YouTube Kenalkan Cara Baru Dapat Uang untuk Konten Kreator

YouTube perkenalkan cara baru untuk dapatkan uang bagi konten kreator. Bisa lewat fitur tepuk tangan atau belanja langsung saat live streaming.

Konten kreator YouTube mengalami peningkatkan setiap tahunnya. Apalagi sejak smartphone dibekali kamera yang lebih canggih, membuat video untuk diunggah ke YouTube jadi makin mudah.

Tidak hanya itu, YouTube juga merombak fiturnya agar pembuat konten tetap betah dan makin giat membuat video. Seperti yang baru-baru ini terjadi, di mana YouTube kenalkan cara baru untuk dapatkan uang buat pembuat konten.

Cara Baru Konten Kreator YouTube Dapatkan Uang

Dilansir dari YouTube Blog, YouTube dalam tiga tahun terakhir telah membayar lebih dari $30 miliar kepada kreator, artis dan perusahaan media.

Sebenarnya sumber pendapatan kreator tidak hanya dari iklan biasa. Kreator YouTube juga bisa menghasilkan uang lewat berbagai cara, seperti lewat membership channel dan live streaming eksklusif.

Sekarang, YouTube punya cara baru untuk membantu pembuat konten memonetisasi karyanya. Apa saja caranya?

Fitur Tepuk Tangan untuk Live Streaming

Sumber Gambar : YouTube Blog

YouTube menambahkan fitur Clap atau tepuk tangan dalam live streaming. Fitur ini memungkinkan penonton menunjukkan dukungan mereka selama live streaming. Saat dibeli, animasi tepuk tangan akan tampil di video.

Kalian bisa membeli empat jenis tepukan yang berbeda. Tentunya ada harga, ada barang. Makin mahal harganya, maka animasi tepuk tangan yang ditampilkan juga lebih rumit dan mewah.

Sementara itu, fitur ini hanya tersedia di komputer dan aplikasi YouTube Android. Penggunanya juga masih terbatas di negara tertentu seperti Australia, Brasil, India dan AS.

Belanja Sambil Nonton Live Streaming

Sumber Gambar : YouTube Blog

Kebiasaan belanja online kini terus meningkat. Inilah alasan kenapa YouTube saat ini menguji fitur belanja dalam platform-nya.

Jadi saat menonton beberapa video, kalian nanti bisa membeli produk-produk yang diunggulkan di dalamnya ‘tanpa perlu meninggalkan’ platform YouTube.

Belum ada tanggal pasti kapan fitur ini diluncurkan. YouTube hanya mengatakan jika fitur ini akan diluncurkan secara bertahap pada tahun 2021.

%d blogger menyukai ini: