Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Memahami Cloud Storage dan Fungsinya

manfaat cloud storage

Saya yakin, istilah cloud storage sudah tidak asing di telinga kita. Nama-nama layanan cloud seperti Dropbox, iCloud, Google Drive, Box atau OneDrive, pasti juga sudah pernah terdengar. Paling tidak, kita sudah pernah melihatnya sebagai aplikasi di smartphone.

Namun mungkin belum semua orang memahami apa dan fungsi layanan ini. Untuk itulah, saya–dengan pengetahuan saya yang terbatas–akan mencoba membahasnya sekarang. Semoga bisa dipahami dengan baik.

Apa itu Cloud Storage?

Cloud storage merupakan sebuah model penyimpanan berbasis internet. Data yang disimpan di cloud, akan disimpan di server penyedia layanan, dan bisa diakses dengan menggunakan koneksi internet. Gambaran paling mudah untuk ini adalah ibarat kita punya harddisk atau flashdisk di internet.

Apa saja yang bisa disimpan di cloud storage?

Ya, sama seperti yang bisa kita simpan di harddisk komputer. Mulai dari data dokumen (seperti Words, Excel, atau PDF), data grafis (seperti JPG, Photoshop, atau CorelDraw), multimedia (video dan audio), dll. Apa saja.

Bagaimana layanan cloud storage berfungsi?

Penyimpanan data bisa diakses dan dilakukan melalui folder di komputer atau aplikasi yang terikat dengan pemilik akun di layanan yang bersangkutan.

Kalau kita install aplikasi sebuah layanan cloud (misalnya Dropbox), maka akan ada folder layanan tersebut di komputer kita (folder Dropbox). Folder ini akan terhubung dengan folder yang sama di cloud storage. Sebagai contoh, misalnya kita membuat folder Gambar di dalam folder Dropbox, maka di cloud storage Dropbox juga akan ada folder Gambar.

Data yang kita simpan di folder Dropbox di komputer juga akan segera di-upload ke cloud storage Dropbox. Kalau kita merubah data tersebut, sinkronisasi akan berjalan, dan perubahan yang terjadi di data komputer kita juga akan terjadi data di folder Dropbox bersangkutan.

Apa lagi yang bisa dilakukan dengan layanan cloud storage?

Selain sebagai tempat penyimpanan dan sinkronisasi data yang kita miliki, kita juga bisa berbagi data dengan pihak lain (teman, rekan kerja, keluarga, atau komputer lain milik kita). Berbagi data ini bisa dilakukan dengan dua cara.

Pertama, mengirim tautan (link) dari data yang bersangkutan di cloud storage. Kita bisa menentukan apakah orang tersebut hanya bisa melihat atau merubah data yang bersangkutan.

Kedua, mengundang orang lain menggunakan folder yang sama. Dengan demikian kita dan orang tersebut berbagi folder secara fisik. Mereka juga akan memiliki folder yang sama di komputer mereka (misalnya: Dropbox/Gambar) dengan di komputer kita (Dropbox/Gambar). Data yang kita rubah di folder tersebut di komputer kita juga akan merubah data di folder yang sama di komputer mereka.

Sebagai contoh, kalau kita punya komputer di kantor dan di rumah, kita bisa menghubungkannya dengan cloud storage, sehingga data pekerjaan tetap update di kedua komputer tersebut. Kasus lain, kita bisa mengerjakan proyek bersama dengan teman, dan masing-masing tetap update dengan data dari proyek tersebut.

Apakah data kita di cloud storage aman?

Yah, sama seperti akun-akun lain. Akun layanan cloud storage dilindungi dengan password, dan biasanya mendukung autentifikasi dua langkah (two-step authentication atau two-factor verification).

Saya bukan pakar keamanan internet. Tapi saya percaya, yang menentukan keamanan adalah diri kita sendiri. Kita lah yang menentukan data apa yang layak di-upload dan yang tidak, mana yang layak di-share mana yang tidak, dll.

Lalu, kebutuhan akan kerahasiaan tiap orang berbeda. Misalnya perbedaan kerahasiaan antara saya dan Presiden Jokowi. Saya jelas butuh kerahasiaan lebih tinggi. Orang lain nggak boleh tahu kalau saya ini sebenarnya superhero.

Apa lagi yang harus diperhatikan saat menggunakan cloud storage?

Karena sinkronisasi data menggunakan proses upload/download koneksi internet, yang perlu diperhatikan adalah besar data dan paket internet yang digunakan (baik oleh kita dan rekan yang punya folder sama). Kalau data terlalu besar, tentunya bisa boros kuota paket internet.

***

Itulah beberapa hal yang bisa saya bagi mengenai cloud storage. Di era digital saat ini, penyimpanan cloud bisa mempermudah banyak pekerjaan. Kalau kalian belum menggunakannya, inilah saatnya.

More Stories
Cara Memeriksa Tagihan Listrik Melalui Smartphone