Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Apple Akan Suntikkan Iklan ke Aplikasi Maps Tahun Depan

Indri Penulis

Kabar terbaru mengatakan jika Apple siap menambah “pundi-pundi” uang dengan menambahkan iklan ke dalam aplikasi Maps tahun depan.

Apple adalah suatu kerajaan bisnis. So pasti tujuan utama mereka adalah ‘menumbuhkan’ dan ‘memaksimalkan’ keuntungan. Awalnya, fokus utama Apple adalah menjual perangkat keras dan perangkat lunak. Tapi makin ke sini, Apple mulai memasuki bidang layanan berlangganan dengan beragam penawaran berbayar.

popculture.id

Kalau dibandingkan dengan perusahaan lain (contohnya Meta), Apple bisa dibilang yang paling minim ketergantungan iklan. Tapi ini wajar, karena selama ini Apple menjual perangkat kelas atas berharga mahal. Selain bisa meminimalisir ketergantungan terhadap iklan, pengguna juga merasa bahwa mereka benar-benar mendapat pengalaman premium.

Tapi baru-baru ini, ada kabar yang mengatakan bahwa Apple akan menargetkan lebih dari dua kali lipat pendapatan iklannya. Gosipnya strategi baru ini akan mulai dijalankan di tahun 2023.

Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple bisa saja menyuntikkan iklan ke dalam aplikasi Maps tahun depan. Saat ini divisi iklan Apple telah menghasilkan $4 miliar per tahun. Tapi Apple ingin target penghasilan iklan melonjak jadi $10 miliar per tahun.

Kalau targetnya setinggi itu, kemungkinan besar pengguna tidak hanya melihat iklan di dalam aplikasi Maps. Tapi pengguna bisa jadi bakal melihat iklan di aplikasi lain seperti Podcast, dll.

Sementara itu, iklan di Apple Maps kemungkinan akan mulai dilihat pengguna dalam beberapa bulan. Nah pertanyaannya, kira-kira akan seperti apa penampakan iklan di aplikasi Apple nantinya?

Konon, iklan Apple tidak akan berbentuk banner seperti Google Adsense. Sebagai gantinya, Apple bisa jadi akan mematok harga untuk para pebisnis supaya bisa mendapat ‘slot teratas.’

Contoh ketika pengguna mencari restoran tertentu di Maps, tempat berbayar akan muncul di hasil teratas dalam bentuk iklan.

Dengan strategi semacam itu, Apple sama saja mengorbankan pengalaman pengguna demi meningkatkan pendapatan iklan. Penasaran saja, kira-kira dengan adanya strategi tersebut, Apple akan menghasilkan lebih banyak uang atau justru kehilangan pelanggan ya? Gimana menurutmu?

    %d blogger menyukai ini: