5 Masalah Game MOBA Yang Menyebalkan

game moba

Game MOBA atau multiplayer online battle arena merupakan genre game yang populer saat ini. Walau begitu, ada beberapa masalah di genre ini yang sering mengesalkan. Terutama kalau kamu main game MOBA di handphone.

Game MOBA adalah salah satu subgenre game real-time strategy (RTS). Oleh karena itu, MOBA sering juga disebut sebagai action real-time strategy (ARTS). Unsur aksi dan strategi memang sangat kental. Kadang unsur role-playing game (RPG) juga hadir di dalamnya. Genre ini menjadi panggung eSport yang populer belakangan.

Di game ini, pemain masuk dalam sebuah tim yang akan melawan tim lain secara langsung. Artinya kemampuan berstrategi, beradaptasi, dan bereaksi dengan cepat sangat diperlukan. Semakin kompak, semakin baik.

Di sinilah terkadang muncul hal-hal yang menghambat perkembangan permainan. Tidak hanya itu, ada juga beberapa hal lain yang bisa bikin bete atau ilfil main game.

[irp posts=”59345″ name=”5 Alasan Mengapa Lebih Baik Kamu Berhenti Bermain Mobile Legends”]

1. Koneksi Internet Jelek

Namanya juga multiplayer ONLINE battle arena. Koneksi internat β€” tepatnya ping β€” yang cepat sangat dibutuhkan. Kalau kualitas kecepatan internet turun (angka ping naik), permainan akan terganggu. Akan muncul lag di tengah permainan.

brawl stars disconnect
Foto: u/recuiter | reddit

Sayangnya kita tidak bisa berbuat apa-apa soal ini. Letak server game yang jauh bisa jadi penyebabnya. Kita tidak tahu apa yang terjadi di tengah “perjalanan” data game tersebut. Selain itu cuaca juga berpengaruh. Apalagi kalau kamu bermain dengan menggunakan koneksi seluler.

2. Matchmaking Tidak Seimbang

Matchmaking merupakan istilah untuk sistem yang menghubungkan dan menyusun pemain dalam satu sesi permainan online. Biasanya proses matchmaking di sebuah game ditentukan dengan dasar tertentu. Apakah level, reputasi (bisa ranking, trofi atau istilah lain), experience (pengalaman) pemain, atau hal lainnya. Matchmaking juga berhubungan dengan karakter (hero) yang kita mainkan di game.

matchmaking mobile legends
Foto: u/lordJr_ | reddit

Ada beberapa game yang mendapat kritik tentang sistem matchmaking yang buruk. Biasanya menghasilkan perbedaan kemampuan antar pemain, yang berujung pertempuran tidak seimbang. Misalnya pemain A yang menggunakan karakter X (rare) level 2 bertemu dengan pemain B yang memakai Karakter Z (legendary) level 5.

Tentunya hal ini sangat menyebalkan. Tidak hanya perkembangan permainan kita terhambat, bahkan bisa menurunkan ranking di game.

3. Konfigurasi Tombol dan Kontrol Buruk

Yah, mungkin ini adalah masalah game MOBA di handphone. Karena bagaimanapun, sebagian besar orang memainkannya dengan kontroler virtual di layar.

Kita tahu, game MOBA biasanya punya banyak tombol. Untuk bergerak, menembak, melakukan serangan spesial, dll. Kadang ada juga yang harus mengarahkan sasaran untuk kemudian menembak. Termasuk serangan spesial.

Konfigurasi tombol dan kontrol di game yang buruk tentunya bisa membuat kita tidak cukup cepat bermain. Harus pindah jari dan melakukan kombo tombol (berbeda dengan di konsol dan komputer). Hal ini bisa diperburuk kalau ada kendala di game yang membuat tombol kurang responsif.

Kadang ada juga yang kurang masuk akal. Misalnya quickfire di Brawl Stars. Game menyebutkan (di tips dalam permainan) kalau quickfire ideal untuk menembak musuh yang diam. Pertanyaannya, siapa yang dengan sukarela diam saja di tengah pertempuran?

[irp posts=”57853″ name=”4 Hero Tank Terbaik AOV yang Bisa Kamu Andalkan”]

4. Sistem Hadiah Terlalu Sederhana

Di dalam MOBA, kalah menang biasanya ada imbasnya. Kalau menang dapat hadiah tertentu dan kalau jadi MVP ada bonus. Kalau kalah, bisa jadi poin berkurang dan ranking turun. Yah, bisa juga variasi lain sejenis.

Beberapa game MOBA memberi statistik lebih setelah pertarungan. Misalnya berapa banyak damage kamu buat, berapa kill, dst. Kadang, walau kalah, kita tetap mendapat sedikit keuntungan karena statistik itu. Paling tidak di profil bisa terlihat. “Oh, orang ini punya kill rate tinggi”.

win screen aov
Foto: Nintendo Life

Namun ada juga yang pukul rata. Walau kamu memberi kontribusi besar di pertarungan, saat kalah kamu tetap mendapat kekurangan poin. Ini jelas menyebalkan. Apalagi kalau kalah gara-gara rekan satu tim (yang random) agak tolol (hehehe).

5. Toxic Players

Inilah salah satu masalah yang paling banyak menjangkiti game MOBA. Terutama kalau game tersebut punya fitur chat dalam pertandingan atau di room chat lain.

Pemain seperti ini biasanya sering asal ngomong, kasar, memaki-maki, atau sering menyalahkan pemain lain. Lebih kacau lagi kalau sebenarnya dialah penyebab kekalahan.

toxic player
Foto: YouTube

Yah, ini memang resiko. Ada juga game yang tidak memasang chat di pertandingan atau secara global, hanya dengan teman atau klan. Tapi kita jadi tidak bisa ngobrol dulu sebelum ‘add friend‘. Adanya chat secara umum memang bisa menambah teman baru. Sekali lagi dengan resiko bertemu toxic player.