Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Aplikasi Foto ProShot Windows Phone

Anom Penulis

Mungkin sebagian besar sudah tahu ya aplikasi foto ProShot Windows Phone? Yak, aplikasi foto ini memang termasuk aplikasi foto yang banyak dipuji oleh penggemar Windows Phone. Ijinkan kami untuk membahasnya kali ini setelah sebelumnya membahas Pano.

ProShot memang sudah lebih dulu terbit kalau dibandingkan aplikasi foto yang baru-baru ini naik daun, yaitu OneShot. Berbeda dengan OneShot, aplikasi ini benar-benar memfokuskan diri pada proses memotret. Jadi, aplikasi ini tidak memiliki fitur filter foto.

popculture.id

Fitur ProShot

  1. Pilihan camera mode: Automatic, Programmed, 2 Custom Profile (C1 & C2)
  2. Pengaturan manual: Shutter speed, ISO, White Balance, Exposure Compensation, Focus, Flash, Aspect Ratio, Assist Lamp, Image (bermarna dan hitam putih)
  3. Pilihan shooting mode: NormalBurst Mode (memotret berturut-turut), Self Timer (dengan pengaturan jeda waktu dan pilihan multishot), timelapse (dengan pengaturan interval dan durasi)
  4. Pengaturan display: Grid lines, 3D Level Gauge, Histogram, Full HD Photo Browsing, EXIF viewer

Hm, ya… fitur ProShot cukup banyak ya? Aplikasi foto ini memang berusaha mendekatkan perilaku ponsel kamera dengan kamera DSLR. Jadi bisa dimaklumi kalau fiturnya cukup detil.

Di aplikasi ProShot terdapat beberapa profile yang bisa kita gunakan. Fitur ini diakses dengan tap pada tombol di atas tengah layar. Ada auto dengan white balance, shutter speed dan ISO di set otomatis, ada P (programmed automatic) yang menijinkan kita mengatur beberapa hal dan aplikasi akan menyesuaikan kebutuhan lain, ada M (manual) yang mengijinkan kita mengatur sendiri semua hal, dan ada 2 slot Custom setting (C1 & C2) untuk akses cepat pengaturan pengaturan favorit kita.

Selain itu ada juga Shooting Mode yang juga bisa diakses lewat tombol yang sama. Ada Burst yang akan mengambil beberapa frame sekaligus, ada Self Timer untuk memotret otomatis (dilengkapi dengan pengaturan waktu dan pilihan multishot (mengambil beberapa gambar), juga ada Timelapse yang akan mengambil beberapa gambar sesuai lamanya waktu (dan intervalnya). Kita bisa menggunakan software pengolah gambar atau animasi di komputer kita untuk merangkai foto yang diambil dengan mode Timelapse ini menjadi video stop motion atau animasi GIF.

Sebagai aplikasi foto yang memaksimalkan pengalaman fotografi di ponsel, kekuatan ProShot ada di mode Manual. Mode ini mengijinkan kita bereksplorasi dengan kamera ponsel kita. Kita bisa memilih ISO, menyesuaikan white balance, memotret macro dengan manual focus, dan masih banyak lagi. Pilihan di menu sidebar akan terbuka semua saat kita memilih mode Manual.

Sedangkan pilihan yang tersedia di setiap mode adalah pilihan standar, seperti display, image dan flash. Untuk display Proshot, kita juga bisa mengatur tampilan ‘viewfinder‘ kameranya alias layar kita. Kita bisa memilih untuk menampilkan panduan grid lines, atau histogram. Kita juga bisa bisa memilih mengaktifkan vibrasi atau tidak. Nah, bicara soal grid lines, ada beberapa pilihan grid lines di Proshot. Ada default (rule of thirds), diagonal, dan 4 pilihan posisi golden ratio. Di bagian Image kita bisa memilih foto berwarna atau hitam putih dan pilihan ratio-nya. Oya, ada juga fitur highlight clip yang memperlihatkan wilayah yang overexposed pada kita.

Menurut kami, aplikasi ProShot ini memang ciamik. Beberapa hal yang membuat kami tertarik adalah sistem manual focus yang enak digunakan dan mudah diakses, panduan level yang memberitahukan posisi tilt kamera, dan pilihan shooting mode seperti burst dan self timer. Terus terang, tidak adanyanya filter di aplikasi ini justru membuat kami merasa menjadi photographer yang cukup serius. Hehehe.

Aplikasi foto ProShot ini bisa dibeli di Windows Phone Store region Indonesia dengan harga Rp17.190. ProShot ini juga tersedia versi trial, tapi kita tidak bisa menyimpan foto yang kita ambil. Hm, jadi pengen cari tripod dan docking ponsel buat hunting. 😀

    %d blogger menyukai ini: