Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Inilah 6 Alasan Smartphone Xiaomi Murah dan Laku Keras

Selama ini telah banyak smartphone yang beredar di pasaran. Kita dapat menemukan beragam merek dan model smartphone. Terdapat smartphone yang dibanderol dengan harga murah hingga mahal. Semua dapat disesuaikan dengan selera dan kondisi keuangan yang dimiliki.

Dari banyaknya smartphone yang beredar di pasaran, terdapat salah satu merek smartphone yang terkenal dengan harga murah, yaitu Xiaomi. Hampir semua smartphone merek ini ditawarkan dengan harga terjangkau.

Xiaomi berani menawarkan sebuah smartphone yang mempunyai spesifikasi tertentu, dengan harga lebih murah dibanding merk smartphone lain, yang mempunyai spesifikasi serupa.

Sebagai contoh, terdapat smartphone dari vendor lain dengan spesifikasi SoC Snapdragon 425, ROM 32GB, RAM 2GB, serta layar 5 inch HD, ditawarkan dengan harga 1,5 – 2 juta.

Namun Xiaomi justru berani menjual smartphone tersebut dengan harga rendah. Biasanya Xiaomi akan mematok harga lebih rendah dari 1,5 juta.

Salah satu tipe Xiaomi Mi A1 dibanderol dengan harga Rp 2.999.000, dan mempunyai spesifikasi layar 5,5 inch Full HD, Snapdragon 625, RAM 4GB dan ROM 64GB.

Sumber Gambar : Dictio Comunity

Sedangkan untuk smartphone yang mempunyai spesifikasi serupa, namun berbeda merek dibanderol dengan harga 4 juta bahkan lebih.

Karena begitu murah, tidak sedikit orang yang bertanya-tanya, alasan smartphone Xiaomi begitu murah. Berikut telah kami rangkum 6 alasan smartphone Xiaomi berharga murah dan laku keras :

Promosi Media Sosial

Xiaomi telah belajar tentang bagaimana metode promosi murah. Metode tersebut dipelajari dari film besutan sutradara Taiwan.

Xiaomi telah melakukan foto bersama, yang dibubuhi promosi produk Xiaomi pada bagian atas. Bahkan foto tersebut telah tayang di Weibo (media sosial seperti Twitter asal Tiongkok).

Setelah mengunggah postingan tersebut, menjadikan Xiaomi menuai kepopuleran. Hal tersebut rupanya diterapkan Xiaomi ketika masuk pasar Indonesia.

Hal tersebut disebabkan Indonesia mempunyai pengguna Facebook dan Twitter yang banyak. Oleh karena itu, promosi dilakukan dalam media sosial tersebut.

Bahkan ketika Instagram kian populer, Xiaomi mencoba lebih dekat dengan pengguna Instagram. Bisa dilihat, saat ini Xiaomi telah banyak melakukan promosi via Instagram.

Keuntungan Sedikit, Penjualan Banyak

Baik Apple maupun Xiaomi sama terkenal, dan sama-sama mempunyai penggemar garis keras. Namun metode yang dilakukan Apple dan Xiaomi berbanding terbalik.

Apple menjual produk dengan harga tinggi, karena target mereka adalah mendapat keuntungan besar dan mengedepankan nilai jual yang lebih dari pesaing.

Berbeda dengan Xiaomi, yang justru lebih memilih menjual produk mereka dengan harga murah. Xiaomi mempunyai target pasar menengah ke bawah.

Rupanya Xiaomi mempunyai alasan tersendiri memilih pasar menengah ke bawah. Dengan target pasar seperti itu, sudah jelas keuntungan yang mereka peroleh lebih sedikit.

Namun dari keuntungan sedikit itulah, mereka tidak akan rugi. Hal tersebut karena Xiaomi bisa smartphone buatan mereka dalam jumlah banyak.

Pandai Melihat Peluang di Pasar

Xiaomi menjadi salah satu vendor smartphone yang pandai melihat peluang pasar. Sebagai contoh, ketika banyak vendor smartphone mulai masuk ke negara lain, Xiaomi tetap fokus ke negara dengan banyak peminat produknya.

Beberapa negara dengan peminat Xiaomi terbanyak adalah Indonesia dan India. Tidak heran apabila Xiaomi selalu meluncurkan produk baru mereka di kedua negara tersebut.

[irp posts=”56237″ name=”10 Produk Aneh yang Telah Diproduksi oleh Xiaomi”]

Bermitra Dengan Banyak Perusahaan

Karena kepopulerannya, kini banyak perusahaan Indonesia yang berani menjalin kerjasama dengan Xiaomi. Salah satunya adalah perusahaan Erafone, yang kerap menjalin kerjasama dengan Xiaomi.

Sementara itu perusahaan lain yang bekerja sama dengan Xiaomi adalah Indosat. Kerjasama tersebut akhirnya menghasilkan bundle smartphone berharga murah, seperti Redmi 5A.

Paket Penjualan Minus Headset

Bagi kalian yang pernah membeli smartphone Xiaomi, tentunya sudah tahu bahwa dalam paket penjualannya, Xiaomi tidak pernah menyertakan headset.

Hal ini berbanding terbalik dengan vendor smartphone lain, yang kerap menyertakan headset dalam satu paket penjualan.

Sedangkan Xiaomi lebih memilih tidak menyertakan headset. Mereka justru membiarkan pembeli memilih headset sesuai pilihan sendiri. Dengan tidak adanya headset, membuat harga smartphone Xiaomi dapat lebih ditekan.

Mempunyai Toko Fisik Milik Sendiri

Untuk memperluas jangkauan di pasar, Xiaomi tetap membutuhkan toko fisik dan tidak 100% mengandalkan toko online.

Oleh sebab itu, Xiaomi kemudian mendirikan toko fisik milik mereka sendiri. Toko fisik tersebut dinamakan Mi Store. Kehadiran toko fisik tersebut dapat memangkas biaya distributor dan reseller, dan efeknya dapat membuat harga Xiaomi tetap murah.

More Stories
aplikasi telegram
7 Tips Aplikasi Telegram untuk Menjaga Privasi