Diskon VPN terbaik: Klik di sini

6 Misteri Mengerikan Dibalik Larangan Bermain Talking Angela Jam 3 Pagi

Namun dibalik kepopulerannya, game Talking Angela menyimpan banyak misteri yang belum banyak diketahui orang. Salah satunya adalah larangan memainkan game ini pada jam 3 pagi.

Sebenarnya, dalam beberapa bulan yang lalu, game Talking Angela memang pernah menjadi perbincangan hangat banyak orang. Hal ini karena dikabarkan Talking Angela dapat menjawab atau merespon pertanyaan jika dimainkan pada pukul 3 pagi.

Bila mengingat game tersebut, Talking Angela hanya diprogram untuk dapat mengulang ucapan pemain saja. Namun fakta mencengangkan dari game ini adalah, Talking Angela dapat menjawab pertanyaan dari si pemain.

Sumber Gambar : Talking Angela

Berikut 6 fakta mencengangkan dibalik larangan bermain Talking Angela pada pukul 3 pagi:

Tantangan Jam 3 Pagi (03.00 AM Challenge)

Game Talking Angela seolah-olah berubah menjadi menyeramkan. Hal ini disebabkan karena game tersebut tiba-tiba dapat menjawab pertanyaan pemain.

Hal ini bermula dari 03.00 AM Challenge. Dimana pemain game tersebut, ditantang untuk menggunakan berbagai aplikasi ketika jam 3 pagi.

Dan menurut kepercayaan banyak orang, jam 3 pagi memang menjadi waktu bagi makhluk-makhluk jahat berkeliaran. Dipercayai, pada jam 3 pagi makhluk jahat seperti iblis dan hantu sedang memasuki bumi.

Terdapat Bayangan Manusia di Dalam Mata Angela

Salah satu hal menarik yang ada dalam tokoh Angela adalah mata birunya. Walaupun terlihat indah, namun terselip teori konspirasi dalam berbagai forum internet.

Banyak teori konspirasi yang menyatakan, jika dalam pupil mata Angela terdapat sosok laki-laki. Tentunya hal ini sangat mengerikan, karena semua orang tahu bahwa Angela adalah sosok yang imut.

Banyak Dikecam oleh Orang Tua

Selain terdapat indikasi pedophilia yang berusaha mengincar anak-anak pemain Talking Angela, hal ini rupanya membuat banyak orang tua khawatir.

Hal tersebut karena game ini memperbolehkan anak-anak untuk berkata kasar, dan selanjutnya mengulang kata kasar itu dengan nada lucu.

Banyak orang tua yang khawatir, anak mereka akan menganggap bahwa perkataan kasar atau umpatan merupakan hal yang lucu. Inilah yang membuat game Talking Angela mendapat banyak kecaman dari orang tua.

Hoax atau Real?

Hingga saat ini, kontroversi masih menyelimuti game Talking Angela. Bahkan banyak pihak yang mengatakan, bahwa hal tersebut merupakan hoax. Berita tersebut dibuat oleh sekumpulan orang yang viral dan mendapat perhatian di internet.

Namun disisi lain, tidak sedikit YouTuber luar negeri yang membuktikan, bahwa Talking Angela tidak menyeramkan seperti yang dihebohkan beberapa waktu lalu.

Dugaan Pedophilia

Fakta yang benar-benar menyeramkan dari game Talking Angela adalah, terdapat dugaan Talking Angela berisi para pedophilia.

Pada waktu dulu, Talking Angela pernah mempunyai sebuah fitur chat. Fitur tersebut memungkinkan sesama pengguna dapat saling berkomunikasi.

Namun rupanya fitur tersebut akhirnya dihapus. Hal tersebut disebabkan karena fitur chat dianggap bisa memudahkan para pedophilia menangkap anak-anak, dan menjadikan mereka sebagai korban.

Viral di YouTube

Beberapa waktu lalu, ada ratusan YouTuber yang berlomba-lomba untuk membuktikan, Talking Angela benar-benar menyeramkan saat dimainkan pukul 3 pagi atau tidak.

Setelah kejadian tersebut, muncul banyak kontroversi mengenai hal ini. Banyak orang yang menganggap jika YouTuber yang mengaku diteror oleh Talking Angela, ketika jam 3 pagi hanyalah hoax.

Bahkan salah satu YouTuber asal Indonesia yang bernama Nessie Judge, sempat membongkar cara mengedit suara Talking Angela agar terlihat menyeramkan.

Itulah 6 fakta menghebohkan dari misteri game Talking Angela ketika dimainkan pukul 3 pagi. Apakah kalian pernah mencoba mencari tahu tentang rumor-rumor di atas?

More Stories
Project Tesla, iPhone Termahal di Dunia dengan Sistem Tenaga Surya