4 Tips Aman Mengunggah Foto Anak di Media Sosial

Halo Urban People, apa kalian ingat kasus yang menimpa beberapa selebriti tanah air waktu lalu? Dimana persoalan timbul lantaran foto buah hati mereka dicuri orang lain tanpa izin dan bahkan ada yang sampai memperjual-belikan foto anak tersebut.

Mengunggah foto anak ke media sosial memang saat ini sepertinya telah menjadi hal yang umum dilakukan oleh orang tua. Bahkan bisa dikatakan momen tersebut sama sekali tidak boleh dilewatkan.

Ada beberapa tipe orang tua yang selalu mengabadikan momen tumbuh kembang buah hatinya. Dimulai dari baru lahir, sampai beberapa tahun kemudian. Kemudian setiap foto akan diunggah ke media sosial. Seolah hal tersebut mereka lakukan karena ingin menunjukkan ke semua orang jika anak mereka sekarang sudah jadi seperti ini, sudah bisa ini-itu.

Biasanya sih momen-momen yang dibagikan orang tua mengenai anak ke media sosial adalah pada saat anak sedang bangun tidur, bermain, makan, dll. Semuanya lengkap dalam album foto media sosial si orang tua anak.

Kebanyakan orang tua melakukan itu karena mereka sayang anaknya dan tidak ingin setiap momen si anak terlewatkan begitu saja. Walau begitu, kalian tentunya ingat aturan tidak tertulis mengenai unggahan foto anak di media sosial bukan?

Jadi begini, dunia maya itu bukanlah tempat yang aman. Dibaliknya banyak predator anak yang kapan saja siap melancarkan aksinya. Oleh sebab itu, kalian mungkin yang saat ini sudah menjadi orang tua dari anak. Harus bijak dalam menyikapi hal ini.

Alangkah baiknya jika kalian bisa mengetahui aturan mengenai postingan foto anak. Jadi langkah-langkah ini akan dapat bermanfaat buat keluarga kalian, terutama anak aman dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Oke langsung saja simak poin-poinnya berikut ini ya.

Gunakan Watermark

Sumber Gambar : Valerie Lin Photography

Buat kalian yang belum tau apa itu watermark. Watermark adalah tulisan atau logo ciri khas kalian, yang disisipkan ke foto milik kalian.

Biasanya tipe-tipe watermark berbeda sesuai selera sih. Ada yang dicetak tebal, dan ada yang dicetak semi transparan tapi masih tetap terlihat.

Kebanyakan yang menggunakan watermark dalam foto adalah perusahaan-perusahaan. Tapi tidak ada salahnya kalian ikut mencoba hal tersebut. Demi keamanan sajalah intinya. Jadi dengan menggunakan watermark, maka orang lain akan berpikir ulang untuk memanfaatkan foto kalian nanti.

Matikan Saja Fitur Penanda Lokasi di Ponsel Kalian

Sumber Gambar : Preview App

Nah saat kalian ingin mengunggah foto di media sosial seperti Facebook maupun Instagram, biasanya pasti akan muncul sebuah pertanyaan apakah kalian ingin menandai aplikasi dimana foto itu diambil atau tidak. Kami sarankan untuk kedepannya kalian hindari saja pemakaian fitur tersebut.

Hal ini sebenarnya penting untuk mencegah orang lain mengetahui lokasi mana saja yang rutin kalian datangi bersama buah hati. Yang paling penting, jangan pernah kalian unggah foto buah hati saat berada di depan bangunan sekolah maupun tempat kursus.

Unggah Foto Dalam Ukuran Kecil Saja

Ini digunakan agar orang lain kesulitan memanfaatkan foto anak. Baik saat mereka akan menyimpan dan juga mencetak foto tersebut. Kalian tentunya tidak ingin mengalami kejadian serupa dengan Ayu Ting Ting atau Ruben Onsu bukan? Dimana foto anak mereka diambil orang lain, dan foto itu berasal dari akun Instagram selebriti tersebut. Setelah foto diambil, kemudian dipasang dalam akun penjualan bayi dengan harga murah. Mengerikan sekali bukan?

Jangan Lupa Atur Privacy Setting

Sumber Gambar : Readers

Poin yang tidak kalah penting, pada saat kalian mendaftar ke salah satu media sosial. Pastinya fitur satu ini sering terlupakan. Padahal sebenarnya fitur satu ini dapat menjadi benteng kalian untuk bisa melindungi data dari dunia maya.

Kami ambil contoh seperti di Facebook. Kalian nanti bisa memilih siapa saja yang bisa melihat akun kalian. Bisa kalian atur juga nih, orang-orang yang bisa melihat album foto. Dan juga siapa saja yang bisa menghubungi kalian.

Kami menyarankan kalian untuk memilih beberapa orang yang memang sudah akrab saja. Misalnya keluarga, atau beberapa teman dekat yang sangat kalian percaya. Tapi pastikan dahulu ya, kalau orang-orang tersebut memang tidak akan menyalahgunakan foto di galeri media sosial kalian.

Bukan hanya di Facebook saja. Fitur keamanan ini sebenarnya juga ada dalam media sosial lainnya. Misalnya saja di Instagram. Kalian nanti bisa mengaktifkan yang namanya Private Account supaya bisa lebih leluasa menyeleksi followers yang bisa mengakses akun.

Oke seperti itulah poin yang perlu kalian pahami dalam mengelola media sosial. Kami memang sangat menekankan hal ini kepada orang tua. Jangan sampai kasus yang dialami selebriti tanah air terjadi ke kalian. Oke selamat mencoba dan semoga bermanfaat.