Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

4 Kejadian Paling Kontroversial di Dunia Android Selama Tahun 2018

Sama halnya dengan platform-platform yang lebih besar lainnya, paltform mobile terutama Android juga memiliki momen yang tak terduga sekaligus kontroversial sepanjang tahun 2018 ini.

Di tahun 2018 ini, ternyata terdapat berbagai macam skandal atau kasus mengejutkan yang datang dari dunia Android.

popculture.id

Beberapa kasus diantaranya bahkan datang dari perusahaan-perusahaan besar yang telah memliki reputasi cukup tinggi di dunia teknologi ini.

Dan tanpa perlu basa-basi lagi, berikut adalah rangkuman beberapa momen paling kontroversial yang datang dari dunia Android sepanjang tahun 2018.

Penipuan iklan yang dilakukan Cheetah Mobile

Sumber Gambar : BW Businessworld

Dari sekian banyaknya kasus penipuan tentang dunia Android di tahun 2018 ini, kasus yang dilakukan oleh Cheetah Mobile mungkin menjadi kasus yang paling kontroversial.

Beberapa sumber menyebutkan, jika aplikasi buatan Cheetah Mobile seperti Kika Keyboard dan CM File Manager, mampu membaca aplikasi apa saja yang ada di smartphone pengguna, kemudian ia akan mengumpulkan uang iklan dari situ.

Cheetah Mobile sendiri sempat mengelak terkait  hal ini, namun jika dikoreksi dari kasus serupa yang terjadi sebelumnya dan melibatkan mereka didalamnya, nampaknya Cheetah Mobile ini berada dalam posisi yang sulit untuk dipercaya.

Google sendiri hingga saat ini masih menyelidiki kasus penipuan iklan yang melibatkan Cheetaah Mobile tersebut.

Fortnite Mobile mengawali debut di Android dengan cukup buruk

Sumber Gambar : gamestation.co.id

Setelah sebelumnya bersaing di platform PC dan konsol, persaingan antara Fornite dan PUBG kini berlanjut di platform mobile.

PUBG sendiri telah lebih dulu merilis versi mobile, dan hal itu rupanya berjalan dengan sangat baik dengan mampu menarik jutaan pemain aktif di seluruh dunia hingga saat ini.

Sementara itu, sang rival yaitu Fornite memulai debutnya di dunia Android bisa dibilang cukup buruk.

Bukannya merilis di Google Play Store, Epic Games selaku publisher dari game Fornite ini justru merilis game Fortnite Mobile di Epic Games Store buatan mereka sendiri dan Samsung App Store.

Hal ini menajdi semakin buruk ketika mengetahui jika proses install game Fortnite mobile pada dua tempat tersebut dipenuhi dengan begitu banyak masalah.

Google mematikan banyak aplikasi dan layanan

Sumber Gambar : Google

Google selaku perusahaan teknologi terbesar di dunia ini pun juga sempat mengalami kesulitan yang cukup mengejutkan di tahun 2018 ini. Masalahnya ini terkait mengenai beberapa aplikasi mereka yang berada di Platfom Android.

Selain mengubah Hangouts menjadi aplikasi obrolan grub yang mirip dengan Slack & Discord, Google ternyata juga mematikan banyak aplikasi dan layanan di tahun ini.

Salah satunya adalah aplikasi Google Allo yang harus terbuang begitu saja, karena beberapa fiturnya yang kini telah dimiliki oleh Android Messages.

Bahkan, Google juga sempat mengumkan jika Google+ akan secara resmi dimatikan pada tahun 2019 mendatang.

Kabar ditutupnya Google+ ini dikarenakan Google telah mengalami dua kebocoran data yang sangat banyak.

Jadi dikawatirkan akan merugikan banyak pengguna lagi jika layanan Google+ ini masih tetap terus berjalan.

Google dan Amazon nyatakan ‘perang’

Sumber Gambar : 3news.com

Pada akhir tahun 2018, hubungan antara Google dan Amazon memang mulai terlihat tidak baik.

Bahkan hal itu rupanya masih berlanjut hingga saat ini. Awal peperangan ini nampaknya bermula ketika Google mencabut Youtube dari semua perangkat Amazon Fire yang dimulai dari Echo Show.

Dan selanjutnya pada tahun 2018, Google dikabarkan dengan sengaja membuat Youtube jadi buruk ketika dijalankan di Silk Browser, yang merupakan browser default milik Amazon.

Kemudian pada Maret 2018, Amazon rupanya menyerang balik dengan menghentikan penjualan produk Google Nest pada layanan jual beli mereka.

    %d blogger menyukai ini: