iTest: Aplikasi untuk Pengguna iPhone yang Ingin Rasakan Ponsel Galaxy

Samsung resmi luncurkan aplikasi web iTest untuk pengguna iPhone. Aplikasi memungkinkanmu mencoba ponsel Galaxy lewat iPhone.

Samsung adalah produsen Android terbesar secara global. Itu artinya, Samsung hampir tak pernah kekurangan pelanggan yang menggunakan perangkatnya. Meski begitu, bukan berarti Samsung tak perlu memikat perhatian banyak orang untuk membeli ponselnya.

Apalagi, tampaknya kali ini Samsung ingin menggoda pengguna iPhone untuk hijrah ke ponsel Galaxy-nya. Lewat aplikasi web anyar “iTest,” Samsung mencoba menghadirkan pengalaman ponsel Galaxy ke iPhone.

Aplikasi iTest untuk iPhone Bisa Dipakai Semua Orang

Dilansir dari MacRumors (via Android Central), Samsung mengiklankan aplikasi iTest di Selandia Baru. Tapi aplikasi web ini bisa dipakai semua orang yang memiliki iPhone.

iTest memungkinkan pengguna iPhone untuk ‘bermain-main’ dengan versi tiruan Android, lengkap dengan aplikasi dan notifikasinya.

Untuk mencoba iTest, kamu cukup mengunjungi situs web resminya. Setelah itu, kamu tinggal memindai kode QR untuk menginstal aplikasi web.

Di aplikasi ini, kamu akan mendapatkan tutorial dan demo simulasi. Kamu juga bakal mendapatkan panggilan yang memberi tahu kamu tentang semua fitur di Samsung Galaxy S21.

Jelas, karena sifatnya cuma tiruan, pengalaman yang bakal kamu dapatkan juga cukup terbatas. Walau begitu, aplikasi ini dapat memberikan ide bagus ke pengguna iPhone tentang bagaimana rasanya punya salah satu ponsel terbaik Samsung.

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya vendor smartphone meluncurkan aplikasi untuk ‘meracuni’ pengguna ponsel pesaingnya.

Jauh sebelum Samsung meluncurkan aplikasi iTest, Microsoft telah mengawalinya untuk mempromosikan Windows Phone (RIP) ke pengguna ponsel merek lain.

Microsoft merilis aplikasi web demo untuk iOS dan Android. Aplikasi tersebut akan memberikan pengguna pengalaman Windows Phone 7.5.

Tentu saja, perangkat Windows Phone kala itu memiliki pangsa pasar yang cukup kecil. Jadi masuk akal kalau Microsoft meluncurkan sebuah aplikasi web demo untuk ‘promosi.’

Tapi berbeda dengan Samsung. Ponsel Samsung Galaxy ada di mana-mana. Jadi rasanya strategi ini agak aneh untuk dilakukan oleh Samsung.

Hm, bagaimana menurutmu?

%d blogger menyukai ini: