Akankah MUI Keluarkan Fatwa Haram untuk Netflix?

logo layanan streaming Netflix

Kabar terbaru menyebutkan kalau Majelis Ulama Indonesia (MUI) siap mengeluarkan fatwa Haram untuk layanan streaming Netflix jika terbukti mengandung muatan negatif.

Fatwa Haram Konten Negatif

Berbagai berita sudah menyebutkan kalau Ketua Dewan Fatwa MUI, Prof. Dr. H. Hasanuddin AF, MA, berpendapat bahwa saat ini media sosial dan konten digital rawan terhadap konten negatif. Konten yang tidak sesuai dengan nilai agama dan norma yang berlaku di Indonesia.

Beliau menghimbau pihak-pihak yang berhubungan juga untuk ikut serta menyaring konten yang ditayangkan oleh media yang berasal dari Amerika. Bahkan menganjurkan pemerintah memblokir layanan dengan muatan yang tidak layak, termasuk Netflix, jika ada konten negatif di sana.

Sejauh ini MUI memang belum mengeluarkan fatwa haram untuk konten negatif atau untuk Netflix. MUI juga belum menerima keluhan dari masyarakat sehubungan dengan muatan yang tidak layak tersebut. Namun, MUI sudah memiliki fatwa untuk perilaku seks menyimpang, pornografi, terorisme, dan kekerasan. Sehingga apabila ada laporan dari masyarakat, MUI siap mengeluarkan fatwa haram untuk itu.

Prof. Dr. H. Hasanuddin AF, MA juga memuji langkah Telkom Group yang sudah memblokir Netflix dengan alasan banyak memuat tayangan tidak layak.

Kemajuan Teknologi Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Memang sudah bukan rahasia lagi kalau kemajuan teknologi dan seni budaya selalu punya sisi positif dan negatif. Bukan hanya sekarang saja, namun sudah dari dulu dan dari berbagai aspek. Entah TV, bioskop, majalah, termasuk juga musik.

Harus kita akui pula kalau kehadiran internet juga bagaikan laju air yang susah dibendung. Berbagai konten bisa kita baca, tonton, atau dengar. Di satu sisi kita bisa segera mengetahui berita bencana dan bisa dengan cepat meresponnya, di sisi lain ada pula konten pornografi atau konten negatif lainnya (termasuk kasus bullying di media sosial yang dilakukan oleh penggunanya).

Beberapa waktu lalu kita mendengar kabar jika Kemdikbud bekerja sama dengan Netflix untuk kemajuan perfilman di Indonesia. Yah, kita tahu ada film Indonesia yang dikenal di negara lain karena layanan streaming ini. Kini kita mendengar berita sebaliknya soal Netflix (atau layanan lain).

Kemajuan teknologi beserta muatan yang dibawanya memang membutuhkan kedewasaan tersendiri. Terutama dari pengguna, supaya bisa memilah mana yang mengandung muatan dewasa mana yang tidak, mana yang baik dan mana yang buruk.

Sekali lagi, saat ini MUI belum mengeluarkan fatwa haram terhadap konten negatif atau layanan tertentu (dalam hal ini Netflix). Apakah fatwa itu akan keluar? Apa mungkin akan ada kebijakan lain?

%d blogger menyukai ini: