Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner

Keuntungan Berbicara Ke Orang Asing di Era Digital Saat Ini

Anom Penulis

Para orang tua di manapun termasuk di Indonesia akan selalu mewanti-wanti anak-anaknya untuk tidak berbicara dengan orang asing yang tidak dikenal. Orang asing ini dapat ditemui di mana saja, baik di tempat-tempat umum maupun di kawasan khusus, termasuk juga di dunia maya.

Para orang tua biasanya merasa khawatir orang asing itu akan melakukan suatu tindak kejahatan yang tidak diduga-duga pada anak-anak mereka. Entah itu aksi penculikan, pemalakan, atau aksi mengancam secara fisik dan mental. 

popculture.id

Padahal sebenarnya ada beberapa alasan mengapa kita mesti berani berbicara kepada orang yang tidak dikenal. Mengherankan ya?

Ya, ada sejumlah keuntungan yang akan kamu dapatkan jika kamu berani mulai berbicara kepada orang asing dan terlibat pada interaksi langsung. Tentunya dalam percakapan yang menghibur dan menyenangkan. 

Keuntungan berbicara kepada orang asing

Keterbukaan menjadi salah satu bagian dari era digital. Oleh karena itu, selain mempertimbangkan soal bahaya, kita perlu juga melihat sisi positif atau manfaat berhubungan dengan orang lain, bahkan yang asing sekalipun.

1. Membuka jendela kehidupan baru

Dengan berkenalan dan berhubungan dengan orang asing, entah offline atau online, kamu akan menemukan banyak hal baru. Artinya, kamu bisa belajar dan mendapat kesempatan baru. Bisa saja hal ini akan mempengaruhi masa depanmu.

Untuk bisa berbicara dengan orang asing, maka kamu harus bisa menguasai bahasa lain. Misalnya belajar bahasa Korea, bahasa Inggris, bahasa Spanyol, dll. Kamu juga bisa mengembangkan kemampuan menulis bahasa Inggris atau memanfaatkan aplikasi bahasa seperti Duolingo untuk belajar.

Lalu, bukan tertutup kemungkinan kamu akan menemui karir yang kamu minati. Entah nantinya bekerja di luar negeri atau secara jarak jauh. Kesempatan dan rejeki bisa datang dengan tidak terduga dan dari mana saja.

2. Membuat lebih bahagia

Sebuah studi menarik yang dilakukan oleh Universitas Chicago. Studi itu menunjukkan bahwa orang-orang pernah salah menyangka bahwa orang lain tidak ingin didekati untuk berkomunikasi dan bercakap-cakap.

Padahal sebenarnya, orang asing itu akan senang didekati dan menjadi lebih berbahagia karenanya. Rasa bahagia yang mereka rasakan juga akan menular ke dirimu.

Iya, kamu bisa jadi lebih bahagia dan semakin optimis menjalani roda-roda kehidupan. Pada dasarnya adalah manusia itu adalah makhluk Tuhan yang punya sifat sosial. Suka ingin tahu dan suka bertegur sapa. 

Jadi, jika kamu bertemu dengan orang asing, entah secara di tempat umum (offline) atau lewat aplikasi dan game (online), jangan ragu untuk menyapa. Tentunya perhatikan lebih dulu kondisinya. Jika kelihatannya mencurigakan ya jangan.

Tapi kamu mungkin saja akan lebih terkejut ketika mendapatkan kenyataan bahwa kamu jadi jauh lebih berbahagia daripada sebelumnya. Punya teman baru, rekan baru, bahkan mungkin pasangan baru. Menyenangkan.

3. Meningkatkan kualitas kesehatan

Seperti telah diketahui bersama, manusia ditakdirkan untuk saling terikat dan terhubung. Manusia juga merupakan makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain dan saling berkomunikasi.

Nyatanya, koneksi antar manusia ini dapat mempengaruhi kesehatan kita. Termasuk dari sisi kebahagiaan yang sudah saya bahas di atas.

Studi yang baru-baru ini dilakukan menunjukkan bahwa merasa terhubung atau terikat dapat membantu kita untuk menjaga indeks tubuh yang sehat. Seperti mengontrol gula darah, memperbaiki ketahanan akan penyakit kanker, mengurangi kematian akibat penyakit jantung, mengurangi gejala-gejala depresi, atau mencegah gejala-gejala stres pasca trauma.

Intinya adalah berinteraksi dengan orang lain, termasuk mereka yang tidak dikenal ternyata dapat memperbaiki kesehatan baik fisik maupun mental kita. Sekali lagi tentunya jika komunikasi berjalan dengan baik dan sehat (tidak toxic).

4. Meningkatkan rasa memiliki

Percakapan biasa atau koneksi umum dengan orang-orang asing yang kita temui di kehidupan sehari-hari kita dapat memberikan rasa memiliki pada suatu komunitas.

Misalnya saja di lingkungan terdekat dari rumah kita. Ada banyak tetangga yang tinggal menetap. Maka membuka percakapan dengan mereka bisa membuat suasana lingkungan lebih akrab. Bahkan bisa saling bantu di saat ada yang membutuhkan.

Begitu juga dengan komunitas online. Entah ngobrol dengan rekan baru di aplikasi Teams atau Slack, bikin tim mabar game online di Discord, atau berinteraksi di Facebook Page.

Penghargaan atas sapaan dan komunikasi ini akan menumbuhkan rasa memiliki yang lebih tinggi akan komunitas terkecil pada kehidupan kita.

5. Menumbuhkan rasa empati

Berbicara kepada seseorang—termasuk ke orang asing sekalipun—merupakan cara yang tepat dalam meningkatkan rasa empati kita terhadap mereka. Kamu akan merasa terkoneksi dan mulai peka terhadap segala permasalahan yang dihadapi oleh mereka.

Kamu bisa banyak belajar dari pengalaman mereka, dan menumbuhkan rasa syukur yang mendalam. Bahkan kamu bisa lebih terdorong untuk membantu mereka saat mereka berada dalam kesulitan dan kesusahan.

Seiring tumbuhnya rasa simpati dan empati ini, kamu juga akan bisa lebih mengenali karakter manusia. Yang nantinya juga akan membantu mengenali siapa yang memang baik dan siapa yang kemungkinan punya niat buruk.


Mengingat banyaknya keuntungan dan hal-hal positif yang akan didapat saat kamu mulai berbicara dengan orang asing, maka jangan takut untuk mulai membuka percakapan yang simpel dengan mereka.

Seperti sudah disinggung di atas, hal ini tidak hanya berlaku di kehidupan sehari-hari saja. Di dunia maya pun kamu masih dapat membuka percakapan dan komunikasi dengan orang-orang asing. Misalnya melalui dua aplikasi sosial untuk mencari pertemanan dengan orang lain dari seluruh dunia seperti Omegle, Tinder, Ometv dan Bumble. 

Jadi, kenapa tidak?

    %d blogger menyukai ini: