Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

5 Fakta Tren Traveling Orang Indonesia Menurut Riset Google 2018

Indri Penulis

Mendengar kata liburan, tentu akan membuat orang ingin melakukannya. Sebab liburan merupakan sebuah kegiatan yang dapat menyejukkan pikiran.

Liburan dapat dilakukan secara sendiri maupun bersama orang lain. Kegiatan liburan memang selalu diidam-idamkan setiap orang, terlebih untuk melepas suntuk dari rutinitas yang padat.

popculture.id

Menjelang akhir tahun 2018, tentu kalian perlu mengetahui beberapa tren perjalanan wisata yang sedang populer saat ini.

Oleh sebab itu saat ini Google Indonesia yang bekerja sama dengan Traveloka, salah satu aplikasi pendamping perjalanan, telah mengungkap 5 fakta tren travelling orang Indonesia selama tahun 2018.

Hal tersebut diungkapkan dalam acara yang berlangsung di Jakarta (9/10), Google Indonesia dengan Traveloka mengungkap beberapa tren traveling orang Indonesia.

Riset ini berdasarkan penelusuran pada platform Google Search dan YouTube. Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh Jason Tedjakusuma.

Jadon Tedjakusuma merupakan Head of Communications Google Indonesia. Masih ada pula Zulfi Rahardian, yang merupakan Industry Manager Google Indonesia dan Kurnia Rosyada, VP Marketing Traveloka.

Kegiatan tersebut mengungkapkan beberapa fakta tren traveling orang Indonesia yang tengah populer. Berikut beberapa tren traveling orang Indonesia tahun 2018 menurut riset Google:

Sumber Gambar : McDaniel College Budapest

Tidak Hanya Orang Kota Besar yang Butuh Liburan

Sebenarnya tidak hanya penghuni kota besar di Jakarta atau Surabaya yang butuh liburan. Namun banyak penduduk kota kecil di Indonesia juga butuh liburan.

Tren perjalanan liburan di kota sekunder 48% tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kota besar yang hanya 18%. Sejumlah kota ini diantaranya Padang, Pekanbaru, Balikpapan, Surakarta hingga Kuta,” tutur Zulfi.

Destinasi Luar Negeri Jadi Pilihan Favorit

Mungkin perjalanan favorit di dalam negeri akan berkisar Pulau Jawa dan Bali. Namun berdasarkan penelusuran, sejumlah daerah seperti Malang, Sumba, Labuan Bajo juga mempunyai sejumlah destinasi wisata favorit.

Sementara itu untuk penelusuran luar negeri, Tokyo mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2018.

Hal tersebut disebabkan oleh kemudahan melakukan perjalanan ke Jepang. Untuk ke Jepang, wisatawan bisa mendapat bebas visa berbekal e-passport serta tiket pesawat.

Bukan hanya itu saja, perjalanan ke Jepang juga relatif lebih murah dan mudah dijangkau. Itulah yang menyebabkan banyak orang gemar ke Jepang.

[irp posts=”44294″ name=”Ingin Travelling Minimalis? Perangkat Ini Sangat Mendukung”]

Konten Pendukung Sangat Dibutuhkan

Agar akomodasi lebih mudah, maka dibutuhkan berbagai konten pendukung. Semua hal itu tidak dapat ditempatkan dalam sebuah mesin pencari Google.

Salah satu aplikasi yang dapat membantu akomodasi selama liburan adalah Traveloka. Aplikasi tersebut dapat menghadirkan berbagai fitur, yang dapat membantu orang Indonesia saat berlibur.

Saat ini Traveloka juga memberikan banyak info mengenai tips dan destinasi wisata pilihan, yang pernah diberikan lewat aplikasi. Ada pula fitur ‘Isi Schedule’ yang saat ini hanya tersedia dalam aplikasi, untuk membentu perencanaan pengguna,” jelas Kurnia.

Semua Terencana Secara Mobile

Sebelum melakukan perjalanan, mayoritas orang akan melakukan perencanaan matang menggunakan smartphone.

Hal ini berarti, semua dilakukan dengan smartphone. Bahkan lebih dari 96% orang beranggapan, bahwa penelusuran Google Search sangat membantu ketika liburan.

Selain itu, ditambah lagi dengan konten video di YouTube. Hal tersebut bisa meyakinkan 87% orang dalam memberi kesan positif terhadap tempat tujuan.

Suka Booking Dadakan

Berdasarkan riset Google, mayoritas orang Indonesia butuh sampai 13 hari, sebelum mereka memastikan kamar hotel yang akan dipesan.

Walaupun jangka waktu tersebut cukup lama, namun ada pula wisatawan yang baru memesan kamar menjelang detik akhir liburan.

Itulah beberapa riset dari Google Indonesia, mengenai tren traveling orang Indonesia tahun 2018.

    %d blogger menyukai ini: