Awas! Ini 7 Alasan Kenapa TikTok Kamu Bisa Diblokir (No 7 Sering Terjadi)

Wajib banget diperhatikan! Ternyata ini dia 7 alasan kenapa TikTok kamu bisa diblokir. Hati-hati, nomor 7 sering banget dilakukan banyak orang.

Punya akun TikTok di zaman sekarang adalah suatu kebanggan tersendiri. Karena itu artinya, kamu sudah ikutan trend sosial media kekinian. Apalagi kalau kamu berhasil punya banyak followers dan viewers. Selain tambah keren, kamu juga bisa dapat penghasilan lewat TikTok.

Meski menjaring viewers di TikTok terlihat mudah, tapi nggak sembarang konten bisa kamu posting lho. Kalau cuma sekali sih mungkin nggak ngaruh ke akunmu. Tapi kalau kamu memposting video yang melanggar pedoman komunitas TikTok, nggak menutup kemungkinan kalau akunmu bakal di-banned TikTok.

Nah, sekarang kami akan membocorkan 7 alasan kenapa TikTok kamu bisa diblokir. Hal-hal yang kami sebutkan di bawah ini sudah sesuai dengan pedoman komunitas TikTok. Oke kalau begitu, ayo langsung saja kita cek.

Sumber : Protocol

Konten yang Mengancam Keamanan Publik

Saat kamu mengunggah konten ke TikTok, pastikan kontenmu nggak berisi hal-hal yang sifatnya memprovokasi, menghasut, atau mempromosikan segala bentuk kekerasan ya. Sebab konten semacam ini rawan banget diblokir TikTok.

Kami tidak mengizinkan orang menggunakan platform kami untuk mengancam atau menghasut kekerasan, atau untuk mempromosikan individu atau organisasi yang berbahaya,” tulis TikTok dalam pedoman komunitasnya.

Saat ada ancaman terhadap keselamatan publik atau akun digunakan untuk menghasut ke arah kekerasan, kami dapat menangguhkan atau memblokir akunnya,” tegas TikTok.

Konten Berisi Tindakan Self-Injury

Self-injury atau kegiatan melukai diri sendiri dari dulu sampai sekarang masih sering dilakukan sekelompok orang. Apalagi remaja yang frustasi, atau publik figur yang sedang depresi.

Biasanya, mereka yang sering melakukan tindakan self-injury ada yang sampai mengunggah aktivitasnya itu ke sosial media, salah satunya TikTok.

Nah ternyata, konten yang menampilkan adegan self-injury, mengarah ke bunuh diri, dll, bisa membuatmu didepak dari TikTok lho.

Konten Kekerasan

Konten kekerasan bisa banyak hal. Ada aktivitas bullying yang mungkin diabadikan dalam sebuah foto atau video, lalu ada pula konten kekerasan yang dikutip dari cuplikan film (film horror atau film thriller misalnya) atau yang dilihat langsung di sekitar pengguna.

TikTok sendiri menegaskan kalau mereka sangat melarang video yang menampilkan hal-hal berbau kekerasan. Contohnya bullying, kejadian berdarah, atau foto dan video tentang kecelakaan. Hal ini disebabkan karena banyak anak-anak yang sekarang aktif di TikTok. Takutnya bisa menimbulkan trauma buat anak-anak.

Konten Seksual Eksplisit

Berbagai konten yang menampilkan atau mengajak orang lain melakukan eksploitasi seksual, atau yang berbau ketelanjangan, bakal otomatis membuatmu didepak dari TikTok.

Dikutip dari beberapa sumber, aktivitas yang satu ini efeknya bisa ‘kontan.’ Alias nggak pakai lama, akun TikTok-mu pasti bakal segera dipensiunkan secara tak terhormat.

Berisi Ancaman Pemerasan

Video yang berisi ancaman hingga pemerasan juga sangat ditentang oleh TikTok. Akunmu juga bisa diblokir kalau kamu membagikan konten yang isinya mengancam menyebarluaskan informasi pribadi orang lain (contoh alamat, email, nomor HP, rekening, nomor paspor, dll).

Posting Video yang Menampilkan Aktivitas Ilegal

Kalau poin yang keenam ini sebenarnya cukup luas. Video berisi aktivitas ilegal yang dilarang TikTok seperti menampilkan kekerasan fisik, eskploitasi manusia, perdagangan satwa liar, atau melanggar huku dengan cara apa pun.

Satu lagi, kamu juga nggak boleh memposting konten yang menghasut orang tentang cara melakukan aktivitas illegal, berbagi cara menggunakan senjata api, narkoba, alkohol, dll.

Spam, Meniru Identitas, dan Misinformasi

Semua tindakan yang bersifat spamming sangat dilarang di TikTok. Contohnya membeli atau menjual penayangan (view), like, follower, bagikan (share), atau komentar, sangat bertentangan dengan pedoman komunitas TikTok.

Selain itu, meniru indentitas orang lain (dengan tujuan menyesatkan orang lain) juga bisa membuat akunmu diujung tombak.

Terakhir, kamu nggak boleh membagikan informasi yang salah ke TikTok. Apalagi kalau informasi itu bisa membahayakan individu atau komunitas (contoh video soal gempa atau tsunami susulan, padahal dari pihak berwajib tak mengonfirmasi hal tersebut).

%d blogger menyukai ini: