3 Fitur Android Jadul yang Masih Bertahan

Sistem operasi Android memang sudah terkenal dimana-mana, dan hampir sebagian smartphone menggunakan sistem Android ini.

Andorid sendiri memang sudah dirilis sejak beberapa tahun silam, yaitu pertama kali dirlis secara komersial pada tanggal 23 September 2008 yang lalu.

Debut pertama kalinya sistem operasi Android ini di terapkan pada smartphone HTC Dream, yaitu sebuah smartphone layar sentuh dan masih dikombinasikan dengan keyboard fisik slide-out.

Dan yang menjadi sistem operasi Android pertama kali adalah Andorid seri 1.0, namun fitur dari Android ini semakin hilang dari tahun ke tahun.

Namun ternyata masih ada beberapa fitur umum yang masih diterapkan hingga saat ini. Bahkan Andorid yang terbaru pun yaitu Andorid 9.0 Pie masih menerapkan beberapa fitur dari Andorid 1.0.

Mungkin kalian tak percaya, masa sih fitur Andorid jadul ini masih diterapkan hingga sekarang? Untuk menjawab rasa penasaran kalian, ini dia beberapa fitur Android 1.0 yang masih bertahan hingga sekarang.

Langsung saja simak ulasannya dibawah ini,

Android Market (Sekarang Google Play)

Sumber Gambar : AndroidGuys

Dan yang pertama dan paling bisa mempertahankan ke populerannya adalah fitur aneka toko aplikasi ini, yaitu Andorid Market. Namun seiring berjalannya waktu nama Andorid Market ini diubah menjadi Google Play Store.

Dan nampaknya Google Play Store ini mulai ada di beberapa sistem operasi lain seperti iOS dan Windows. Di iOS sendiri, toko aplikasi ini disebut dengan App Store, sedangkan pada Windows disebut dengan Microsoft Store.

Pada awalnya Android Market ini hanya menyediakan 13 aplikasi untuk diunduh secara gratis, namun setelah diakuisisi oleh Google akhirnya aplikasi yang ada pada Android ini meningkat sangat signifikan hingga kurang lebih terdapat 200 aplikasi.

Dan pergantian nama menjadi Google Store baru terjadi setelah 4 tahun kedepan, yaitu tepatnya pada tahun 2012.

Pada saat itu, Google tengah menggabungkan Android Market dengan Google Music dan Google e-Bookstore.

Dan kesimpulannya, semua hal yang ada pada Google Play Store saat ini adalah di dasarkan pada fungsionalitas dari Android Market di masa lalu.

Sinkronisasi

Sumber Gambar : globalreutersinc.com

Yang kedua adalah fitur Sinkronisasi yang masih ada sampai sekarang. Pada Android 1.0 beberapa aplikasi memang sudah memuat fitur sinkronisasi ini.

Seperti Google Contact, Gmail, dan juga Google Calendar. Contoh halnya jika kamu membuat sebuah acara di Google Calender versi Andorid 1.0 ini, maka secara otomatis acara tersebut akan disinkronkan dengan Google Calender berbasis Web.

Mungkin fitur sinkronisasi ini seperti hal kecil yang tidak begitu penting, namun ternyata fitur sinkronisasi ini merupakan dasar dari aplikasi smartphone modern, maka dari itu fitur ini masih selalu digunakan untuk versi-versi Android selanjutnya.

SMS dan MMS

Sumber Gambar : Dreamstime.com

Mungkin untuk sekarang, fitur SMS dan MMS ini sudah jarang digunakan kebanyakan orang, pasalnya sudah ada aplikasi chat lain yang lebih mudah dan lebih hemat.

Namun siapa yang menyangka bahwa fitur SMS dan MMS ini merupakan salah satu fitur awal yang dihadirkan pada Android 1.0 pada kala itu.

Pada saat itu Android memang menang telak atas iOS, karena iOS pada saat itu belum memiliki fitur MMS dikarenakan minimnya dukungan teknologi.

Meskipun di era digital yang semakin canggih ini, SMS dan MMS sudah jarang digunakan, namun kehadirannya masih ada sampai sekarang. Bahkan tak pernah dihilangkan walaupun sudah banyak fitur aplikasi lain yang lebih canggih.