AWAS! Inilah Folder dan File Default Windows yang Tidak Boleh Dihapus

Hati-hati! Ada folder dan file default Windows yang tidak boleh dihapus. Kalau dihapus, Windows kalian dipastikan akan error.

Windows punya ribuan file tersembunyi. Saking banyaknya, biasanya file-file ini memakan banyak ruang di komputer. Tapi dengan sedikit pencarian, kalian bisa menemukan cache Windows dan menghapusnya.

Tapi hati-hati, sebab ada beberapa file dan folder default yang β€˜tidak boleh dihapus.’ Jika dihapus akan menimbulkan masalah serius. Seperti ketidakstabilan sistem, hilangnya data, dan konsekuensi mengerikan lainnya.

Supaya tidak salah hapus, saya akan bahas file dan folder Windows yang tidak boleh kalian sentuh. Mari langsung saja lihat daftarnya berikut ini.

File dan Folder Windows yang Tidak Boleh Dihapus

Program Files dan Program Files (X86)

Setiap kali menginstal apliksi di komputer, kalian biasanya membuka file EXE dan menjalankan proses instalasi. Nah selama proses ini, aplikasi akan membuat entri untuk dirinya sendiri di folder Program Files.

Letak Folder Program Files & Program Files (x86)

Kalau kalian memakai Windows versi 32-bit, kalian hanya akan memiliki satu folder Program Files. Tapi jika pakai Windows 64-bit, kalian akan melihat folder tambahan Program Files (X86).

Jika kedua folder itu dibuka, kalian akan melihat banyak folder di dalamnya. Nah, folder-folder ini berisi sebagian program yang telah kalian instal.

Kalau ingin menghapus aplikasi, cara paling tepat adalah melalui β€˜Settings > Apps > Apps & Features.’ Menghapus folder aplikasi dari Program Files atau Program Files (X86) bukan cara bagus. Karena penghapusan ini tidak bersih, alias masih meninggalkan sampah di tempat lain.

System32

Folder System32 menampung ratusan file DDL dan program sistem penting supaya komputer bisa berjalan baik. Seperti program untuk menangani suara PC, file boot Windows, file untuk font Windows, dll.

Memang sih, jarang ada orang yang mengunjungi folder ini. Tapi ada lho, sebagian orang yang menganggap folder ini sumber virus lalu menghapusnya. Hm, jangan ditiru ya. Kalau tidak mau komputer kalian mengalami error fatal.

Page File

Sumber Gambar : Makeusof

File ini terletak di β€˜C:\pagefile.sys.’ Jika RAM komputer kalian mulai penuh, Windows akan menggunakan Page File. Ini adalah bagian khusus dari HDD yang berfungsi seperti RAM cadangan.

Sama seperti RAM asli, Page File akan sementara waktu bertanggung jawab menahan aplikasi yang terbuka. Misal saat kalian membuka Microsoft Word, akses cepat aplikasi akan ditempatkan dalam Page File.

Sebagian orang biasanya tergoda menonaktifkan Page File untuk menghemat ruang. Tapi itu bukan ide bagus. Karena saat RAM asli penuh, aplikasi yang kalian buka bisa-bisa bakal macet karena tidak ada RAM cadangan.

D3DSCache

Baru pertama kali ini mendengar D3DSCache? Jadi ini adalah folder yang berisi informasi cache untuk API Direct3D Microsoft. Bisa dibilang, D3DSCache adalah bagian dari DirectX.

DirectX sendiri dipakai untuk mengatur tampilan grafik dalam game atau perangkat lunak lain. Kalau tidak ada masalah apa pun, saya sarankan untuk tidak mengutak-atik file ini. Tapi jika tampilan grafik game kalian macet, tidak ada salahnya untuk membersihkan cache di folder ini.

System Volume Information

Ini adalah folder yang terletak di β€˜C:\System Volume Information.’ Folder ini menyimpan berbagai fungsi penting Windows. Kalau kalian mencoba membukanya, Windows akan menampilkan pesan β€˜Access Denied.’

Sumber Gambar : Makeusof

Di sisi lain, folder ini juga berisi System Restore atau Pemulihan Sistem. Sistem ini dibuat agar kalian bisa mengembalikan file atau folder yang telah dihapus sebelumnya.

Selain System Restore, folder ini juga menyimpan data yang dipakai Windows untuk mengindeks drive. Tanpa ini, penelurusan program akan memakan waktu sangat lama. Folder ini juga berisi layanan Volume Shadow Copy yang diperlukan untuk backup file.

%d blogger menyukai ini: