6 Masalah Menyebalkan Dari Play Store

google play store

Play Store merupakan toko milik Google. Di dalamnya kita bisa mendapat aplikasi, game, buku, dan film. Namun, sebagai toko Play Store masih belum sempurna. Ada beberapa masalah menyebalkan yang hadir di sana.

Hal-hal menyebalkan ini bisa jadi masalah kecil. Toh kadang hal sepele bisa mengganggu. Walau begitu, tidak jarang kita juga mendengar hal kurang sedap tentang Play Store.

Apa saja sih yang kurang oke dari Play Store?

1. Tidak Bisa Mengurutkan Berdasar Rating Pengguna

Kalau kita mencari aplikasi, game, buku atau film di Play Store, kita bisa menggunakan kotak pencari atau memanfaatkan kategori yang disediakan. Namun setelah mendapat hasilnya, kita tidak bisa mengurutkan hasil pencarian berdasar rating.

Hal ini menyebabkan beberapa produk yang bagus bisa tenggelam. Yah, memang ada penyaring untuk rating di bagian aplikasi dan game. Tapi itu pun di browser komputer dan hanya sebatas rating 4+. Aplikasi dan game berbintang 5 tetap bisa terkubur di bawah yang lain.

perbandingan pencarian play store

Hal ini mungkin bisa dimaklumi karena Google ingin pengguna melihat beragam aplikasi dan game, bukan yang itu-itu saja. Namun tetap saja tidak praktis. Yang dapat rating paling tinggi toh belum tentu kita suka.

Catatan: Versi baru Play Store di handphone mengijinkan kita melihat berdasar rating.

2. Tidak Ada Kategori Khusus Game Offline

Kalau kamu lihat dari daftar kategori, tidak ada yang khusus untuk game offline. Informasi soal ini hanya tersedia kalau si pengembang game mencantumkannya. Padahal tidak semua game memberi informasi soal itu.

Ya, memang ada saran dan label game offline. Tapi lokasinya tidak tetap dan tidak mencakup semua game yang bisa kita mainkan tanpa koneksi internet. Ada banyak game yang sebenarnya punya mode offline tapi tidak masuk di halaman saran ini.

3. Masih Banyak Aplikasi Berbahaya

Ini adalah masalah yang dari dulu ada dan susah hilang. Tidak sedikit aplikasi berbahaya, rata-rata penipuan, ada di Play Store. Di tahun 2017, Google menghapus sekitar 700.000 aplikasi berbahaya. Hal ini disusul dengan kontroversi aplikasi buatan Cheetah Mobile di tahun 2018.

Walau Google sudah membuat fitur Google Play Protect, namun tetap saja masih ada aplikasi berbahaya menyelip. Seperti makanan di celah gigi.

4. Rating Game Kurang Akurat

masalah rating game play store

Rating game di Play Store menampilkan rating umum dan rating khusus (gameplay, grafis, kontrol). Namun keduanya tidak berhubungan. Misalnya, rating game total 4,6, tapi di rating khusus tidak mencapai 4. Rating umum bukan cerminan elemen yang ada (perhitungan rata-rata). Masalah ini cukup konyol.

5. Rating dan Review Tidak Senada

Kita, sebagai pengguna, juga turut andil. Kalau kamu perhatikan, banyak rating dan review yang tidak sesuai. Yang paling banyak tentu saja rating dengan review kosong. Yah, mungkin dimaklumi. Sekedar memberi rating 5 supaya dapat bonus di game.

Selain itu, ada juga yang memberi rating bagus (4+), namun di review mengeluh ini itu, bahkan memaki-maki. Ini juga konyol. Kalau kamu tidak puas, berilah rating dan review yang sesuai. Sehingga pengembang dan pengguna lain juga tahu apa masalahnya. Selama rating terlihat cantik, pengembang aplikasi atau game ya cuek saja. Pengguna lain bisa jadi korban. Bayangkan kalau itu aplikasi berbahaya.

6. Sistem Refund Masih Belum Baik

Ya, kalau kecewa setelah membeli sesuatu kita bisa minta uang kembali di Play Store. Tapi sayangnya sistem ini masih belum ideal.

Waktu untuk bisa refund terbatas. Padahal tidak ada notifikasi khusus untuk itu. Salah satu contoh bagus adalah mencoba font komersial di aplikasi SkyFonts. Saat kita mencoba font (terbatas 1 jam), akan ada notifikasi kalau waktu hampir habis. Kalau sistem seperti ini ada di Play Store, tentunya kita jadi lebih memperhatikan kualitas aplikasi dan kepuasan.

Lalu, letak halaman refund sendiri cukup tersembunyi. Jadi kalau yang tidak tahu, ya lewat begitu saja. Bayangkan kalau kamu membeli game premium. Apalagi proses refund juga bisa memakan waktu (tergantung pembayaran).

%d blogger menyukai ini: