Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Kerjaholic: Aplikasi Pencari Pekerja Lepas Buatan Anak Jokowi

Indri Penulis

Siapa yang tidak mengenal sosok Gibran Rakabuming Raka? Dia adalah anak sulung dari Presiden Joko Widodo.

Terkenal sebagai seorang pengusaha muda, tentunya Gibran tahu berbagai masalah yang kerap dialami oleh para pemilik bisnis.

popculture.id

Salah satu masalah utama yang kerap dialami oleh pemilik bisnis adalah, kesulitan menemukan pekerja lepas (freelance) atau paruh waktu (part time) di saat mendesak.

Hal tersebut rupanya juga sempat dialami oleh rekan kerjanya yang bernama Leonard Hidayat. Keduanya bertemua ketika Gibran menyewa salah satu rumah keluarga Leonard, untuk dijadikan salah satu cabang Markobar.

Leonard dan Gibran kemudian sepakat untuk membuat layanan yang dapat mengatasi masalah tersebut. Mereka juga mengajak beberapa rekan, seperti pengusaha IT dari Singapura, Josh Ching (CTO).

Ada pula praktisi di bidang hardware bernama Michael (COO), serta Daniel Hidayat (CFO) yang punya pengalaman di bidang perhotelan.

Kelima orang tersebut kemudian mendirikan sebuah startup yang diberi nama Kerjaholic. Leonard sendiri mengambil bagian sebagai CEO. Sedangkan Gibran berperan sebagai penasihat.

Sumber Gambar : ID Technesia

Memanfaatkan Modal Sekitar Rp 900 Juta

Bagi kalian yang belum tahu, Kerjaholic merupakan sebuah aplikasi yang dapat menghubungkan para pencari kerja, dengan banyak pihak yang kebetulan tengah mencari pekerja lepas dan paruh waktu.

Pengguna aplikasi bisa membuat lowongan pekerjaan, yaitu menggunakan fitur Bosholics. Sedangkan untuk mencari pekerjaan, dapat menggunakan fitur Pekerjaholics.

Startup tersebut didirikan pada tanggal 9 Juni 2018. Bahkan sudah beroperasi di wilayah Jakarta dan Semarang.

Sementara itu, salah satu cara mereka dalam mendapat pemasukan adalah dengan mengambil komisi. Komisi diambil setiap kali pencari pekerja, berhasil mendapat karyawan lepas maupun paruh waktu.

Hingga kini, aplikasi kami kebetulan sudah diunduh lebih dari 7.000 kali. Bahkan setiap harinya, rata-rata ada 5 lowongan pekerjaan baru yang dibuat, serta ada sekitar 100 pelamar yang mendaftar,” ujar Leonard, CEO Kerjaholic.

Ketika berdiri, Leonard mengaku bahwa dia hanya menggunakan dana pribadi. Dana pribadi tersebut berasal dari founder sebesar US$ 25.000, atau sekitar Rp 370 juta.

[irp posts=”57890″ name=”4 Aplikasi Untuk Mencari Pekerjaan”]

Tapi saat ini mereka sudah mencapai pendanaan Pra Seed, yaitu senilai US$ 40.000 atau sekitar Rp 590 juta. Pendanaan tersebut berasal dari banyak investor.

Dana tersebut rencananya akan mereka gunakan, untuk mengembangkan produk hingga ke tahap product market fit.

Kami tetap akan berusaha mencari kesempatan untuk tahap pendaaan yang berikutnya,” kata Leonard.

Setidaknya, sampai saat ini Kerjaholic sudah mempunyai delapan karyawan. Mayoritas karyawan mereka merupakan seorang developer.

Bagaimana Peran Gibran Dalam Kerjaholic?

Sebenarnya kehadiran Gibran ke dalam jajaran co-founder Kerjaholic bukanlah hal yang aneh. Sebab selain punya bisnis katering dan martabak, Gibran turut andil dalam pengembangan startup lain di bidang kuliner bernama Madhang.

Kehadiran Mas Gibran tentu menambah semangat kerja kami sebagai co-founder. Beliau telah banyak membantu dalam menentukan arah bisnis, dan dalam aktivitas pemasaran serta pengenalan aplikasi Kerjaholic kepada masyarakat,” kata Leonard.

Selama ini sudah banyak aplikasi serupa dengan Kerjaholic seperti YesJob, Helpster hingga Rob’s Jobs. Menanggapi hal tersebut, Leonard akan berusaha membuat Kerjaholic berbeda dengan startup lainnya.

Leonard juga mengungkapkan jika dia akan menghadirkan berbagai fitur unik. Dengan begitu, mereka tidak hanya menjadi situs iklan baris biasa.

Salah satu contoh adalah fitur Instanholic. Fitur tersebut bisa memudahkan pengguna dalam menemukan pekerja lepas di sekitar secara real time,” ungkap Leonard.

Kami ingin berusaha menjadi GO-JEK atau Grab untuk segala jenis pekerjaan, yang selama ini belum terlayani oleh layanan digital yang ada,” pungkas Leonard.

Download

    %d blogger menyukai ini: