Google Maps Uji Coba Fitur Live View AR yang Lebih Cepat

Indri Penulis

GooGoogle Maps baru-baru tengah menguji coba fitur Live View AR. Uji coba ini dilakukan agar fitur Live View bisa bekerja dengan lebih cepat.

Google Maps sekarang telah berusia 15 tahun setelah diluncurkan. Untuk merayakan ulang tahunnya, Google menghadirkan pembaruan besar-besaran, salah satunya menghadirkan fitur pemindai makanan dari Google Lens.

Masih ada satu lagi pembaruan yang dihadirkan Google Maps, yakni pembaruan tentang Live View. Live View sendiri adalah fitur AR yang memungkinkan kalian melihat lokasi secara real-time.

Lalu apa saja kemampuan baru yang dimiliki fitur Live View AR di Google Maps sekarang ini? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Fitur Live View AR Google Maps Jadi Lebih Cepat

Dikutip dari 9to5Google, Google Maps telah mulai menguji coba fitur baru di Live View. Sekarang, pengguna akan mendapat akses lebih cepat ke navigasi AR.

Saat ini untuk mengakses Live View di Maps, kalian harus berjalan terlebih dulu. Setelah itu, tekan tombol Live View untuk membuka UI berbasis kamera.

Seperti yang bisa kalian lihat dari gambar di bawah ini, Live View FAB muncul setelah kalian mencari lokasi di Google Maps. Kalau kalian ketuk tombol itu, Maps akan menampilkan tampilan kamera.

Sumber Gambar : XDA-Developers

Nah, tampilan ini akan menunjukkan ‘seberapa jauh dan ke arah mana’ kalian harus berjalan. Di tampilan itu, akan ada panah yang meminta kalian untuk bergerak sampai ke tujuan akhir.

Pas akan sampai ke tujuan, kalian bisa lihat ada pin mengambang di atas lokasi tujuan. Pin ini menandakan tempat tujuan kalian.

Setelah kalian sampai di tempat tujuan, Maps akan memunculkan sebuah kartu di bagian bawah. Kartu ini bisa kalian pakai untuk mendapatkan panduan navigasi AR.

Meningkatkan performa Live View sepertinya adalah strategi Google yang bagus. Karena fitur ini dapat mendorong orang untuk lebih banyak memakai fitur Google Maps.

Sayangnya fitur ini tidak bisa dicoba semua orang. Live View baru tersedia dalam versi beta. Itu pun hanya bisa dicoba segelintir orang saja.

    %d blogger menyukai ini: