Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Memecahkan Puzzle di Game Test Chamber

Anom Penulis

Beberapa hari lalu saya membahas Darklings. Salah satu game yang saya nilai punya gameplay bagus. Berikut ini, satu lagi game yang tidak kalah menarik. Test Chamber namanya. Walau di bursa dikategorikan dalam game halang rintang, sejatinya adalah game puzzle.

Pada pandangan pertama, konsep gameplay-nya mirip dengan Cube Raider. Sama-sama menggeser kubus. Kalau di Cube Raider kita mengumpulkan koin, di Test Chamber, kita harus mencapai kotak biru yang berfungsi sebagai portal.

Ya, portal. Karena ceritanya kita sedang terjebak di sebuah dimensi, dan mencari jalan keluar. Memecahkan misteri apa yang ada di luar sana.

Kalau kalian lihat, di game Test Chamber ada beberapa duplikat bidang beserta karakternya masing-masing. Semua bergerak secara bersamaan tanpa ada perbedaan. Ini menarik perhatian saya. Ternyata, duplikasi ini termasuk dalam permainan. Alih-alih hanya bermain di satu bidang, kita bisa memanfaatkan duplikat kita untuk menyelesaikan puzzle.

Pada level tertentu, ada beberapa kotak yang harus diletakkan dalam posisi yang tepat sebagai jembatan. Memecahkan posisi dan mengatur langkah yang tepat menjadi tantangannya. Di samping untuk menyelesaikan level, jumlah langkah akan menentukan award.

Makin sedikit langkah yang kita gunakan, makin bagus award-nya. Satu langkah merupakan gerakan berpindah dari satu kotak ke kotak lain. Tentu saja permainan bisa diulang. Kalau kamu ingin mencapai award yang tinggi, tidak ada salahnya menghapal langkah dan mengulang permainan.

Test Chamber memang menekankan pada pemecahan masalah yang efisien. Makanya kita bisa memilih level mana yang ingin kita mainkan. Tapi kita harus menyelesaikan level terakhir untuk bisa lanjut ke level berikutnya.

Test Chamber menggunakan virtual controller untuk menggerakkan tokohnya. Panel kontrol akan muncul di mana pun kita menekan layar. Hal ini cukup membantu karena kita bisa menggerakkan dari mana saja, dan tidak takut salah satu bidang layar tertutup jari.

Namun, sebagai game yang memperhitungkan langkah, penggunaan kontrolnya cukup menyebalkan. Kalau tidak hati-hati, kita bisa terlalu berlebihan bergerak. Langkah jadi terlalu banyak, atau yang lebih buruk, melakukan kesalahan.

Untungnya, ada pilihan untuk memundurkan langkah (semacam undo). Bisa juga seperti yang sudah saya sebut, mengulang permainan. Terserah mana yang lebih baik.

Untuk yang hobi game action, sangat mungkin Test Chamber terasa tidak menarik. Game ini lebih cocok untuk mereka yang hobi memecahkan masalah dan suka memanfaatkan waktu luang dengan hal seperti itu.

Apapun itu, menurut saya Test Chamber adalah salah satu permainan dengan gameplay yang out of the box. Menuntut kita berpikir dengan cara yang sedikit tidak konvensional.

Download: Test Chambergratis