10 Film Anime Terbaik Selain Buatan Studio Ghibli

your name, salah satu film anime terbaik

Ketika bicara soal film anime, nama Studio Ghibli sering disebut. Namun kali ini saya mau melihat sisi yang berbeda. Saya mau mendaftar film anime terbaik yang bukan buatan Studio Ghibli.

Terus terang, saya agak kewalahan saat harus memilih film anime terbaik ini. Bukan apa-apa, banyak sekali film anime beredar. Yang bagus pun tidak sedikit. Lalu, jujur saja, saya sudah agak lupa isi cerita beberapa film anime lama.

Baiklah, saya coba mengingat dan mendaftarnya sejauh kemampuan saya. Inilah film anime terbaik selain buatan Studio Ghibli versi saya, disusun berdasar alfabet.


Baca juga: 7 Film Terbaik Studio Ghibli yang Wajib Ditonton


5 Centimeters Per Second (2007)

5 Centimeters Per Second atau¬†ByŇćsoku Go Senchimńďtoru merupakan sebuah film drama romantis yang melankolis. Film ini dibuat oleh Makoto Shinkai, yang sering disebut sebagai “Miyazaki baru” (merujuk pada Hayao Miyazaki, pembuat anime legendaris dari Studio Ghibli).

Film ini¬†bercerita tentang kisah cinta Takaki TŇćno (yang susah move on), dan dibagi dalam tiga segmen berbeda (Cherry Blossom, Cosmonaut, dan 5 Centimeters Per Second) berdasar waktu. Film anime ini mendapat banyak pujian dari seluruh penggemar anime dunia.

A Letter to Momo (2011)

A Letter to Momo atau¬†Momo e no Tegami¬†adalah sebuah film fantasi bertema supranatural atau mitos. Film ini bercerita tentang Momo Miyaura yang ikut ibunya pindah rumah dari Tokyo ke Shiojima. Di sana ia bertemu¬†dengan yŇćkai¬†(jin atau hantu di mitos Jepang). Walau awalnya takut, akhirnya mereka bersahabat dan saling membantu.

Film buatan Hiroyuki Okiura ini punya tema yang cukup mirip dengan My Neighbour Totoro atau Spirited Away. A Letter to Momo ditayangkan pertama kali secara internasional di Toronto International Film Festival. Sejak itu, film ini mendapat banyak pujian.

Akira (1988)

Akira merupakan film fiksi ilmiah buatan Katsuhiro Otomo berdasar manga berjudul sama. Film berkisah tentang pergulatan Kaneda dan Tetsuo. Saat itu, kota Tokyo baru dibangun sebagai Neo Tokyo setelah dihancurkan oleh Akira. Tetsuo memiliki kekuatan ESP mirip Akira, tapi tidak bisa mengontrolnya.

Jalan cerita Akira memang terhitung rumit. Tapi film ini dianggap menjadi salah satu tonggak penting film Anime Jepang. Akira juga disebut sebagai salah satu inspirasi film The Matrix.

Millenium Actress (2001)

Millennium Actress atau Sennen Joyu bercerita tentang proses wawancara dua orang pembuat film dokumenter dengan seorang aktris legendaris. Seiring sang aktris menceritakan pengalamannya, batas antara film dan kenyataan menjadi kabur.

Film buatan Satoshi Kon ini termasuk film yang biasa saja dari segi box office, namun mendapat banyak pujian dari banyak pihak. Seperti film Satoshi Kon lainnya, Perfect Blue memiliki cerita yang kompleks, dan termasuk film anime dewasa.

Paprika (2006)

Paprika juga merupakan film buatan Satoshi Kon. Film bertema fiksi ilmiah ini bercerita tentang riset yang memungkinkan seseorang masuk ke dalam mimpinya. Mirip seperti Millennium Actress, kenyataan dan mimpi kemudian bercampur menjadi satu.

Paprika merupakan film terakhir Satoshi Kon sebelum salah satu legenda anime Jepang ini meninggal dunia di tahun 2010. Film ini ditayangkan pertama kali untuk publik internasional di Venice Film Festival, dan mendapat nominasi untuk penghargaan Golden Lion (Best Film).

Summer Wars (2009)

Summer Wars atau¬†SamńĀ WŇćzu¬†merupakan sebuah film fiksi ilmiah karya Mamoru Hosoda. Film ini bercerita tentang Kenji dan keluarga Jinnouchi (keluarga samurai) yang terlibat di dalam pertempuran melawan Love Machine, sebuah artificial intelligence, di dunia virtual OZ.

Summer Wars adalah film yang unik. Menggabungkan cerita keluarga dan aksi, juga jiwa samurai dan teknologi. Film ini dibuat menyusul kesuksesan The Girl Who Leapt Through Time, dan berhasil memenuhi harapan tersebut.

The Boy and The Beast (2015)

The Boy and The Beast atau¬†Bakemono no Ko¬†juga merupakan karya Mamoru Hosoda. Film ini bercerita tentang Ren yang kabur dari rumah dan bertemu Kumatetsu, calon pewaris¬†JŇętengai¬†(kerajaan hewan). Ren kemudian menjadi murid Kumatetsu dan meninggalkan dunia manusia untuk memberi dukungan.

The Boy and The Beast diputar secara internasional di Toronto International Film Festival. Film ini sukses meraih box office di Jepang, sukses di Amerika, dan mendapat banyak pujian.

The Girl Who Leapt Through Time (2006)

The Girl Who Leapt Through Time atau¬†Toki o Kakeru ShŇćjo¬†merupakan film yang meletakkan Mamoru Hosoda di tengah sorotan pecinta anime dunia. Film ini bercerita tentang Makoto Konno yang bisa melompati waktu dengan bantuan sebuah alat. Saat ia sadar bahwa kemampuannya itu mempengaruhi kondisi sekitar, ia juga sadar bahwa jumlah lompatannya terbatas.

The Girl Who Leapt Through Time merupakan silent hit. Dirilis secara terbatas, namun jadi populer seiring berjalannya waktu. Film ini pun mendapat banyak pujian dan memenangkan banyak penghargaan.

Tokyo Godfather (2003)

Tokyo Godfathers merupakan sebuah film karya Satoshi Kon. Berbeda dengan tema yang disajikan Satoshi Kon biasanya, film ini lebih “sederhana”. Tokyo Godfather¬†bercerita tentang petualangan tiga orang gelandangan yang berusaha menemukan orang tua bayi yang terlantar.

Sekilas, film ini mungkin terkesan biasa saja. Namun, menurut saya, Tokyo Godfather merupakan film drama yang bagus. Film ini juga berhasil mendapat beberapa penghargaan.

Your Name (2016)

Your Name atau Kimi no Na wa adalah sebuah film karya Makoto Shinkai. Film ini bercerita tentang Mitsuha, seorang gadis di daerah pedesaan Jepang, dan Taki, anak laki-laki di Tokyo, yang bertukar tubuh.

Your Name meraih sukses di mana-mana, baik secara box office maupun kritik. Film ini pun sangat populer di internet. Tidak ketinggalan, Your Name meraih nominasi dan penghargaan di berbagai festival film.


Baca juga: 6 Novel Grafis Favorit (Non-Superhero)


Seperti yang sudah saya sebut, cukup sulit menentukan film anime terbaik. Kalau kalian perhatikan, ada beberapa nama yang sering muncul: Satoshi Kon, Makoto Shinkai, dan Mamoru Hosoda. Mereka bertiga saja memiliki film-film yang berkualitas. Belum pembuat anime lain, seperti Katsuhiro Otomo.

Kalau mau menambah sedikit, ada beberapa film anime lain yang layak dipertimbangkan.

  • Children Who Chase Lost Voices /¬†Hoshi o Ou Kodomo (Makoto Shinkai, 2012)
  • Into the Forest of Fireflies‚Äô Light /¬†Hotarubi no Mori e (Takashiro Omori, 2011)
  • Perfect Blue (Satoshi Kon, 1997)
  • Steamboy (Katsuhiro Otomo, 2004)
  • Tekkonkinkreet (Michael Arias, 2006)
  • The Garden of Words¬†/ Kotonoha no Niwa (Makoto Shinkai, 2013)
  • The Place Promised in Our Early Days /¬†Kumo no MukŇć, Yakusoku no Basho (Makoto Shinkai, 2004)
  • Wolf Children /¬†ŇĆkami Kodomo no Ame to Yuki (Mamoru Hosoda, 2012)

Yah, saya pikir sementara itu dulu untuk daftar film anime terbaik. Kalau ada yang punya referensi lain, silakan urun pendapat. Jangan malu-malu.

(Juru tulis dan desain)

Hobi nonton film dan baca buku. Punya kekuatan super: doyan nongkrong dan ngobrol.