Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner

Pengalaman Menggunakan Aplikasi My Home Credit di Jakarta Fair

Beberapa hari lalu, kami mencoba berkunjung ke event Jakarta Fair yang kembali lagi hadir setelah sekian lama vakum karena pandemi.

Selain melihat-lihat berbagai gerai gadget dan smartphone di sana, kami juga coba cek-cek ke gerai Home Credit.

popculture.id

Buat kalian yang belum mengenal Home Credit Indonesia (tapi sepertinya mustahil), saya akan coba memberikan beberapa informasi yang saya ketahui. 

Home Credit merupakan perusahaan yang menyediakan layanan pembiayaan berbasis teknologi. Semua proses hanya perlu dilakukan melalui aplikasi. Mulai pendaftaran, pengajuan, hingga proses approval.

Ada banyak layanan yang bisa kalian gunakan di sana, diantaranya:

Layanan-layanan Home Credit Indonesia

Pembiayaan Barang

Saya yakin untuk layanan yang ini, kita semua sudah tahu. Kita bisa membeli berbagai jenis barang seperti gadget, smartphone, peralatan rumah tangga, peralatan elektronik, furniture, fashion, aksesoris mobil, perlengkapan bayi, alat-alat kesehatan dll.

Bukan hanya pembelian di partner merchant offline, kita juga bisa menggunakannya di partner-partner merchant online seperti Tokopedia, Blibli dan BukaLapak.

Home Credit Pay (e-money)

Ini merupakan layanan e-money atau uang elektronik yang dapat diakses oleh para pelanggan melalui aplikasi. 

Bekerjasama dengan dengan KasPro sebagai pemilik izin E-Money dan QRIS dari Bank Indonesia, layanan ini dapat digunakan untuk bertransaksi paling banyak Rp20 juta dalam sebulan dengan saldo maksimum yang disimpan sebanyak Rp2 juta.

Layanan ini bisa digunakan dengan sangat mudah. Cukup dengan cara memindai kode QR di toko-toko yang melayani pembayaran dengan menggunakan metode QRIS. 

Gak cuman partner merchant, layanan ini juga bisa digunakan di merchant manapun yang sudah menerima pembayaran menggunakan QRIS.

Asuransi

Ini yang juga saya baru tau. Ternyata Home Credit Indonesia juga menyediakan layanan asuransi.

Produk asuransi yang ditawarkan antara lain AMAN (asuransi cicilan untuk risiko tidak terduga seperti kecelakaan, cacat permanen atau meninggal), MyLifeCover (asuransi untuk risiko sakit atau kecelakaan yang mengakibatkan meninggal), CriticaLifeCover (asuransi atas risiko meninggal atau penyakit kritis).

Di samping itu, SANTAI menjamin kerusakan akibat bencana alam, musibah tidak terduga serta pencurian, EASYCOVER & MAXCOVER (asuransi handphone, gadget dan laptop dari kerusakan tidak sengaja), TecProtec (asuransi handphone, gadget dan laptop dari kerusakan tidak sengaja khusus produk Erajaya) dan PROTEXI (asuransi pembayaran cicilan Home Credit Card dari risiko tidak terduga).

Pembiayaan Modal Usaha 

Ini yang menarik! Kalian para pengguna terpilih yang memiliki rekam jejak yang baik dan pernah menggunakan layanan pembiayaan mereka berkesempatan untuk mendapatkan layanan Pembiayaan Modal Usaha.  

Kita bisa mendapatkan kesempatan mendapatkan bantuan usaha hingga Rp 50.000.000,- Cukup sebagai modal awal untuk merintis UMKM.

Home Credit sendiri telah mendukung lebih dari 48 ribu usaha kecil dan menengah, dengan total pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp 560 milyar!

Home Credit di Jakarta Fair

Home Credit Indonesia juga turut serta meramaikan Jakarta Fair dengan membuka booth yang cukup besar. 

Selain itu warna merah dari booth membuatnya terlihat mencolok, mudah untuk ditemukan.

Gak cuma bisa mengenal secara jelas mengenai layanan dan produk, di booth mereka ada banyak aktivitas dan game yang bisa kalian mainkan. Seperti Virtual Reality (VR), puzzle raksasa hingga lucky dip.

Selain memiliki booth yang menonjol, Home Credit Indonesia juga memberikan banyak promo menarik di Jakarta Fair.

Kalian bisa menemukan promo seperti bunga 0%, bunga bisa 0%, Gratis Biaya Admin, Modal Usaha hingga Rp50 Juta.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo-promo mereka, silakan kunjungi situs resmi mereka.

home credit indonesia

Aplikasi My Home Credit 

Nah sekarang saatnya menceritakan pengalaman penggunaan aplikasi Home Credit Indonesia di Jakarta Fair 2022 kemarin.

Pertama kali saya menggunakan aplikasi tersebut sekitar tahun 2018, untuk membeli laptop. 

Akhirnya. saya kembali mencoba untuk membeli MacBook Air di iBox menggunakan layanan pembiayaan dari Home Credit. 

Mulai dari proses pengajuan hingga approval, kurang dari 15 menit! Yang lama tentu saja ketika milih-milih barangnya.

Oh iya, saya menggunakan promo cicilan 0% selama 6 bulan! 

Jika kalian penasaran dan ingin mencoba fitur dan layanan dari aplikasi ini, kalian bisa langsung ke PlayStore atau klik di sini.

Kita bisa dengan mudah untuk melakukan transaksi kredit dan melacaknya melalui aplikasi.

Ada banyak informasi yang bisa kita ketahui jika melakukan transaksi melalui aplikasi. Mulai dari proses approval, reminder pembayaran hingga catatan pembayaran.

Saat saya mencoba kembali di event Jakarta Fair, aplikasi tersebut sudah menyediakan banyak tambahan fitur, salah satunya adalah Home Credit Pay.

Home Credit Pay adalah fitur yang bisa kita gunakan untuk melakukan pembayaran di merchant-merchant melalui QRIS.

Secara singkatnya, aplikasi ini bisa berfungsi sebagai e-wallet.

Tak hanya bisa digunakan di merchant-merchant partner, layanan ini juga bisa digunakan di banyak merchant di seluruh Indonesia. Syaratnya hanya merchant tersebut menerima pembayaran menggunakan QRIS.

Saya mencoba untuk membeli barang di Jakarta Fair menggunakan Home Credit Pay, dan transaksi bisa berjalan dengan lancar. 

Tidak sampai di situ, saya juga mencoba menggunakannya di luar event Jakarta Fair juga mendapatkan hasil yang sama. Lancar dan tanpa kendala.

Dompet digital ini bisa menyimpan uang dengan jumlah saldo maksimal Rp 2.000.000 dan maksimal transaksi per bulan mencapai Rp 20.000.000,- 

Mayanlah buat jajan-jajan.

Sepertinya, Home Credit akan membuat aplikasinya menjadi Super App, yang memiliki banyak fitur dan layanan untuk penggunanya.

Dengan pengalaman yang hampir 10 tahun di bidang pembiayaan, ratusan merchant yang bekerja sama dan memiliki jaringan seluruh Indonesia, menarik melihat bagaimana transformasi mereka di industri keuangan Indonesia nantinya.

    %d blogger menyukai ini: