Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Game Over! Google Tutup Google Stadia dan Balikin Uang Semua Pelanggan

Indri Penulis

Google umumkan bakal tutup layanan Google Stadia. Sebagai gantinya, Google janji bakal kembalikan semua uang pelanggan Google Stadia.

Penutupan layanan Google Stadia akan dilakukan Google per tanggal 18 Januari 2023. Sebelum tanggal itu, pemain masih bisa mengakses semua perpustakaan game yang ada di Google Stadia mereka. Tapi nanti saat tanggal jatuh tempo, pelanggan bakal kehilangan akses ke semua judul game.

Pertanyaannya apakah setelah layanan Google Stadia tutup, kontroler Stadia masih berfungsi? Menurut pengumuman resmi Google, kontroler Stadia masih tetap bisa dipakai. Stadia akan tetap berfungsi sebagai kontroler berkabel untuk game PC non-Stadia.

Buatmu pelanggan Google Stadia, nggak perlu khawatir. Wakil Presiden Google dan Manajer Umum Stadia, Phil Harrison, mengonfirmasi bahwa:

Google akan mengembalikan dana semua pembelian perangkat keras Stadia yang dilakukan melalui Google Store. Juga semua pembelian game dan konten tambahan yang dilakukan lewat toko Stadia.”

Lebih lanjut, Google memperkirakan seluruh pengembalian dana akan selesai pada pertengahan Januari. Jadi dipastikan di bulan Februari, tidak ada satu pun dana pembelian Google Stadia yang masih ada di tangan Google.

Untuk sementara ini Google masih belum merinci bagaimana mekanisme pelanggan agar bisa mendapatkan uang mereka. Tapi Google berjanji kalau mereka akan merilis informasi terkait mekanisme pengembalian dana dalam beberapa minggu mendatang.

Di sisi lain, banyak orang penasaran kenapa Google Stadia akhirnya ditutup. Padahal di tahun 2022 ini, Google cukup rajin menambahkan fitur dan judul game baru ke dalam perpustakaan Stadia.

Google Stadia rilis pada tanggal 19 November 2019. Saat pertama kali dirilis, layanan cloud gaming ini langsung mengahadapi awal yang sulit. Bagaimana tidak, Google Stadia hadir tanpa banyak fitur menarik seperti yang dijanjikan Google dalam promosinya.

Baca Juga:  FIFA 23 akan Rilis di Google Stadia dengan Mode Tambahan Sepak Bola Wanita

Walau begitu, Google berjanji kalau mereka bakal tetap mengembangkan Stadia supaya bisa jadi platform gaming yang laris seperti konsolnya. Bahkan di tanggal 29 Juli 2022, Google pernah sesumbar dengan mengatakan bahwa, “Stadia tidak akan dimatikan.”

Setelah mengatakan itu, Google mulai menghadirkan deretan fitur yang sebelumnya tidak ada saat layanan Stadia pertama kali rilis. Google juga sempat menambahkan beberapa judul game esklusif ke dalam platform-nya.

Sayangnya, berbagai peningkatan tersebut rupanya belum bisa membuat Google Stadia bisa bersaing dengan layanan streaming gaming lainnya. Katakanlah seperti Xbox Game Pass Ultimate dan NVIDIA GeForce Now.

Karena semakin ke sini prospek Google Stadia tidak kunjung membuahkan hasil yang signifikan, akhirnya Google memutuskan untuk ‘menumbalkan’ Google Stadia. Sebagai gantinya, Google akan menggunakan sumber daya teknologi Google Stadia untuk ‘fokus’ ke layanan lainnya seperti YouTube, Google Play dan teknologi AR.

Wah, sayang banget kalau Google Stadia benar-benar harus tutup. Persaingan antara layanan streaming gaming jadi agak sepi dong. Btw sebelum resmi ditutup, kamu punya kenangan apa saja dengan Google Stadia?