Main Game Di Mac Bakal Punya Arah Berbeda Dari Windows dan Konsol

main game di mac

Ya, kultur game di komputer Mac tidak pernah kuat. Dengan perkembangan komputer Mac yang pindah ke chipset Apple Silicon, main game di perangkat ini akan lebih berbeda dari Windows atau Konsol.

Heh, memang pengguna Mac sering jadi bahan ejekan gamer dari platform lain. Ketersediaan game untuk Mac tidaklah sebanyak untuk Windows atau konsol. Sebagian besar game yang ada pun merupakan pengalihan dari game Windows. Seringkali, kualitasnya tidak setara dengan yang ada di platform tetangga.

Samuel Axon menulis artikel yang menarik di Ars Technica. Ia membahas masalah yang ada dan perubahan yang akan terjadi.

Masalah Game di Mac

Sumber masalah gaming yang ada di Mac sebagian besar merupakan masalah teknis. Mulai dari video driver, pemakaian GPU, dukungan OpenGL yang buruk, game masa kini yang kebanyakan bergantung pada DirectX, atau kurangnya keahlian pengembang game PC untuk platform Metal dari Apple.

Mac App Store

Selain itu, mengalhkan game kelas AAA antar platform bisa menghabiskan biaya tinggi. Ditambah basis pengguna yang tidak banyak, investasi untuk pengalihan tersebut tidaklah sebanding.

Sedikit catatan, lucunya hal ini berbanding terbalik di perangkat bergerak. Pengembang banyak yang lebih banyak merilis game berkualitas di iOS yang penggunanya lebih sedikit daripada di Android. Terutama karena pengguna iOS lebih sering membeli game premium.

Perkembangan Game di Mac

Nah, Apple sudah memutuskan kalau Mac akan beralih memakai chipset Apple Silicon yang berbasis ARM (walau Apple tidak menyebutnya secara spesifik saat presentasi). Artinya, Mac berada dalam satu basis yang sama dengan iPhone dan iPad. Sehingga Mac bisa memainkan game yang tersedia untuk iOS.

Para pengembang masih harus menentukan apakah game mereka akan hadir di Mac App Store atau tidak. Namun langkah menghadirkan game iOS ke Mac akan jauh lebih mudah.

demo game di presentasi WWDC20

Memang Apple menunjukkan bagaimana game (Shadow of the Tomb Raider) yang dibuat untuk Mac berbasis Intel bisa berjalan di Mac berbasis Apple Silicon. Tapi ini masih belum membawa pencerahan. Masalah sebelumnya, yang berhubungan dengan game PC, masih tetap ada.

Apalagi, untuk Mac berbasis Apple Silicon, dukungan untuk Boot Camp dihapus (masih tersedia untuk Mac berbasis Intel). Boot Camp merupakan program yang sering dipakai untuk menjalankan Windows di Mac (termasuk membuka game asli Windows).

Di sisi lain, Apple giat menambah dukungan kontroler game di ekosistemnya. Termasuk kontroler DualShock 4 dan kontroler Xbox One. Yang paling baru ditambahkan adalah kontroler Xbox One Elite Series 2 dan Xbox Adaptive Controller.

Apple pun memperbarui fitur Game Center di semua platform-nya, baik iOS, iPadOS, macOS, dan tvOS. Ditambah lagi perkembangan platform game Apple Arcade.

Jadi kelihatannya kultur main game di Mac akan bergeser dari kultur hardcore gaming ala Windows PC atau konsol — yang sejauh ini gagal dikejar — ke casual gaming ala perangkat bergerak (game iOS).

Entah apakah nanti kondisi berubah seiring perkembangan Apple Silicon. Namun kelihatannya untuk sementara, pengguna Apple masih tetap akan jadi anak tiri kultur gaming dunia.

%d blogger menyukai ini: