Cara Menghitung Standar Deviasi di Microsoft Excel

Menghitung standar deviasi di Microsoft Excel tidak sesulit yang dibayangkan. Cobalah cara menghitung standar deviasi di Excel berikut ini.

Standar deviasi adalah salah satu statistik yang bisa kalian kerjakan di Excel. Walau prosesnya mudah, tapi menghitung standar deviasi bisa membingungkan buat pemula lho. Apalagi buat yang tidak terbiasa dengan Excel.

Cara Menghitung Standar Deviasi di Excel

Sama seperti statistik lainnya, Excel menawarkan berbagai cara hitung standar deviasi. Bisa lewat metode rumus atau opsi Insert Function. Nah, kali ini saya akan bahas kedua metode tersebut di sini.

Menggunakan Insert Function

Jika memakai metode ini, kalian tidak perlu menguasai rumus Excel. Metode ini akan menulis rumus sebenarnya di cell yang kalian klik, dan tab rumus.

Sumber Gambar : Make Use Of
  • Buat kolom baru di dalam spreadsheet untuk menampung standar deviasi.
  • Berilah nama sesuai selera spreadsheet tersebut.
  • Selanjutnya, pilih cell mana saja di kolom yang kalian buat.
Sumber Gambar : Make Use Of
  • Di tab menu, pilih β€˜Formulas.’
  • Klik β€˜Insert Function’ yang ada di sudut kiri.
  • Selanjutnya akan muncul jendela Insert Function.
Sumber Gambar : Make Use Of
  • Pada β€˜Select a Function,’ scroll ke bawah sampai menemukan opsi β€˜STDEV.’
  • Kemudian klik tombol β€˜OK.’
  • Sorot kolom yang ingin kalian hitung standar deviasinya.
Sumber Gambar : Make Use Of
  • Klik β€˜OK’ untuk menghitung standar deviasi.
  • Tempelkan hasilnya ke dalam cell yang awalnya kalian pilih.

Menurut saya cara ini lebih mudah. Sebab kalian tidak perlu menghafal rumus. Selain itu, kalian bisa memilih cell manapun di spreadsheet untuk melihat hasil standar deviasi. Tidak perlu membuat kolom baru.

Menggunakan Rumus

Menghitung standar deviasi pakai rumus mungkin terkesan rumit. Tapi cara ini berguna jika kalian ingin menyelesaikan tugas dengan cepat.

  • Buka spreadsheet kalian.
  • Buat kolom baru untuk menyimpan hasil standar deviasi.
  • Di contoh ini, saya umpamakan kolom data adalah β€˜H.’ Sedangkan kalian ingin menghitung standar deviasi untuk baris 1 sampai 14.
  • Jadi block baris 1 sampai 14.
  • Kemudian klik cell kosong di baris baru.
  • Lihatlah rumus yang tampil dalam cell: =STDEV (H1:H14).
Sumber Gambar : Make Use Of
  • Kalian bisa ganti huruf H dengan kolom yang sesuai dengan data.
  • Kalian juga dapat mengganti angka 1 dan 14, dengan rentang baris yang ingin kalian cover.
  • Klik β€˜Return’ untuk menyelesaikan rumus.
  • Terakhir, pilih cell kosong untuk tempat Excel menghitung standar deviasi.

Nah, itu tadi tips hitung standar deviasi di Excel. Baca juga cara menggunakan Name Box di Microsoft Excel.

%d blogger menyukai ini: