Iklan Game “Elden Ring” untuk Thailand Unik dan Tak Terduga

Everything will fine when the Tarnished returns

iklan game elden ring Thailand
Anom Penulis

Elden Ring” merupakan salah satu game paling populer saat ini. Di tengah kesuksesan itu, ada sesuatu yang menarik. Iklan game “Elden Ring” untuk Thailand hadir unik dan berbeda dengan lainnya.

Sebagai game buatan Hidetaka Miyazaki dan merupakan hasil kolaborasi dengan George R.R. Martin, “Elden Ring” sebenarnya sudah mendapat jaminan laku keras. Kalau kamu mengenal dua nama itu, dijamin kamu pasti penasaran.

Hidetaka Miyazaki sudah terkenal membuat game berkualitas dan menantang. Game arahannya—seperti “Dark Souls”, “Bloorbourne”, dan “Sekiro”—selalu sukses. Bahkan kekhasan tingkat kesulitan pada game arahannya itu menghasilkan istilah ‘soulslike‘ untuk permainan lain sejenis.

Sementara George R.R. Martin jelas sudah terkenal dengan buku “A Song of Ice and Fire” yang sudah menjadi serial “Game of Thrones”.

Bandai Namco, sebagai penerbit game ini, sudah meluncurkan iklan “Elden Ring” yang heboh. Salah satunya menghadirkan Ming-Na Wen, yang terkenal sebagai Fennec Shand di serial “The Mandalorian” dan “The Book of Boba Fett”, juga sebagai Melinda May di serial “Agents of S.H.I.E.L.D.”

Serunya, iklan game “Elden Ring” untuk Thailand hadir berbeda. Iklan berdurasi hampir 4 menit ini punya nuansa drama keluarga.

Seorang ibu tidak sengaja menjatuhkan cincin giok warisan keluarga dan cincin itu pecah. Anggota keluarga yang lain pun heboh. Sang nenek, yang mewariskan cincin itu, menghela napas dan berlalu. Begitulah iklan itu kemudian memberikan twist di akhir.

Ketika Daniel Ahmad (@ZhugeEX) membagi iklan “Elden Ring” Thailand itu di Twitter, banyak yang tidak percaya kalau itu asli. Tapi toh akun resmi Bandai Namco Southeast Asia memang mempublikasikannya di YouTube.

“Elden Ring” mungkin menjadi salah satu rilis game konsol dan PC terbesar di tahun 2022 ini, selain “Horizon Forbidden West” (hanya di PlayStation). Apa kamu sudah main game ini? Sudah sampai sejauh mana?

    %d blogger menyukai ini: