Valve Terapkan Hukuman Baru untuk Player DOTA 2 yang AFK

DOTA 2 menjadi salah satu game terbaik yang ada di Steam sampai sekarang, dengan jutaan permain setiap harinya. Valve selaku pengembang memang berusaha untuk terus meningkatkan kualitas permainan di DOTA 2.

Banyak langkah yang telah mereka lakukan agar suasana bermain jadi lebih baik, seperti banned akun para hacker, melacak joki MMR, dan lain sebagainya.

[irp posts=”46090″ name=”Steam vs Origin: Lebih Bagus Mana?”]

Dan untuk para pelanggar didalam game, Valve sangat ketat dalam memberikan hukuman sesuai apa yang telah dilanggar tanpa pandang bulu.

Ada satu orang player DOTA 2 dengan akun Reddit bernama MrTinfoilman mengalami nasib sial disaat bermain DOTA 2, dia terkena ban selama 4 hari. Hal tersebut karena dirinya AFK dan mendapat ban selama 4 hari.

Valve Terapkan Hukuman Baru untuk Player DOTA 2 yang AFK

Walaupun MMR yang dia punya sebesar 6K, tapi Valve sepertinya tidak pilih kasih untuk memberikan hukuman. Walaupun begitu, MrTinfoilman punya alasannya sendiri. Dia mengaku kalau merasa kesal dengan timnya yang toxic dan feeding, makanya MrTinfoilman memilih untuk AFK dengan cara membeli item Shadow Amulet dan bersembunyi, lalu meneruskan makannya.

Namun yang didapat MrTinfoilman adalah banned selama 4 hari dari pertandingan apapun, entah Ranked atau Unranked dan dalam mode game DOTA 2 apapun.

Sebelumnya Valve hanya memberikan Low Priority Que untuk beberapa match bagi para pemain yang melanggar beberapa aturan di DOTA 2 yang bisa mengganggu kenyamanan pemain lain, AFK misalnya.

Valve Terapkan Hukuman Baru untuk Player DOTA 2 yang AFK

Sekarang MrTinfoilman hanya bisa menunggu waktu sampai ban yang diberikan kepadanya berakhir, hal yang bisa dia lakukan hanyalah bermain bersama Bot untuk mengisi waktu, itupun kalau dia mau. Hukuman ban selama 4 hari tersebut bisa dibilang baru bagi para komunitas DOTA 2, mungkin ini juga pertama kalinya Valve memberikan hukuman seperti ini.

Mungkin Valve merasa hukuman Low Priority Que masih belum efektif untuk beberapa orang, makanya hukuman langsung ditingkatkan.

[irp posts=”45497″ name=”Fitur Baru Steam: Digital Gift Card”]

Disisi lain, sepertinya Valve harus mempertimbangkan hukuman seperti ini, karena terkadang kita masih bisa terkena hukuman akibat laporan fiktif dari beberapa player atau bahkan karena ketidak sengajaan.

Bagaimana menurut kamu? Apakah hukuman berat ini pantas diberlakukan di DOTA 2?