisa terus bekerja. Tapi di sisi lain, keberadaan iklan kemungkinan dapat mengurangi minat pengguna.

Apalagi, sekarang sudah ada WhatsApp untuk Bisnis. Biasanya, versi bisnis dari sebuah layananlah yang jadi versi berbayar dan jadi tulang punggung.

Meskipun begitu, tidak sedikit pula pengguna yang mendukung iklan dalam WhatsApp. Mereka tidak mempermasalahkan hal ini.

Iklan iniย  rencananya akan mulai diberlakukan pada tahun 2020. Bagaimana menurut kalian? Jadi jika kalian merasa terganggu akan hal tersebut, mulai sekarang bisa cari alternatif aplikasi chatting selain WhatsApp.