ZTE Kenalkan Teknologi Kamera Bawah Layar Generasi 2. Seperti Apa?

ZTE akhirnya memperkenalkan teknologi kamera bawah layar generasi 2. Apa yang menarik dari teknologi kamera bawah layar generasi ke-2 ini?

Ingatkah kalian saat ZTE meluncurkan ZTE Axon 20 5G beberapa waktu lalu? ZTE Axon 20 5G menjadi smartphone pertama yang memiliki kamera selfie di bawah layar (under display).

Lewat fitur ini, ZTE Axon 20 5G tidak lagi mebutuhkan takik seperti ponsel lainnya. Tampilan layarnya juga terlihat lebih luas dan bersih.

Kini, ZTE kembali mengenalkan teknologi kamera selfie bawah layar generasi 2. Teknologi anyar ini mereka umumkan di konferensi MWC Shanghai 2021.

Teknologi Kamera Bawah Layar Generasi 2 ZTE

Melalui akun Weibo-nya, ZTE mengatakan kalau mereka telah meningkatkan kerapatan piksel area layar di atas kamera selfie. Kalau teknologi generasi pertama 200PPI, sekarang menjadi 400PPI.

Sumber Gambar : Android Authority

Selama ini kelemahan Axon 20 5G adalah memiliki efek kabur di area display kamera selfie. Lewat postingan Weibo di atas, perusahaan sepertinya ingin mengurangi efek kabur yang terlihat di kamera generasi kedua.

Sayangnya, ZTE tidak mengungkapkan apa saja yang akan dibawa oleh teknologi generasi kedua ini. Khususnya dalam hal peningkatan kualitas gambar.

Kalau berkaca dari teknologi generasi pertama di Axon 20 5G, banyak pihak mengatakan jika kualitas gambar yang dihasilkan ponsel ini lebih rendah dibanding kamera ponsel biasa.

Di sisi lain, salah satu tantangan kamera under display adalah cahaya perlu masuk di antara celah kecil layar, agar bisa ditangkap kamera.

Di kamera generasi pertama, ZTE mencoba mengurangi resolusi / kerapatan piksel agar lebih banyak cahaya bisa masuk.

Karena kamera generasi kedua ZTE memiliki kerapatan piksel yang lebih tinggi, sepertinya perusahaan menggunakan cara berbeda untuk mengatasi masalah kualitas gambar.

Sementara itu, ini bukan satu-satunya teknologi baru yang ZTE pamerkan di MWC Shanghai 2021. Perusahaan juga mengenalkan teknologi under-display 3D face unlock pertama di dunia.

Sumber Gambar : Android Authority

Teknologi 3D structured light technology sebenarnya sudah dipakai untuk membuka 3D face unlock. Teknologi bisa kalian temukan di ponsel seperti iPhone X dan Huawei Mate 20 Pro.

Nah, kali ini ZTE berhasil menciptakan teknologi under-display 3D face unlock pertama di dunia. Meski lebih canggih, tapi ada satu hal yang mengganjal.

Selama pandemi seperti saat ini, dibanding teknologi face unlock, orang-orang lebih suka memakai pemindai sidik jari untuk membuka ponsel. Alasannya agar mereka tidak perlu membuka tutup masker, apalagi saat ada di luar ruangan.

Bagaimana menurut kalian?

%d blogger menyukai ini: