Instagram Semakin Aktif untuk Berantas Bullying

Dimana ada media sosial, pasti disitu juga ada konten bullying. Entah 2 hal tersebut mungkin sangat sulit untuk dipisahkan.

Semakin populernya sebuah media sosial, maka akan semakin banyak pula konten-konten bullying yang sangat mengganggu para penggunanya.

Salah satu platform yang paling populer saat ini, dan yang paling banyak mengandung konten bullying adalah Instagram.

Maraknya konten bullying di dalam Instagram, membuat platform terpopuler ini terus berupaya untuk menghilangkan konten tersebut di dalam platformnya.

Sumber Gambar : Grid.ID

Dan baru-baru ini, Instagram sedang menerapkan fitur machine learning untuk bisa membatasi konten yang bernada bullying.

Fitur terbau dari Instagram ini diluncurkan dalam waktu 10 hari setelah Head of Instagram, yaitu Adam Mosseri menjabat.

Adam Mosseri adalah pemimpin Instagram saat ini, ia menggantikan posisi tersebut setelah Kevin Systrom dan Mike Kringer melepas kepemimpinannya.

Kali ini ia harus ekstra kerja untuk memikirkan hal apa saja yang harus dilakukan untuk memberantas konten bullying tersebut. Bagaimanapun juga Instagram harus memberi dampak positif bagi para penggunanya.

Dengan adanya fitur terbarunya ini, Instagram akan dapat mendeteksi pelecehan dalam bentuk foto maupun teks secara lebih intens.

Cara kerja dari fitur ini adalah dengan mengirimkan konten yang bernada menyinggung kepada tim Community operations untuk ditindak lebih lanjut.

Fitur terbaru dari Instagram ini diharapkan semoga dapat membantu mengidentifikasi dan menyingkirkan konten-konten yang berbau bullying.

Sumber Gambar : TribunJualBeli.com

Adanya fitur baru dari Instgram ini juga berfungsi untuk menjaga para pengguna Instagram, terutama lagi untuk para remaja yang dianggap lebih banyak mendapatkan bullying.

Namun tenang saja, kabarnya fitur ini juga akan terus diperbarui agar dapat digunakan untuk melindungi seluruh pengguna Instagram tanpa memandang usia.

Karena sistem berbasis kecerdasan dari Instagram ini belum dapat digunakan secara optimal, maka pengguna Instagram masih bisa melaporkan konten bullying yang dirasa mengganggu ini secara manual melalui aplikasi atau situs web dari Instagram.

Berbicara menganai fitur pemberantas bullying, sebenaranya sebelumnya juga sudah ada fitur yang serupa untuk meminimalisir kontan bullying.

Bahkan fitur tersebut sudah dihadirkan sejak bulan Mei 2018 yang lalu. Fitur tersebut berfungsi untuk menyaring komentar-komentar yang bernada bullying.

Komentar bullying ini biasanya dilontarkan dengan tujuan untuk menjatuhkan atau membuat tersinggung para pengguna. Atau jika bullying sudah keterlaluan bisa saja sampai membuat perselisihan antar pengguna.

Sumber Gambar : Nextren.com – Grid.ID

Fitur tersebut hadir setelah setahun yang lalu Instagram mememungkinkan para penggunanya untuk menyaring kata-kata yang dianggap menyinggung.

Dengan adanya fitur yang dirilis pada bulan Mei yang lalu, membuat komentar yang dianggap buruk di dalam Instagram secara otomatis langsung bisa disembunyikan.

Namun dengan akan diadakannya fitur terbaru dari Instagram, membuat kalian tak perlu lagi menyembunyikan komentar-komentar buruk.

Karena dengan adanya fitur filter terbaru ini, komentar-komentar buruk yang menyerang karakter seseorang akan otomatis disembunyikan oleh pihak Instagram.

Selain itu komentar-komentar yang bernada mengancam pengguna juga tidak akan ditampilkan oleh Instagram.

Sebelum akhirnya Instagram mengumunkan akan membuat fitur filter terbaru, tahun lalu Instagram juga pernah mengumumkan bahwa ia akan mengadakana kampanye yang bertajuk โ€˜ Komen Baikโ€™ di Indonesia.

Dengan diadakannya kampanye tersebut hal ini bertujuan untuk melawan cyberbullying yang semakin hari kian marak terjadi.

Berbarengan dengan diadakannya kampanye tersebut, Instagram pada saat itu juga merilis tool baru yang dapat digunakan oleh seluruh penggunanya.

Tool tersebut dapat digunakan para penggunanya untuk mengontrol komentar negatif pada setiap unggahannya. Baik itu akun pribadi maupun grub-grub tertentu.

Agar kita dapat selalu menggunakan Instgram, kita harus menjadi pengguna yang cerdas untuk tidak ikut-ikutan mem-bully seseorang.

Jadilah pengguna Intagram yang baik untuk menciptakan dampak positif bagi para penggunanya.