Dirror: Cermin Digital yang Bikin Narsis Jadi Lebih Keren

dirror digital mirror

Dirror adalah sebuah cermin digital. Perangkat ini ditujukan sebagai pusat teknologi di rumah atau kantor yang bisa hadir secara natural, menyatu dengan perabot lain.

Bayangkan seperti ini. Suatu malam, kamu dan teman-teman berkumpul di rumahmu. Kalian duduk di ruang tengah, sambil ngobrol dan mendengarkan musik. Sebuah lagu jazz, Round Midnight dari Miles Davis. Lalu seorang teman minta agar musik diganti. “Yang lebih kekinian”, begitu katanya. Kamu kemudian berjalan ke tembok, tempat sebuah cermin digantung. Dengan beberapa kali sentuh, kamu membuka aplikasi musik dan mengganti lagu langsung di cermin itu.

How cool is that?


Baca juga: Adobe dan NVIDIA Mengembangkan 3D Painting Simulator


Kalau kamu merasa aneh dengan cermin di ruang tengah, kamu bisa mengubahnya menjadi lukisan, foto pacarmu, peta, streaming film, atau apa pun. Yeah, it’s that cool.

media player cermin digital
Dirror sebagai media player

Dirror sejatinya adalah sebuah komputer dengan layar berukuran 10 sampai 27 inci. Dipersenjatai dengan Windows 10 di dalamnya, secara praktis, perangkat ini memang bisa berfungsi macam-macam. Namanya juga komputer.

Yang membuat Dirror berbeda dengan monitor layar tipis — yang juga bisa digantung di tembok — adalah desainnya yang menyerupai perabot rumah biasa. Dengan bingkai seperti lukisan, produk buatan Jerman ini hadir secara natural di tengah perabot rumah lainnya. Jangan lupa juga bahwa ia bisa berfungsi sebagai cermin.

lihat resep masakan di digital mirror
Melihat resep masakan di Dirror

Dirror tersedia dalam tiga versi: Dirror-S, Dirror-M, dan Dirror-L. Selain ukuran, yang memberdakan adalah komponen di dalamnya. Dirror-S menggunakan prosesor Intel Atom dengan RAM 2 GB, sedangkan Dirror-M dan Dirror-L menggunakan prosesor Intel Cherry Trail dan RAM 4 GB. Semuanya mendukung perintah suara (Cortana).


Baca juga: 5 Hal Tentang DJI Mavic Pro


Melihat jenis prosesornya, kita bisa berkesimpulan bahwa cermin digital ini tidak bisa digunakan untuk tugas berat. Padahal harganya cukup lumayan. Yang paling kecil, Dirror-S, dibandrol dengan harga €815. Sedangkan Dirror-L yang paling canggih, dijual dengan harga €2.075. Itu pun belum ongkos kirim, dan baru tersedia di beberapa negara saja.

Dirror cermin digital
Dirror sebagai cermin

Sebenarnya, cermin digital ini juga bukan barang baru. Kalau mau, kita bisa membuatnya sendiri menggunakan Raspberry Pi. Michael Teeuw pernah membuatnya, dan bahkan membagikan tutorial bagaimana membuat magic mirror di blognya. Tapi tentu saja, kamu harus punya sedikit pengetahuan dan pengalaman dalam bidang elektronik dan pemrograman (atau keberanian untuk nekat kalau belum punya keduanya).

Untuk masyarakat awam dan yang malas mencoba, saat ini pilihannya jatuh ke produk seperti Dirror ini. Mungkin dalam beberapa waktu ke depan, produk semacam ini bisa semakin populer, ketersediaannya semakin banyak, dan semakin terjangkau.


Baca juga: Review Huawei P9 Lite: Jangan Anggap Enteng


Bagaimanapun itu, cermin digital ala Dirror ini menarik perhatian dan memang cool. Silakan kunjungi situs resmi Dirror untuk melihat lebih jauh.

%d blogger menyukai ini: