Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

KEMENKOMINFO Panggil Kimi Hime, Wah Ada Apa Nih?

kimi hime

Kimi Hime dipanggil KEMENKOMINFO, wah ada apa nih?

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) berencana untuk memanggil YouTuber kondang Indonesia, Kimberly “Kimi Hime” Khoe tentang konten yang diunggah pada channel Youtube miliknya.

popculture.id

Namun dikabarkan kalau sang YouTuber belum melanggar undang-undang pornografi dan hanya mendapat panggilan saja. Cie panggil-panggil.

Plt Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu, mengatakan jika panggil terhadap Kimi Hime tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima aduan dari Komisi I DPR RI yang sebelumnya telah menerima laporan dari APPI terkait konten gadis cantik tersebut.

kimi hime

 

“Kami sudah mengirim DM (instagram) dan surel (surat elektronik) ke Kimi Hime tapi belum ada tanggapan. Baru siang tadi (22/7) kami dapat nomor ponselnya tapi belum ada tanggapan lebih lanjut.” kata Ferdinandus.

Dia juga menjelaskan kalau APPI meminta agar Kemenkominfo memblokir konten-konten Kimi karena dianggap mendekati pornografi. Ditambah dengan tumbnail dan judul yang membuat semangat. Hal ini dianggap cukup meresahkan karena subscribers dari Kimi Hime di YouTube rata-rata adalah anak-anak.

kimi hime

Menurut saya sih tidak ada yang salah dari hal tersebut, yang salah adalah tidak aktifnya fitur Age-Restricted pada setiap video yang dia upload. Tapi bingung juga, kalau Age-Restricted diaktifkan ya Kimi tidak akan mendapat pundi-pundi dari adsense. ? Jadi yang salah siapa dong?

Berita hoax?

Setelah maraknya berita pemanggilan tersebut, cewek yang memiliki anjing bernama Baba ini memberikan klarifikasi terkait rencana pemanggilan dirinya dari Kemenkominfo melalui stories di akun Instagram miliknya:

kimi hime

Menurut dia, berita-berita pemanggilan tersebut adalah hoax dan tidak ada benarnya. Ditambah, dia juga meluruskan jika ada satu kalimat yang tidak tertulis dalam beberapa media, yaitu “Berdasarkan undang-undang, dia belum memenuhi unsur pornografi”. Nah loh!

 

Bingung ya? Sama! Kalau tidak dipanggil, makin banyak anak-anak kecil yang “tua” sebelum waktunya, kalau dipanggil ya dipanggil dalam rangka apa?

Sebenarnya hal tersebut hanyalah sekadar rencana saja dikarenakan adanya laporan dari APPI (Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia) masih belum diketahui apakah ada tindakan lanjut atau tidak. Pokoknya, hidup Kimi! ?

    %d blogger menyukai ini: