First Media Siap Dukung Turnamen eSports di Indonesia

PT Link Net Tbk, melalui anak perusahaannya First Media, mengumumkan akan menjadi sponsor dan Official Internet Provider di berbagai turnamen eSport yang ada di Indonesia. First Media akan menjalin kerjasama dengan pemerintah maupun berbagai penyelenggara turnamen lainnya.

Perkembangan eSport di Indonesia

Marlo Budiman, selaku Officer PT Link Net Tbk, mengatakan bahwa dukungan yang dilakukan First Media ini merupakan bentuk kontribusi positif bagi perkembangan ekosistem eSport di Indonesia.

Hal ini disebabkan karena eSport semakin maju. Sehingga dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar eSport terus tumbuh dan dapat memfasilitasi generasi milenial untuk semakin berkembang.

Hasil data penelitian beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa 40,7 persen generasi milenial telah mengunduh game di smartphone milik mereka. Oleh sebab itulah kolaborasi ini dibuat. Agar eSport tidak hanya dapat menghasil prestasi, namun juga dapat menghasilkan dari segi ekonomi.

Kontribusi First Media

First Media berjanji akan memberikan koneksi internet yang cepat dan stabil. Selain itu, First Media juga telah menyediakan produk khusus bagi para penggemar game, yaitu Game Xpert.

Sumber Gambar : Liputan6.com

Dengan adanya paket tersebut, para penggemar game akan mendapatkan koneksi utama khusus ke rekan publisher game. Seperti Garena, Megaxus dan Gravindo. Hal ini demi mendapatkan latency yang jauh lebih baik serta upload speed yang tentunya lebih cepat.

Turnamen eSport Yang Berlangsung

Acara Piala Presiden eSport yang di sponsori oleh First Media ini telah diselenggarakan pada tanggal 30-31 Maret 2019 kemarin. Acara besar ini dihadiri sebanyak 3.527 pendaftar dan 16 tim eSport regional terbaik. Mereka memperebutkan Piala Presiden eSport pertama yang ada di Indonesia.

Dalam waktu yang bersamaan, First Media juga menjadi sponsor di Turnamen PUBG Mobile di Batam dan First Battle Competition di Bandung. Dilanjutkan pada bulan April dalam event bernama Gaming Experience.

Sumber Gambar : mobilelegends.gcube.id

Sisi Ekonomi Masih Tertinggal

Penetrasi pengguna game kompetitif yang ada Indonesia berdasarkan data Statista 2019 diperkirakan mencapai 8.7 persen pada 2019. Jumlah ini diperkirakan mencapai 12.4 persen pada 2023. Hal ini menunjukan bahwa perkembangan eSport memang semakin pesat.

Secara lebih umum, segmen game online memiliki jumlah pengguna yang diperkirakan mencapai 34,6 juta di tahun 2023 nanti. Sedangkan pengguna mobile game mencapai 26,5 persen di tahun 2019. Jumlah yang diharapkan akan meningkat menjadi 36,8 persen pada tahun 2023.

Berbicara masalah pendapatan, memang terdapat perbedaan. pendapatan tertinggi game online berhasil diperoleh Amerika Serikat sebanyak USD 3,547 juta pada tahun 2019. Indonesia hanya mencapai USD 182 juta.

Sumber Gambar : Industry.co.id

Namun untuk game mobile, pendapatan tertinggi dihasilkan di Tiongkok sebesar USD 21,399 juta pada 2019. Sedang Indonesia memperoleh pendapatan sebanyak USD 624 juta.

Demi mendukung pertumbuhan turnamen eSport di Indonesia itulah, First Media menyuguhkan berbagai macam promo menarik untuk para pengunjungnya yang hadir.

Bagi pelanggan yang membeli paket game Xpert selama acara berlangsung, akan mendapatkan diskon 50% selama 12 bulan. Bukan hanya itu saja, pelanggan juga akan mendapatkan voucher game AOV sebesar Rp 75.000 beserta bonus merchandise eksklusif.