Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner

Android 12 Akan Bawa Fitur Ubah Warna Tema untuk Sistem dan Aplikasi

ilustrasi mockup berdasar 9to5Google
Anom Penulis

Rumor menyebutkan kalau Google sedang merancang sistem tema baru untuk Android 12 yang memungkinkan pengguna mengubah warna tema beberapa elemen di sistem dan di aplikasi.

Tampilan sistem operasi Android bisa berbeda di tiap perangkat tergantung merek yang menerapkan antarmuka mereka sendiri (misalnya ganti tema di OneUI Samsung). Kamu juga bisa memilih tema terang atau gelap untuk tampilan tersebut.

popculture.id

Namun, pemilihan warna tema sendiri cukup terbatas. Kamu tidak bisa memilih dengan leluasa. Kecuali kamu melakukan root dan menggunakan aplikasi tema seperti Substratum. Substratum memungkinkan hal ini dengan memanfaatkan Overlay Manager Service (OMS) yang ada di Android.

9to5Google menemukan kalau Google sedang mengembangkan sistem warna tema yang lebih leluasa. Kamu akan bisa memilih warna utama dan warna aksen, lalu menerapkannya di berbagai elemen Android yang mendukung.

Salah satu contoh yang ditunjukkan melalui mockup adalah warna Quick Setting dan Notification Center yang bisa berubah. Baik untuk warna latar belakang maupun aksen (tombol, dll).

mockup warna tema android 12
gambar: 9to5Google

Yang menarik, mereka juga menyebutkan kalau fitur warna tema di Android 12 ini juga bisa diakses oleh pengembang aplikasi. Sehingga kalau mereka mau, pengembang bisa menerapkan pilihan itu di aplikasi dan pengguna bisa melihat aplikasi tersebut tampil sesuai tema warna pilihan mereka.

Ini tentunya berbeda dengan apa yang ada sekarang, yaitu pengguna yang lebih “pasrah” pada tampilan bawaan aplikasi. Paling mentok hanya memilih tema gelap atau terang.

Fitur ini disebut mirip dengan apa yang diberikan Substratum (hanya saja lebih resmi) dan bahkan dikatakan bisa mengubah aksen sesuai warna wallpaper.

Namun 9to5Google juga memberi sedikit catatan bahwa Android 12 masih dalam tahap pengembangan awal. Jadi bisa saja Google membatalkan fitur ini saat rilis resmi.

    %d blogger menyukai ini: