Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Browser Brave dan DuckDuck Go Tolak Google AMP

Anom Penulis

Dua browser yang populer dengan fokus pada privasi, Brave dan DuckDuck Go, mengumumkan kalau menolak teknologi AMP dari Google sebagai halaman situs web. Katanya, AMP buruk bagi privasi pengguna dan juga pemilik situs web.

Mungkin ada di antara kamu yang belum tahu apa itu AMP. AMP merupakan singkatan dari Accelerated Mobile Page. Teknologi ini menghadirkan halaman situs web dari cache AMP Google dengan tujuan agar bisa memuat halaman situs lebih cepat di perangkat bergerak, seperti ponsel.

popculture.id

Namun teknologi ini mendapat kritik.

Pertama, halaman website yang tampil di perangkat pengguna bukanlah versi asli dari situs bersangkutan, melainkan versi Google. Yang kedua, AMP membuka pintu pelacakan pengguna lebih jauh bagi Google (yang pendapatan utamanya adalah dari iklan).

Website dengan AMP di hasil pencarian Google
Website dengan AMP di hasil pencarian Google

Memang, ketika dulu pertama kali AMP meluncur, kecepatan memuat halaman bisa membantu pengguna. Namun seiring berkembangnya teknologi, berbagai halaman situs web aslinya sudah bisa termuat dengan cepat di browser.

Kini berbagai website sudah meninggalkan teknologi ini. Bahkan Google sendiri kini sudah tidak memprioritaskan situs dengan AMP di hasil pencarian.

Dengan begitu, yang tersisa bagi pengguna hanyalah pelacakan Google. Yang berakibat buruk pada privasi pengguna dan mengindikasikan monopoli Google di internet. Paling tidak itulah yang menjadi inti penolakan Brave dan DuckDuck Go.

Melalui situs resmi, Brave menyebutkan kalau pembaruan browser mereka akan meliputi apa yang disebut dengan De-AMP. Browser Brave akan mendeteksi halaman website yang berupa AMP, lalu mengalihkan pengguna ke halaman asli situs web tersebut, bukan ke versi AMP.

DuckDuck Go juga mengambil sikap serupa. Mereka menyebutkan penolakan itu melalui Twitter. Selain melalui browser, DuckDuck Go juga menyediakan ekstensi untuk Firefox dan Chrome jika pengguna ingin menghindari situs berbasis AMP dan langsung menuju ke situs asli.

Apa pun itu, keputusan tetap ada di tangan pengguna. Kalau kamu merasa tidak bermasalah dengan halaman situs berbasis AMP ya tidak apa-apa. Tapi kalau kamu termasuk yang sesnsitif dengan hal seperti ini, silakan pilih tindakan yang mau kamu lakukan. Pakai browser Brave atau DuckDuck Go, atau pakai ekstensi browser.

    %d blogger menyukai ini: