Epic Games Bikin Aplikasi RealityScan: Buat Model 3D dari Foto Ponsel

Indri Penulis

Epic Games memamerkan aplikasi bikinan mereka “RealityScan.” Aplikasi ini memungkinkan kamu bikin model 3D dari foto smartphone.

Dalam pengumumannya, Epic Games mengatakan kalau RealityScan saat ini belum dirilis secara resmi. RealityScan baru tersebut dalam versi beta, dan untuk sementara baru bisa dinikmati oleh 10.000 pengguna lewat platform TestFlight Apple.

Untuk memperjelas cara kerja dari aplikasi RealityScan, Epic Games turut mengunggah video yang mendemonstrasikan pemakaian RealityScan.

Bisa kamu lihat dalam video di atas, terlihat seseorang yang sedang memindai kursi cokelat menggunakan kamera ponsel iPhone. Pemindaian dilakukan dengan cara mengambil bidikan satu per satu, atau dengan menahan tombol kamera sambil berputar mengitari objek yang dipindai.

Kalau pakai metode yang pertama, Epic Games menyarankan agar pengguna mengambil setidaknya 20 bidikan foto yang diambil dari sudut berbeda. Tujuannya supaya hasil yang didapatkan lebih sempurna.

Lanjut kalau proses pemindaian objek sudah selesai, pengguna bisa mengirimkan model untuk diunggah ke Sketchfab (platform pemodelan 3D). Setelah menunggu beberapa menit, hasil pemindaian akan keluar berupa model 3D.

Dilihat dari hasil pemindaian yang ada pada video demo di atas, model 3D yang keluar terlihat identik dengan objek yang sebelumnya dipindai dan hasilnya sangat halus.

Sayangnya, hal tersebut nggak terjadi buat salah satu penulis situs The Verge. Joy Peters, nama penulis tersebut, baru-baru ini coba memakai aplikasi RealityScan untuk membuat model 3D pada kursi kantor dan botol air mineral miliknya. Namun hasil yang ia dapatkan justru nggak sesuai ekspektasi.

Sayangnya, dua pindaian terpisah yang saya ambil dari kursi meja saya tidak sebagus kursi yang ditampilkan Epic dalam video pemasarannya,” tulis Joy Peters.

Saya bersumpah, kursi saya tidak memiliki lubang besar di tengah seperti ini,” tulis Joy Peters untuk penjelasan gambar di atas.
Hm.. Sebenarnya saya memang berharap kursi saya bisa melayang sih,” lanjut Joy Peters (agak sedikit nyindir aplikasinya sih kayaknya).

Lanjut ke hasil pemindaian botol air mineral. Hasilnya juga nggak sesuai dengan ekspektasi. Model 3D botol air mineral justru terlihat seperti bekas plastik gosong dengan bentuk abstrak.

Hasil dari RealityScan saya mungkin lebih terlihat seperti seni abstrak daripada model 3D. Mungkin ada beberapa asalan kenapa mereka tidak sesuai dengan standar. Mungkin kamera iPhone 12 mini saya tidak cukup bagus. Mungkin saya tidak berada di ruangan yang cukup terang, saya tidak mengambil cukup pemindaian, atau mungkin saya tidak mendapatkan sudut yang benar,” tulis Joy Peters.

Gimana menurutmu? Kalau menurut saya masuk akal sih. Bisa jadi hasilnya nggak sesuai ekspektasi karena proses pemindaian belum sempurna 100%. Selain itu, RealityScan juga masih dalam tahap beta. Siapa tahu setelah tahap uji coba ini berakhir, Epic bakal lebih menyempurnakan aplikasinya itu.

Terlepas dari itu semua, RealityScan sebenarnya bisa menjanjikan banyak hal lho. Pasalnya dia bisa menjadi alat yang sangat berguna untuk membuat model 3D dengan cepat hanya lewat kamera smartphone.

Pertanyaannya, kapan aplikasi RealityScan rilis? Epic Games berjanji kalau mereka akan merilis aplikasi RealityScan untuk pengguna iOS terlebih dulu pada musim semi tahun ini. Sedangkan peluncuran untuk perangkat Android dilakukan akhir tahun 2022.

    %d blogger menyukai ini: