Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Penjelasan Bos Apple Tentang Alasan iPhone Semakin Mahal

Selama ini, Apple dikenal sebagai perusahaan yang kerap meluncurkan berbagai produk mahal. Ada berbagai produk seperti smartphone, laptop, jam, atau perangkat lain dibanderol dengan harga mahal.

Salah satu produk yang banyak disoroti masyarakat adalah iPhone. Semakin baru, iPhone menunjukkan kecenderungan harga yang kian meningkat.

Bahkan ponsel iPhone keluaran terbaru seperti iPhone XS Max. Ponsel ini mempunyai layar 6,5 inci, dan menjadi iPhone paling mahal dalam sejarah Apple.

iPhone XS Max dibanderol dengan harga mencapai 1.449 dollar AS, atau sekitar Rp 21,6 juta. Harga yang diterapkan pada iPhone XS Max jelas melebihi model sebelumnya.

Sumber Gambar : MLDSPOT

Model iPhone sebelumnya, yaitu iPhone X dijual dengan harga 1.149 dollar AS, atau sekitar Rp 17,1 juta. Pada waktu itu, iPhone X merupakan varian tertinggi ketika peluncuran dilaksanakan.

CEO Apple, Tim Cook telah menyadari bahwa ponsel buatan perusahaannya tengah menjadi sorotan. Hal ini karena harga yang diterapkan pada setiap ponsel baru semakin mahal.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan di Amerika Serikat, Tim Cook berupaya menjelaskan alasan yang menyebabkan versi iPhone terbaru semakin mahal.

Tim Cook beralasan, iPhone 2018 merupakan model paling canggih yang pernah dibuat Apple saat ini. Bahkan ponsel tersebut bisa dibilang, dapat menggantikan fungsi beberapa perangkat sekaligus.

Beberapa perangkat yang dapat digantikan oleh iPhone versi terbaru antara lain music player dan kamera video. Dengan iPhone versi terbaru, pemilik tidak perlu mempunyai perangkat-perangkat tersebut secara terpisah.

iPhone menggantikan semua perangkat berbeda ini,” ujar Tim Cook, dalam sebuah wawancara yang dilakukan bersama ABC, yang telah kami rangkum dari CNBC tersebut, Kamis (20/9/2018).

[irp posts=”56700″ name=”3 iPhone Terbaru Resmi Diluncurkan di Apple Event 2018″]

Jadi, produk ini memang sangat penting. Kami telah melihat banyak konsumen ingin memiliki sebuah produk yang lebih inovatif. Ini tidak murah untuk diwujudkan,” tambah Tim Cook.

Yang dimaksud konsep ‘menggantikan perangkat lain’, sebenarnya dapat dilakukan oleh ponsel berbeda dengan harga lebih terjangkau. Misal iPhone 7 dan iPhone 8.

Kedua ponsel tersebut adalah besutan Apple, yang beberapa waktu lalu harga cenderung diturunkan. Hal tersebut dilakukan menyusul kehadiran tiga versi iPhone terbaru.

Sementara itu, dari ketiga ponsel terbaru yang diluncurkan Apple, varian iPhone XR menjadi tipe yang paling murah. iPhone XR dibanderol dengan harga 749 dollar AS, atau sekitar Rp 11,2 juta. Ponsel dengan varian terendah ini mempunyai storage sebesar 64 GB.

Walaupun iPhone XR, XS serta XS Max dibanderol dengan harga mahal, namun Tim Cook berspekulasi bahkan konsumen di Amerika Serikat, yang membeli dengan sistem kontrak operator harusnya tidak perlu mengeluarkan banyak uang.

Hal tersebut karena ketika menggunakan sistem kontrak operator untuk membeli iPhone, pembeli melakukan pembayaran dengan cara mencicil.

Jadi, kalaupun Anda membeli ponsel seharga lebih dari 1.000 dollar AS, kebanyakan orang hanya akan membayar 30 dollar AS sebulan,atau 1 dollar AS per hari,” tambah Cook.

Tentunya, hal ini hanya berlaku bagi konsumen yang membeli iPhone melalui sistem kontrak operator. Hal ini tidak akan berlaku, untuk konsumen yang membeli iPhone secara unlocked, non-kontrak dengan operator.

Sistem pembelian iPhone secara unlocked atau non-kontrak operator, banyak dilakukan di Indonesia. Di Indonesia bila ingin mendapatkan ponsel iPhone, maka harus membayar harga penuh ketika awal pembelian.

More Stories
Ini Dia 6 Aplikasi Karaoke Gratis Terbaik untuk Windows