Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner

Inilah 5 Game Terburuk yang Rilis di Tahun 2021 Versi Metacritic

Indri Penulis

Ada banyak game yang rilis di tahun 2021. Tapi apa saja game terburuk di tahun 2021? Kamu bisa lihat daftarnya dalam artikel ini.

Tahun 2021 akan berakhir dalam beberapa hari lagi. Selama setahun ini, industri game banyak diwarnai kejadian-kejadian unik. Ada game yang telah lama dinanti, akhirnya rilis di tahun ini, dan hasilnya benar-benar memuaskan.

Namun di sisi lain, ketika ada yang bagus, pasti selalu ada yang buruk juga. Tahun 2021 ini juga nggak lepas dari rilisan game dengan kualitas ‘super mengecewakan.’ Bahkan saking mengecewakannya, para kritikus sampai kompak memberikan skor buruk ke gamegame tersebut.

Baru-baru ini, situs agregator skor untuk media hiburan, Metacritic, telah mengumpulkan beberapa game dengan rating terburuk di tahun 2021. Nggak perlu panjang lebar lagi, inilah 5 game ‘paling buruk’ di tahun 2021 versi Metacritic.

eFootball 2022 (Skor 25)

Pecinta game sepak bola pasti sangat familiar dengan eFootball 2022. Game yang rilis tahun 2021 ini, sebelumnya bernama PES (Pro Evolution Soccer). Tapi entah karena apa, Konami tiba-tiba mengubah nama game-nya itu menjadi eFootball.

Sumber : Selular

Sayangnya pembuka brand baru ini justru sama sekali nggak berjalan mulus. Bahkan di hari pertama rilisnya, eFootball seketika menjadi bahan tertawaan di jagat media sosial.

Pasalnya efek animasi yang ditampilkan game ini benar-benar ‘aneh.’ Contohnya ada gaya berlari salah satu pemain yang mirip Naruto, wajah Lionel Messi dan pemain lainnya jadi ambur-adul, pemain yang tiba-tiba ditelan tanah, dll. Selain itu kualitas gameplay yang disajikan game ini juga rendah.

Dari semua keanehan di atas, makanya nggak heran kalau eFootball 2022 dinobatkan sebagai ‘game paling buruk di tahun 2021’ oleh Metacritic. Nggak cuma itu, eFootball 2022 juga dinobatkan Steam sebagai game dengan review terburuk sepanjang masa!

Balan Wonderworld (Skor 36)

Buat yang masih asing dengan game ini, jadi Balan Wonderworld adalah game besutan Square Enix. Sayangnya walau dibuat oleh developer veteran, nyatanya hal tersebut tidak selalu menjamin game yang dibuat akan selalu bagus.

Sumber : Wccftech

Lalu apa masalah yang ada di Balan Wonderland? Cukup banyak. Mulai dari kesalahan teknis sampai desain. Game ini juga penuh bug, visualnya sering dicap aneh oleh gamer, gameplay-nya juga lebih mementingkan kuantitas ketimbang kualitas, dll.

Werewolf: The Apocalypse – Earthblood (Skor 42)

Game ini dibikin oleh studio asal Prancis, Hailing. Mereka adalah studio yang berpengalaman dalam membuat gamegame esport. Makanya saat tiba-tiba mereka merilis game RPG Werewolf: The Apocalypse – Earthblood, kualitasnya benar-benar dipertanyakan.

Sumber : DevianArt

Hasilnya bahkan sesuai ekspektasi. Werewolf: The Apocalypse – Earthblood menjadi game yang jauh dari kata sempurna. Game ini menyajikan animasi super kaku, gameplay yang outdated, visual nggak mengesankan, misi repetitif, dll.

Taxi Chaos

Buat kamu yang pernah main game Sega – Crazy Taxi, pasti bakal sepakat kalau Taxi Chaos coba meniru gameplay dari Sega Crazy Taxi.

Sumber : MAZAVS

Memang sih, game ini harganya nggak terlalu mahal. Tapi mayoritas gamer yang memainkan game ini justru memprotes harga yang dibanderol. Harga tersebut dinilai ‘kemahalan’ karena gameplay yang disajikan Taxi Chaos nggak original, nggak menarik dan terlalu simplistik.

Of Bird and Cage

Sebenarnya alur cerita dari game ini lumayan keren. Game ini dibuat dengan tujuan untuk memperlihatkan kisah tentang maskulinitas toxic dan juga pengaruh buruk adiksi narkoba terhadap perilaku seseorang.

Sumbeer : Gamepressure

Sayangnya di balik pesan moral yang terdengar positif itu, semua hal yang ada dalam permainan ini terkesan ‘setengah matang.’ Kritikus bahkan menyebut Of Bird and Cage nggak lebih dari ‘musik video yang dibuat 2 jam, dan sesekali bisa diinteraksi.’

    %d blogger menyukai ini: