Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Google Fit Perkenalkan Program Kesehatan Baru di 2019

Indri Penulis

Bila berbicara mengenai kesehatan, maka topik yang dibahas tentu tidak akan ada habisnya. Sebab kesehatan mencakup banyak hal.

Mungkin sebelum kemajuan teknologi, orang-orang masih minim pengetahuan tentang kesehatan. Namun berbeda dengan saat ini, dimana untuk informasi seputar kesehatan bisa didapatkan dari mana saja.

popculture.id

Kini kita bisa mengakses informasi kesehatan di website, maupun mengunduh aplikasi kesehatan di smartphone.

Google yang merupakan perusahaan teknologi terkemuka, tidak mau kalah dalam urusan kesehatan. Hal ini terbukti dari peluncuran sebuah aplikasi kesehatan oleh mereka.

Beberapa tahun yang lalu, Google merilis aplikasi kesehatan yang diberi nama Google Fit. Aplikasi tersebut berperan sebagai gudang penyimpan data aktivitas dari pengguna.

Data aktivitas ini kemudian direkam melalui perangkat Android, maupun aplikasi yang menggunakan SDK Google Fit.

Sebelumnya, Google Fit telah diperkenalkan Google dalam konferensi pengembang aplikasi Google I/O, di San Francisco, California, Amerika Serikat, bulan Juli lalu.

Aplikasi kesehatan ini dipisah dalam versi wearable, untuk semua perangkat Android. Google Fit menyediakan cara melihat data aktivitas serta kesehatan pengguna dalam satu interface yang terpusat.

Sensor yang ada dalam perangkat Android digunakan untuk mencatat kegiatan. Misalnya kegiatan ketika pengguna berjalan, olahraga lari, atau kegiatan lain.

Pengguna dapat memasukkan data secara manual, misal seperti aktivitas olahraga, tinggi serta berat badan, dll.

Informasi denyut jantung dari perangkat lain yang kompatibel seperti smartwatch Android Wear, bisa juga disalurkan ke aplikasi Google Fit.

Sumber Gambar : Engadget

Google Fit bisa dikatakan sebagai pesaing aplikasi serupa besutan Apple, yaitu Apple Health. Namun Google Fit menawarkan tampilan yang lebih sederhana dan mudah digunakan.

Sejak dirilis tahun 2014 silam, Google Fit selalu melakukan pembaharuan terhadap aplikasi. Dan untuk tahun 2019, Google Fit juga akan melakukan hal serupa.

Fitur terbaru dari Google Fit bisa membantu pengguna yang ingin membentuk tubuh ideal. Aplikasi ini memberikan program kesehatan berupa tantangan aktivitas fisik setiap bulan.

Hal ini tentu disambut banyak orang. Sebab selama ini mereka harus mengunduh aplikasi terpisah, bila ingin mendapat panduan mendapat tubuh ideal.

Dengan fitur terbaru yang akan diluncurkan Google tahun depan, maka kini cukup dengan satu aplikasi saja, pengguna sudah bisa merasakan banyak manfaat.

Google sendiri telah mengumumkan bahwa tahun 2019 nanti, mereka akan membantu pengguna untuk tetap bugar.

Setiap tantangan yang berlangsung selama 30 hari, dan pengguna bisa masuk serta bergabung kapan pun mereka mau.

Google Fit mempunyai aturannya sendiri. Dengan begitu, aturan yang diberlakukan akan bervariasi setiap bulannya. Hal ini bertujuan agar kegiatan yang dilakukan tidak membosankan.

Ide dasar dari progam tersebut adalah, pengguna perlu harus melakukan berbagai kegiatan untuk bisa menghasilkan ‘poin jantung’, yang bisa didapatkan selama sebulan.

Sementara itu dalam keterangan resminya, Google mengajak pengguna agar menyiapkan resolusi tahun baru, untuk dijalankan pada tahun depan.

[irp posts=”53847″ name=”5 Aplikasi Kesehatan Android Pilihan”]

Januari semakin dekat dan itu berarti sudah hampir waktunya untuk resolusi Tahun Baru, meskipun sebagian besar orang tampaknya mengabaikannya sekitar satu minggu hingga tahun baru,” tulis pihak Google.

Selama ini Google memang terlihat cukup aktif dalam dunia kesehatan. Sebab sebelumnya mereka juga sempat meluncurkan Artificial Intelligent (AI), dan berhasil menjadi tren di industri teknologi masa kini.

Setelah AI diciptakan oleh Google, baru kemudian perusahaan lain mencoba mengembangkannya. Sementara ini, Google masih melakukan pendalaman AI sebagai alat pendeteksi kanker payudara.

Dan beberapa waktu lalu, Google sempat mengklaim bahwa AI milik mereka bisa mendeteksi kanker payudara dengan akurasi mencapai 99%.

Hal tersebut disampaikan Google pada Senin (15/10). Google juga menyampaikan kerjasama mereka dengan peneliti di Pusat Medis Angkatan Laut San Diego, Amerika Serikat.

Download

    %d blogger menyukai ini: