Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner

KEREN! 15 Atlet Bola Ini Ternyata Juga Tech-Preneur Inspiratif Lho!

Indri Penulis

Tidak semua pemain bola hanya mahir di lapangan. 15 atlet ini tidak hanya mahir bermain bola namun juga menjadi tech-preneur inspiratif lho.

Apa yang ada di benak kalian saat mendengar kata ‘pemain sepak bola?’ Apa menurut kalian pesepak bola adalah mereka yang cuma bisa menggiring bola di lapangan, menjadi brand ambassador produk olahraga, atau yang lainnya?

popculture.id

Semua yang ada di atas memang tidak salah. Namun apakah kalian tahu jika ‘ada’ atlet bola yang juga bisa jadi seorang tech-preneur inspiratif? Kalian dapat temukan jawabannya di bawah ini.

15 Atlet Bola Tech-Preneur Inspiratif

Chris Kirkland – Penjaga Gawang

Chris Kirkland – Yapa

Mantan kipper Liverpool ini diam-diam terlibat dalam pembuatan aplikasi Yapa lho. Ini adalah aplikasi media sosial kesehatan mental yang mendorong pengguna mengobrol satu sama lain, daripada hanya berbagi foto atau memburu ‘like.’

Rupanya ada alasan spesial kenapa Chris mau terlibat di aplikasi ini. Ternyata dulu Chris pernah mengalami depresi masa lalu. Berangkat dari kejadian itulah, Chris akhirnya ingin terlibat dalam pembuatan Yapa.

Sryan Bertrand – Bek

Sryan Bertrand – Silicon Markets

Sryan adalah bek kiri Southampton. Selain sepak bola, pria ini juga sangat tertarik dengan dunia bisnis. Ketertarikan itu lalu ia wujudkan dengan mendirikan perusahaan FinTech Silicon Markets. Perusahaan yang merevolusi perdagangan ritel dengan bantuan software dan AI.

Tidak cuma mendirikan perusahaan, Sryan juga terlibat dalam pembuatan Footiemoji lho. Apa itu? Footiemoji adalah emoji bertema sepak bola.

David Beharall – Bek

David Beharall – CandidSky

David Beharall adalah mantan pemain Stockport Country. Pria ini telah meniti karier sebagai pemain bola selama 11 tahun, sampai akhirnya ia terpaksa pensiun karena cedera lutut di usia 27 tahun.

Setelah pensiun, David lalu mendirikan agensi digital CandidSky di Manchester. CandidSky adalah perusahaan yang membantu klien untuk mendapat dan mempertahankan pelanggan memakai kecanggihan teknologi.

James Wilkinson – Bek

James Wilkinson – Zuto

Nasib James di dunia sepak bola mungkin tidak terlalu mulus. Pertama, dia tidak lulus seleksi Rochdale Football Club. Lalu dia pindah ke sepak bola non-liga, hingga akhirnya dia justru terjun ke dunia bisnis saat usia 24 tahun.

Saat itu, James mendirikan Car Loan 4U bersama Ryan Dignan. Awalnya James terinspirasi dari kebiasaan orang-orang yang membeli mobil lewat internet, lalu butuh pembiayaan mobil secara online.

Lewat kerja kerasnya ini, James berhasil memenangkan EY’s Entrepreneur of the Year pada 2015. Lalu di tahun yang sama, Car Loan 4U berganti nama menjadi Zuto.

Nick Moutter – Pemain Bertahan

Nick Moutter – Admedo

Karir sepak bola Nick di Crewe Alexandra Football Club terpaksa pupus karena kecelakaan mobil. Ia lalu masuk di Universitas Sheffield Hallam. Lalu saat itulah dia sadar jika punya bakal untuk membuat web.

Lanjut, di tahun 2013 Nick berhasil mendirikan Admedo. Sebuah perusahaan periklanan terprogram, yang memungkinkan pengiklan menargetkan audiens secara tepat waktu, dan tentunya dengan harga yang tepat pula.

Mathieu Flamini – Gelandang

Mathieu Flamini – Wega

Mantan gelandang Arsenal dan AC Milan ini bisa dibilang lebih sukses jadi pebisnis ketimbang pesepakbola lho. Selama ini jarang ada yang tahu jika pria berusia 35 tahun ini adalah Presiden Wega.

Wega adalah acoustic payment dan identity smart card pertama yang bersertifikat FIDO. Mathieu memang penggila teknologi baru. Makanya dia mati-matian mengembangkan bisnis berbau teknologinya di samping jadi pesepakbola.

Tom Pickersgill – Gelandang

Tom ialah mantan pemain bola di Morecambe, sekaligus CEO Broadstone yang berbasis di Manchester. Broadstone merupakan platform pencari lowongan kerja. Di platform ini pengguna bisa menemukan kerjaan dari beberapa perusahaan besar di Inggris.

Dexter Blackstock – Forward

Dexter Blackstock – MediConnect

Dexter merupakan mantan pesepakbola Nottingham Forest. Sekarang pria tersebut banting stir dan  menjabat sebagai CEO MediConnect. MediConnect merupakan sebuah health tech disrupter yang memakai teknologi untuk membantu industri farmasi.

Louis Saha – Forward

Mantan bintang Manchester United ini berhasil mendirikan perusahaan marketplace bernama AxisStars. Perusahaan ini bakal memberikan akses marketplace yang aman dan eksklusif untuk artis, olahragawan, dan berbagai pihak di industri olahraga atau hiburan.

Julian Joachim – Penyerang

Julian pernah berkarier di Leicester City dan Aston Villa. Di tahun 2017, Julian mendirikan PlayerTrader.com. Dalam proyeknya ini, Julian mencurahkan seluruh pengetahuannya tentang sepak bola dan teknologi.

Fungsi utama dari PlayerTrader.com adalah menciptakan platform khusus pemain bola dan klub. Sebab selama ini para pemain bola kesulitan menemukan platform khusus. Dengan adanya platform ini, mereka bisa berkolaborasi, sampai menemukan talenta-talenta emas yang siap direkrut.

Luke Massie – Forward

Luke merupakan mantan pemain di klub Blackburn, Bolton dan Blackpool. Ia juga sekaligus pendiri Vibe Group. Perusahaan ini punya beberapa anak yakni VibePay dan VibeTickets.

Sepak terjangnya dalam bisnis tak perlu diragukan lagi. Luke sering berbagi panggung dengan Sir Richard Branson dan telah memenangkan banyak penghargaan. Bahkan Luke berhasil masuk dalam Forbes 30 under 30 edisi Eropa lho.

Oliver Kahn – Penjaga Gawang

Penjaga gawang Bayern Munich dan Jerman ini memang sangat ikonik. Dia selalu identik dengan gol-gol yang selalu kebobolan. Membuatnya sering dicap sebagai ‘pemain bernasib sial’ bagi sebagian orang.

Namun di balik itu semua, Oliver diam-diam terlibat dalam perusahaan olahraga teknologi Goalplay lho. Dalam keterlibatannya, Oliver ‘menghubungkan penjaga gawang ke dunia digital, lalu menciptakan platform khusus buat penjaga gawang.’

Michael Heverin – Forward

Michael merupakan forward di liga-liga kecil sebelum ia menjadi guru. Pria ini juga menjadi salah satu pendiri Supplywell yang berbasis di Liverpool.

Supplywell lahir sebagai platform penghubung guru dengan sekolah. Ide ini lahir dari pengalamannya saat menjadi guru. Saat itulah, Michael mulai mengidentifikasi masalah guru yang stress karena pekerjaannya.

Mark Barlow – Forward

Tahun lalu, perusahaan AppLearn mengejutkan banyak orang karena berhasil mendapat investasi sebesar $25 juta. Siapa sangka kalau CEO perusahaan ini adalah Mark Barlow, yang memulai karirnya di Blackpool FC.

Setelah mengalami patah tulang pada bagian kaki, Mark terpaksa pensiun dini dari kariernya. Kemudian setelah itu, dia perlahan merintis bisnis dan lahirlah AppLearn. Yah, namanya nasib siapa yang tahu.

Reg Rix – Forward

Reg adalah salah satu pendiri CarFinance 246. Perusahaan berhasil berkembang pesat dan menjadi salah satu perusahaan terbaik di Inggris Raya.

Dalam enam tahun terakhir, jumlah karyawan di CarFinance 247 telah melonjak dari 10 menjadi 500, omset adalah £ 50 juta, dan bisnis mereka direncanakan untuk berkembang dua kali lipat pada tahun 2025. WOW! Fantastis sekali ya.

Flashback saat kecil, Reg adalah juara lari sprint nasional dan pesepakbola handal. Dia bahkan pernah mewakili Rochdale dan Sheffield United, sebelum akhirnya meluncurkan bisnis Netcars yang kemudian dibeli RAC.

Nah dari sekian atlet bola yang jadi tech-preneur di atas, mana yang menurut kalian paling keren?

    %d blogger menyukai ini: