Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Doom & Destiny: Game RPG ala Final Fantasy

Anom Penulis

Doom & Destiny adalah salah satu game RPG paling populer di Windows Phone. Kayaknya nggak ada salahnya kalau saya membahas permainan yang gameplay-nya mirip Final Fantasy ini.

Game Doom & Destiny ini menceritakan petualangan empat orang sahabat yang terdampar di dunia lain. Di sana mereka akan menyelesaikan berbagai quest dan mengalahkan banyak musuh. Yah, khas game RPG lah.

popculture.id

Kenapa saya sebut gameplay-nya mirip Final Fantasy? Karena kita akan mengunjungi banyak tempat di peta. Masing-masing tempat bisa dieksplorasi lebih jauh. Bisa masuk ke gedung, ngobrol dengan orang-orang, membeli perlengkapan atau obat-obatan, tidur di penginapan, atau masuk ke tempat tersembunyi. Di peta besar pun kita bisa diserang mendadak oleh perampok, atau bahkan ayam.

Yang paling khas dari game jenis ini (dan mirip dengan Final Fantasy) adalah pertarungannya dengan serangan yang bergantian (turn based, bukan hack & slash seperti Trouserheart). Pada setiap giliran, kita bisa mengatur dulu apa yang akan dilakukan tokoh kita. Menyerang, menggunakan kemampuan khusus, menggunakan barang tertentu, atau bertahan. Kita juga bisa mengatur urutan tokoh kita sebagai bagian dari taktik. Jadi, ada sisi strategisnya juga. Yaitu memperhitungkan tindakan yang dilakukan sesuai perkembangan pertempuran.

Seperti game RPG biasanya, karakter tokoh memiliki karakter kemampuannya masing-masing. Hm, kalau di Doom & Destiny ini, keempat sahabat ini memiliki karakter ninja, pirate, warrior, dan magus (penyihir). Nggak tahu juga kenapa memilih menamainya seperti itu. Karakter tersebut berpengaruh pada kemampuan masing-masing tokoh, seperti strength atau charisma. Yang juga berpengaruh pada jumlah health, mana, atau kemungkinan critical hit saat menyerang.

Kalau ditanya apa yang paling menarik dari game ini, saya akan menjawab banyak yang lucu di Doom & Destiny. Humor yang bagus misalnya, waktu kita melawan sekelompok batu (rolling stones). Saat mereka menyerang dengan sihir, akan muncul balon kata-kata: “I can get no satisfaction!” (salah satu judul lagu band The Rolling Stones). Atau waktu kita masuk ke sebuah rumah. Biasanya, kita akan bongkar-bongkar peti, lemari, dll untuk mencari barang yang bisa diambil. Nah, kalau kita bertemu ibu-ibu yang tinggal di sana, ia akan bilang: “Feel free to steal from my house”.

Jangan protes soal tampilannya. Karena game ini memang diniatkan untuk berkesan jadul. Ehm, ini juga termasuk sebuah humor untuk game Nintendo klasik.

Menurut saya, game ini menyenangkan. Asik untuk dimainkan jangka panjang. Selain humor yang oke, sistem game yang kompleks (peta, pengaturan karakter, strategi) di Doom & Destiny ini patut diacungi jempol. Ada juga panduan permainan, dan beberapa slot untuk save game. Semua kelengkapan itulah yang membuat game ini menuai banyak pujian.

Ada satu hal yang mengganggu saya. Tapi ini penilaian pribadi. Di Lumia 920 saya, game ini tampil di posisi ponsel dengan tombol Windows di sebelah kiri. Saya terbiasa main dengan posisi tombol Windows di sebelah kanan. Karena tombol Windows berdekatan dengan tombol virtual navigasi, maka seringkali suka tidak sengaja tertekan, dan tiba-tiba kembali ke start screen. Saya sudah mencoba autorotate di on, tapi tetap tidak berubah. Padahal game lain seperti Asphalt 8 bisa berputar menyesuaikan.

Anyway, karena game Final Fantasy belum tersedia di region Indonesia, kita bisa memainkan dulu game ini. Game ini bisa dibeli dengan harga Rp25.820,- di Windows Phone Store. Asiknya, game ini duma sebesar 87 MB, dan bekerja di Windows Phone 7.x dan Windows Phone 8. Oya, game lain yang mirip game ini adalah Beneath The Well, buatan Own Games.

    %d blogger menyukai ini: